Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 6 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pedagang Warteg Ngeluh Omzet Anjlok, Purbaya: Mungkin Aja Kalah Saing
Ekonomi Bisnis

Pedagang Warteg Ngeluh Omzet Anjlok, Purbaya: Mungkin Aja Kalah Saing

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Juni 5, 2026 8:38 pm
Anisa Aulia
Ivan Syahruna Lubis
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Pedagang warung tegal (warteg) sudah mengeluhkan penurunan daya beli konsumen dan omzet. Saat ini pelanggan cenderung mengurangi porsi lauk yang dibeli.

Daftar isi Konten
  • Berpotensi Tambah Stimulus
  • Pedagang Ngeluh
  • Kata BPS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menduga sepinya pembeli di warteg karena persaingan usaha. Menurutnya, tidak bisa langsung disimpulkan bahwa sepinya pembeli karena daya beli menurun.

Baca juga:
Bansos Sungkem: Anggaran MBG Mei 2026 Tembus Rp88,15 Triliun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…
Prabowo Dinas Luar Negeri Pakai Duit Pribadi, Menkeu: Boleh Kalau… Transparansi penggunaan anggaran pribadi untuk perjalanan dinas luar negeri Presiden Prabowo Subianto…
Canda Purbaya Soal 'Out' dari Kabinet Merah Putih: Saya Orangnya… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah, isu terkait dirinya mundur dari posisi…
  • Bansos Sungkem: Anggaran MBG Mei 2026 Tembus Rp88,15 Triliun
  • Prabowo Dinas Luar Negeri Pakai Duit Pribadi, Menkeu: Boleh Kalau Mau Nombok
  • Canda Purbaya Soal 'Out' dari Kabinet Merah Putih: Saya Orangnya Nggak Suka…

Gini hal itu mungkin terjadi cuma sampel Anda berapa warteg? Itu kan bisa gitu kan saya bisa cari warteg yang sini mungkin jelek mungkin lima warteg. Tapi mungkin aja dia kalah bersaing karena bagus pindah kesana, itu yang kita mesti hati-hati,”

ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA Jumat, 5 Juni 2026.

Purbaya mengatakan, akan melakukan investigasi terkait pelanggan yang mengurangi porsi lauk dan penurunan pendapatan penjualan. Dia pun mengaku heran dengan fenomena tersebut.

Nanti saya cek lagi, tapi harus hati-hati ya kalau asosiasi kan namanya juga pedagang ingin sesuatu kita mesti hati-hati. Tapi kalau data yang lain kan kelihatan yang agregat tuh tumbuhnya kencang semua,”

jelasnya.

Berpotensi Tambah Stimulus

Purbaya menyebut, bila dari hasil investigasi tersebut terbukti, maka pemerintah akan kembali menambah stimulus ke perekonomian.

Rupiah Ambruk tapi Beras SPHP Tetap Rp12.500/Kg, Pedagang Nasi Uduk Boleh Senyum

Sejalan dengan itu, ia mengatakan pada bulan ini pemerintah menggelontorkan gaji ke-13.

Kalau emang ini saya akan tambah lagi stimulus ke perekonomian. Yang jelas awal bulannya ada gaji ke-13, ya udah cair Rp30 triliun, yang akan masuk Rp40 triliun itu akan memberi daya beli tambahan ke mereka, harusnya wartegnya ke depan nggak itu lagi,”

terangnya.

Dia menilai, di desa saat ini konsumsi masih cukup tinggi, ditandai dengan masih ramainya beberapa rumah makan. Sehingga, ia meminta agar lebih berhati-hati untuk menerjemahkan data.

Tapi kalau kita jalan ke kampung-kampung semuanya rame loh, kemarin saya makan cabai hijau masih rame. Jadi hati-hati menerjemahkan data saya bukannya anti, saya akan periksa tapi jangan Anda sampai simpulkan satu atau dua di tempat situ satu tempat terus artinya semuanya seperti itu, belum tentu,”

imbuhnya.

Pedagang Ngeluh

Sebelumnya Inah, seorang pedagang nasi uduk di Kalideres, Jakarta Barat, mengatakan hampir seluruh harga bahan baku yang biasa ia gunakan naik dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat pengeluaran belanja harian membengkak.

Naik, semua harga pada naik. Cabe, bawang, kentang bisa Rp18 ribu per kilogram. Sekarang belanja nggak banyak, apa-apa juga mahal,”

Kenaikan harga bahan baku juga berdampak pada daya beli masyarakat. Inah mengaku omzet menurun karena pelanggan kini cenderung mengurangi porsi lauk yang dibeli. Biasanya pagi hari, Inah bisa mengantongi sekitar Rp250 ribu. Namun, kini pendapatan pagi hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Keluhan serupa disampaikan pedagang warteg, Tini, di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Ia mengatakan harga sayur matang yang sebelumnya masih bisa dibeli dengan Rp3.000, kini pembeli harus merogoh Rp5.000 per porsi.

Sekarang beli sayur lauk-pauk nggak dapet Rp3 ribu, semuanya minimal Rp5 ribu,”

kata Tini.

Tini juga menyorot tingginya harga cabai yang berdampak langsung pada biaya operasional warteg. Demi menekan pengeluaran, ia terpaksa mengurangi porsi cabai dalam sambal gratis untuk pelanggan.

Kata BPS

Sementara itu, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini mengungkapkan kenaikan harga sayuran seperti cabai, bawang merah, tomat bersifat faktor musiman. Kenaikan ini disebabkan oleh penurunan produksi, hasil panen, dan peningkatan konsumsi masyarakat.

Jadi memang komoditas ini masuk ke kelompok harga barang yang bergejolak. Jadi ini bersifat musiman karena adanya hari besar keagamaan diantaranya ini menjadi salah satu pemicu adanya perubahan permintaan di masyarakat,”

ujar Pudji dalam konferensi pers.

Pudji mengungkapkan, beberapa komoditas sayuran tercatat memberikan andil inflasi secara bulanan (month to month/mtm) pada Mei 2026. Hal ini diantaranya cabai merah sebesar 0,08 persen, bawang merah 0,04 persen, tomat 0,03 persen, sawi hijau 0,01 persen, serta cabai rawit dan timun masing-masing sebesar 0,01 persen.

Beberapa komunitas sayuran ini memberikan andil inflasi secara mtm pada Mei 2026 ya tadi diantaranya sudah disebutkan untuk cabai merah, bawang merah, kemudian tomat, sawi hijau, cabai rawit, timun,”

imbuhnya.

Tag:Daya BelikonsumenOmzetpedagangPurbayawarteg
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rakyat Diminta Hemat, BGN Malah Gelar Acara Mewah Hingga Makan Anggaran Rp55 Miliar
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
1
Kreator TikTok Dikecam Warganet Karena Kontennya Mengejek Penyandang Disabilitas
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Kreator konten
2
Bukan Selamat Biasa, Ada Udang di Balik Surat ‘Hadiah Indah’ Eks Wakil BGN Sony Sanjaya
By Rika Pangesti
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
3
Giliran Kepala BGN Nanik Deyang Masuk Radar Kejagung, Bakal Dipanggil Jadi Saksi Korupsi MBG?
By Rahmat Baihaqi
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
4
Dugaan Jual-Beli Sertifikat Halal MBG Terkuak, Kejagung Harus Sikat Semua Pemainnya
By Rahmat Tunny
Ilustrasi sertifikat halal MBG. Dok: Owrite.id
5

BERITA LAINNYA

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari mendengarkan pandangan fraksi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Loyo Tembus Rp18.000, OJK Sebut Bank Nasional Gak Jebol

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
49 menit lalu
Sejumlah siswa membawa ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di komplek Madrasah Ibtidayyah Negeri (MIN) 11 Aceh Barat dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) Harapan Bangsa Desa Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (20/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Bansos Sungkem: Anggaran MBG Mei 2026 Tembus Rp88,15 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Ekonomi Bisnis

Prabowo Dinas Luar Negeri Pakai Duit Pribadi, Menkeu: Boleh Kalau Mau Nombok

Transparansi penggunaan anggaran pribadi untuk perjalanan dinas luar negeri Presiden Prabowo Subianto…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
16 jam lalu
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung.
Ekonomi Bisnis

ESDM Masih Verifikasi IUP Batu Bara, Pembentukan DSI Belum Final

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengonsolidasikan data izin usaha…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up