Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Dengan ini maka suku bunga deposit facility naik menjadi 4,75 persen, dan suku bunga lending facility menjadi 6,5 persen.
Kepala Ekonom BTN Myrdal Gunarto mengungkapkan, kenaikan BI Rate ini akan memberikan dampak ke masyarakat. Salah satunya ke bunga pinjaman.
Mereka yang ingin melakukan aktivitas pinjaman, terutama pinjaman yang baru bunganya lebih tinggi. Jadi, kalau memang dirasa tidak urgen bisa jadi masyarakat yang ingin meminjam kredit jadi tertahan,”
ujar Myrdal saat dihubungi Owrite Jumat, 19 Juni 2026.
KUR Tidak Terdampak BI Rate
Namun, untuk masyarakat penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak termasuk kelompok yang akan merasakan kenaikan BI Rate.







