Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 24 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kemenkeu Akui Sudah Bertahap Tarik Dana Pemerintah di Perbankan, Ada Apa?
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Akui Sudah Bertahap Tarik Dana Pemerintah di Perbankan, Ada Apa?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 24, 2026 6:09 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti di Kompleks Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti di Kompleks Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengakui sudah melakukan penarikan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah dari sejumlah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ke Bank Indonesia (BI). Secara keseluruhan total dana penempatan pemerintah di perbankan mencapai Rp300 triliun. 

Daftar isi Konten
  • Heboh Awal Tempatkan Dana di Himbara Rp200 Triliun
  • OJK Berharap Dana Pemerintah Ditaruh Lebih Lama

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan penarikan dana pemerintah di perbankan ini dilakukan secara bertahap.

Iya sudah secara bertahap,”

ujar Prima saat ditemui di Kantor Ditjen Perbendaharaan, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
Baca juga:
Selamat dari 'Degradasi' MSCI: OJK Tancap Gas Reformasi Pasar Modal… Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang…
MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Tapi Tetap Fokus Pelototi… Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan status pasar modal Indonesia dalam kategori…
Kemenkeu Ubah Arah Transfer Daerah 2027, Pemda Bisa Cari Dana… Pemerintah menargetkan rasio alokasi Transfer ke Daerah (TKD) terhadap Produk Domestik Bruto…
  • Selamat dari 'Degradasi' MSCI: OJK Tancap Gas Reformasi Pasar Modal RI
  • MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Tapi Tetap Fokus Pelototi Masalah Ini
  • Kemenkeu Ubah Arah Transfer Daerah 2027, Pemda Bisa Cari Dana di Luar…

Heboh Awal Tempatkan Dana di Himbara Rp200 Triliun

Adapun penempatan dana pemerintah pertama kali dilakukan sebesar Rp200 triliun di sejumlah Bank BUMN. Bila dirinci PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp55 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Rp55 triliun.

Kemudian dana pemerintah di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp55 triliun, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Rp25 triliun, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Rp10 triliun.

Selanjutnya, pemerintah menambah kembali penempatan dana di perbankan sebesar Rp100 triliun menjelang Lebaran Idul Fitri.

Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)

OJK Berharap Dana Pemerintah Ditaruh Lebih Lama

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengakui adanya penarikan dana SAL pemerintah di Himbara. Namun, ia berharap dana tersebut tidak ditarik sebelum September. 

Saya harapkan tidak (ditarik dalam waktu dekat), tetapi tentu ini akan tergantung kebutuhan anggaran pemerintah. Kalau memang pemerintah membutuhkan, memang yang namanya ketentuan APBN kalau begitu mereka butuh mereka harus bisa menarik,”

ujar Dian.

Dian mengatakan, dari sudut pandang pengawas perbankan OJK berharap agar dana SAL ditempatkan lebih lama di perbankan. Tambahan likuiditas dari pemerintah ini dinilai efektif dalam mempertebal kapasitas intermediasi perbankan.

Harapannya selama lebih lama lebih bagus kan kalau untuk penambahan likuiditas. Ini untuk menekan suku bunga juga untuk juga supaya tetap bisa penyalurannya efektif,”

katanya.
Baca juga:
Kemenkeu Dapat Lampu Hijau UU P2SK Punya Saham BEI, Purbaya… Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini diperkenankan menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia…
Pemerintah Akui Mau Tarik Dana dari Himbara, Ini Kata Purbaya… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait kabar penarikan bertahap Saldo Anggaran…
Patriot Bond Berisiko Jadi Tempat Pencucian, Purbaya: Daripada Uangnya di… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait potensi Patriot Bond dan Merah…
  • Kemenkeu Dapat Lampu Hijau UU P2SK Punya Saham BEI, Purbaya Bilang Gini
  • Pemerintah Akui Mau Tarik Dana dari Himbara, Ini Kata Purbaya dan OJK
  • Patriot Bond Berisiko Jadi Tempat Pencucian, Purbaya: Daripada Uangnya di Luar Terus
Tag:APBNBank IndonesiaHimbaraKemenkeuOJKperbankanPurbayaSisa Anggaran Lebih
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
1
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
2
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
3
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini Penjelasan Kemhan
By Rahmat Baihaqi
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
4
Prabowo Ungkap Ciri Koruptor: Biasanya Orang Pintar Tahu Cara Mencuri
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo hadir dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan, di Gorontalo, 24 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Setujui Tenor KPR Diperpanjang hingga 40 Tahun, Bunganya Segini…

Pemerintah menyetujui pemberlakukan tenor Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) selama 40 tahun. Kebijakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 menit lalu
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
Ekonomi Bisnis

Batas Penghasilan MBR Naik ke Rp14 Juta, Colliers: Rakyat Kecil Makin Sulit Punya Rumah

Pemerintah menaikkan batas penghasilan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa membeli rumah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
23 menit lalu
Ilustrasi BBM dan uang dolar AS dan rupiah.
Ekonomi Bisnis

Minyak Dunia Anjlok, Harga BBM Non Subsidi Masih Mencekik, Kenapa?

Penurunan harga minyak mentah dunia belum diikuti oleh penurunan harga bahan bakar…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
48 menit lalu
Pengendara roda dua melintas di deretan rumah subsidi di Walantaka, Kota Serang, Banten
Ekonomi Bisnis

Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah, Gaji Rp14 Juta Kini Bisa Beli Rumah Subsidi

Batas penghasilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa membeli rumah subsidi dinaikkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up