Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 25 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Klaim Selalu Hadir di Pasar, BI Bongkar Biang Kerok Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Ekonomi Bisnis

Klaim Selalu Hadir di Pasar, BI Bongkar Biang Kerok Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 4, 2026 3:50 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
SHARE

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penyebab anjloknya nilai tukar rupiah yang kini sudah mencapai level Rp18.000 per dolar Amerika (AS). Pelemahan ini disebabkan oleh tensi geopolitik di Timur Tengah dan besarnya kebutuhan domestik.

Daftar isi Konten
  • Pastikan Hadir di Pasar
  • Dorong Transaksi Mata Uang Lokal

Pada perdagangan Kamis pagi, 4 Juni 2026, rupiah mencetak rekor terlemah sepanjang sejarah Indonesia. Rupiah melemah sebesar 0,33 persen atau 60 poin ke level Rp18.026 per dolar AS.

Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai. Sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,”

kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangannya Kamis, 4 Juni 2026.
Baca juga:
Iran Gempur Pangkalan AS, 12 Tentara Amerika Terluka Parah dan… Konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali memakan…
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, IHSG Anjlok… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah pada…
Empat Negara Dapat Pengecualian Kewajiban Simpan DHE SDA di RI,… Pemerintah Indonesia memberikan pengecualian terhadap empat negara dari kewajiban penempatan devisa hasil…
  • Iran Gempur Pangkalan AS, 12 Tentara Amerika Terluka Parah dan Dievakuasi ke…
  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, IHSG Anjlok 1,88 Persen
  • Empat Negara Dapat Pengecualian Kewajiban Simpan DHE SDA di RI, Ini Alasannya

Pastikan Hadir di Pasar

Destry mengungkapkan, pelemahan rupiah saat ini juga didorong oleh kebutuhan domestik yang masih cukup besar, sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran Ulang Luar Negeri (ULN).

Dia memastikan, Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik, dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya. 

Selain itu memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik,”

jelasnya.
Gedung Museum Bank Indonesia. (Sumber: Unsplash/Aini Rahmadini)
Gedung Museum Bank Indonesia. (Sumber: Unsplash/Aini Rahmadini)

BI tegas Destry, juga secara konsisten melakukan intervensi melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, dan pembelian SBN di pasar sekunder. 

Koordinasi dan komunikasi dengan korporasi dan pelaku pasar lainnya terus dilakukan secara intensif,”

terangnya.

Dorong Transaksi Mata Uang Lokal

Destry menuturkan, pihaknya turut mendorong penggunaan mata uang lokal dalam kerja sama bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Hal ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan memitigasi risiko volatilitas nilai tukar. 

“Kerja sama tersebut telah terjalin dengan Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab,” terangnya.

Destry mengklaim, pelemahan rupiah masih sejalan dengan regional, secara year to date (ytd) rupiah melemah -7,44 persen. Cadangan devisa diklaim juga tetap terjaga di level US$146,2 miliar pada akhir April 2026.

Baca juga:
Rupiah Pagi Ini Melemah Rp17.979 per Dolar AS, Diproyeksi Tembus… Nilai tukar rupiah amblas pada perdagangan Jumat pagi, 24 Juli 2026. Rupiah…
Rupiah Ditutup Rp17.936 per Dolar AS, IHSG Ikut Merosot Akibat… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup melemah…
Kemlu: Hampir 536 Ribu WNI di Timur Tengah Aman, 3.000-an… Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan 535.897 warga negara Indonesia (WNI) yang berada…
  • Rupiah Pagi Ini Melemah Rp17.979 per Dolar AS, Diproyeksi Tembus Rp18 Ribu
  • Rupiah Ditutup Rp17.936 per Dolar AS, IHSG Ikut Merosot Akibat Panasnya Timur…
  • Kemlu: Hampir 536 Ribu WNI di Timur Tengah Aman, 3.000-an Orang Dievakuasi
Tag:Bank IndonesiaDolar ASGeopolitikMata UangNilai TukarPelemahan RupiahRupiahtimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pernah Berjasa Usut Korupsi Besar, Eks Jampidsus Febrie Ditahan di Rutan KPK ‘Demi Kenyamanan’
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
1
Viral Cekcok Satpam vs Sopir Alphard Berakhir Damai, Propam Tetap Turun Tangan
By Syifa Fauziah
Perseteruan antara petugas satpam bernama Fiktor Harefa (27) dengan seorang sopir mobil Toyota Alphard berujung damai.
2
Gibran Jarang Bela Program Prabowo yang Dikritik, Hubungan Mulai Retak?
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
3
Kejagung Tahan Febrie Adriansyah 20 Hari di Rutan KPK Usai Jadi Tersangka TPPU
By Rahmat Baihaqi
Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Rudi Margono.
4
Kejagung Pilih Kasih? Eks Jampidsus Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan Pink: Buru-Buru Sudah Malam
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) meninjau pembangunan sumur bor di Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Era Dody Hanggodo Disorot, Pengamat: Respons Kementerian PU Tak Secepat Zaman Basuki

Pengamat infrastruktur dan tata kota Yayat Supriatna menilai soliditas internal dan pola…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
23 jam lalu
Gedung Direktorat Jenderal Pajak.
Ekonomi Bisnis

Komisi XI DPR Mengaku Tak Pernah Bahas TNI-Polri Awasi Pajak, Dasar Hukumnya Apa?

Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI, Amin AK mengaku komisinya belum…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
23 jam lalu
Smelter tembaga AMMAN di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, yang Rampung Dibangun. (Sumber: Amman Mineral)
Ekonomi Bisnis

AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Jumbo, Siap Olah 900 Ribu Ton Konsentrat per Tahun

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) memastikan smelter tembaganya di Kabupaten Sumbawa…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Ilustrasi kemasan rokok
Ekonomi Bisnis

Purbaya Tak Akan Naikkan Tarif Cukai Rokok pada 2027, Tapi…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif Cukai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up