Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kebakaran pada perdagangan hari ini Rabu, 3 Juni 2026. Pada sesi II perdagangan, IHSG anjlok 5,43 persen ke level 5.859.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, ambruknya IHSG ini berasal dari isu negatif yang berkembang di dalam negeri. Sehingga, indeks pasar saham Indonesia menjadi salah satu yang terlemah di deretan bursa, bersama dengan China.
Karena banyak isu-isu negatif, yang jatuh cuman kita sendiri sama China. Jadi saya pikir banyak rumor di dalam negeri,”
ujar Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Rumor Negatif Peringkat Utang RI
Purbaya menyebut, isu-isu negatif tersebut berkaitan dengan Standard & Poor’s (S&P) yang dirumorkan akan menurunkan peringkat Indonesia. Padahal, ia baru akan bertemu dengan pejabat S&P malam ini.
Yang pasti ketika S&P datang ke sini ada rumor S&P akan men-downgrade. Padahal saya baru mau ketemu nanti malam,”
jelasnya.
Sedangkan dari sisi fiskal, Purbaya mengatakan bahwa saat ini masih dalam kondisi bagus. Inflasi katanya, masih berada dalam sasaran target Bank Indonesia (BI) di kisaran 2,5±1 persen.
Kalau ngelihat kondisi fiskal kita harusnya sih enggak ada masalah,”
terangnya.


