Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan Senin pagi, 6 Juli 2026. IHSG menguat 0,90 persen ke level 5.928.
Nilai transaksi IHSG sebesar Rp964,3 miliar, dengan melibatkan 2,03 miliar saham dalam 149 ribu kali transaksi. Sebanyak 139 saham turun, 197 tidak bergerak, dan 344 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan break resistance atau menembus batas atas psikologis di 6.000 hingga 6.150.
IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5.900-5.950 dengan target kenaikan di 6.000-6.150,”
kata Fanny dalam riset hariannya Senin, 6 Juli 2026.
Bursa Asia Menghijau


Fanny menuturkan untuk bursa Asia naik pada perdagangan Jumat, 3 Juli, dengan Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,47 persen dan Topix menguat 1,24 persen. Lalu Hang Seng Hong Kong menguat 1,28 persen, Taiex Taiwan naik 0,08 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 1,37 persen.
Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi rebound, melesat 5,76 persen dan Kosdaq menguat 0,19 persen. Kemudian FTSE Straits Times naik 0,26 persen dan FTSE Malay KLCI meningkat 1,04 persen.
Penguatan tersebut seiring investor terus melakukan rotasi dari saham teknologi, mengikuti penurunan pada Wall Street,”
jelasnya.
Lantas untuk perdagangan hari ini Fanny memproyeksikan, IHSG akan bergerak di level support 5.780 hingga 5.850. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 5.950 hingga 6.000.

























