Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 5 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Jangan Senang Dulu! Pakar Soroti Beban Bisa Beralih
Ekonomi Bisnis

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Jangan Senang Dulu! Pakar Soroti Beban Bisa Beralih

iren natania longdongHardani Triyoga
Last updated: Juli 5, 2026 1:28 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
Pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat.
Pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat. (Foto: Istimewa).
SHARE

Kebijakan pemerintah yang membatasi potongan komisi ojek online (ojol) menjadi maksimal 8 persen mulai 1 Juli 2026 dinilai sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi. Namun, pakar mengingatkan manfaat kebijakan itu belum tentu sepenuhnya dirasakan driver jika aplikator mengalihkan beban biaya kepada konsumen.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menegaskan bahwa pembatasan komisi maksimal 8 persen merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan itu untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi transportasi daring.

Aturan itu berlaku untuk layanan roda dua. Sementara, sejumlah aplikator besar seperti Gojek dan Grab menyatakan siap menyesuaikan potongan komisi.

Baca juga:
Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan… Komisi V DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan…
Pasca-Skema 92:8 Berlaku, DPR Ungkap Pemicu Pendapatan Driver Ojol Malah… Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal merespons keluhan sejumlah pengemudi ojek…
Potongan Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Justru Mengaku… Kebijakan pemerintah memangkas potongan komisi aplikator ojek online (ojol) menjadi maksimal 8…
  • Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan Umum
  • Pasca-Skema 92:8 Berlaku, DPR Ungkap Pemicu Pendapatan Driver Ojol Malah Loyo
  • Potongan Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Justru Mengaku Pendapatan Makin…

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai persoalan utama bukan hanya besaran komisi yang dipotong dari pendapatan pengemudi. Tapi, melainkan siapa yang pada akhirnya menanggung perubahan struktur biaya tersebut.

Dia menyoroti jika potongan kepada driver turun dari sekitar 20 persen menjadi 8 persen mestinya secara matematis driver menerima porsi lebih besar. Ia mempertanyakan apakah aplikator akan menjaga tarif tetap sama dan mempertahankan insentif.

Tidak menaikkan biaya layanan konsumen, dan tidak mengubah algoritma distribusi order? Jika jawabannya tidak jelas, kebijakan ini berisiko menjadi kemenangan semu,”

kata Achmad dalam keterangan resmi yang diterima Owrite, Minggu, 5 Juli 2026.
Potongan Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Justru Mengaku Pendapatan Makin Seret

Menurutnya, ada kemungkinan aplikator mengompensasi berkurangnya pendapatan dari komisi dengan menaikkan biaya layanan. Lalu, mengurangi promosi atau melakukan penyesuaian lain yang berdampak kepada konsumen maupun pengemudi.

Driver bisa saja menerima porsi lebih besar per order, tetapi jumlah order turun karena tarif kepada konsumen naik. Konsumen bisa saja merasa tarif perjalanan makin mahal karena muncul biaya layanan baru,”

jelas Achmad.

Achmad menilai kondisi itu perlu jadi perhatian karena layanan ojol. Alasannya, layanan ojol sudah jadi bagian penting dari mobilitas masyarakat serta menopang aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Jika beban jatuh ke konsumen, negara hanya memindahkan masalah dari satu kelompok rentan ke kelompok rentan lain,”

ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga mengingatkan pemerintah agar tak hanya berhenti pada penetapan batas komisi. Namun, menurutnya pemerintah juga mesti memastikan adanya transparansi dalam struktur tarif dan biaya layanan di platform digital.

Dia mengingatkan kebijakan 8 persen harus disertai kewajiban transparansi.

Pemerintah perlu mewajibkan aplikator memisahkan secara jelas komponen tarif perjalanan, pendapatan driver, komisi platform, biaya layanan konsumen, asuransi, promo, dan biaya tambahan lain,”

tuturnya.
Baca juga:
Skema Ojol 92:8: DPR Minta Tarif Jangan Ikut Meroket di… Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda meminta kebijakan pemangkasan komisi…
Ojol Bakal Masuk Kategori UMKM, Nasib Driver Jangan Masih Tetap… Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda merespons positif wacana pemerintah…
Aturan Potongan Ojol Maksimal 8 Persen Berlaku, DPR: Mana Regulasi… Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendesak pemerintah segera menerbitkan…
  • Skema Ojol 92:8: DPR Minta Tarif Jangan Ikut Meroket di Tengah Ekonomi…
  • Ojol Bakal Masuk Kategori UMKM, Nasib Driver Jangan Masih Tetap Merana
  • Aturan Potongan Ojol Maksimal 8 Persen Berlaku, DPR: Mana Regulasi Teknisnya?

Selain itu, pemerintah dinilai perlu memantau dampak kebijakan melalui indikator yang terukur. Hal itu seperti pendapatan bersih pengemudi jumlah order harian, biaya operasional, tarif efektif yang dibayar konsumen, hingga perubahan biaya layanan.

Menurut Achmad, keberhasilan kebijakan tidak cukup diukur dari kepatuhan aplikator terhadap batas komisi 8 persen.

Dia paham kebijakan komisi 8 persen bisa jadi langkah maju jika benar-benar memperbaiki kesejahteraan driver tanpa membebani customer.

Akan tetapi, ia bisa menjadi ilusi kebijakan jika hanya mengubah angka di permukaan, sementara biaya sesungguhnya dipindahkan ke konsumen, insentif driver dikurangi, dan algoritma tetap tertutup,”

ujarnya.

Tag:menteri perhubunganojek onlineOjolpotongan komisitransportasi daring
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei, Teriakan ‘Matilah Israel’ Menggema di Tengah Jutaan Pelayat
By Natania Longdong
Iran gelar pemakaman mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei dengan jutaan pelayat hadir.
1
Arab Saudi Kirim Wakil Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei, Raja Salman Sampaikan Belasungkawa
By Hardani Triyoga
Rakyat Iran bentangkan spanduk eks Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
2
KPK Dalami Dugaan Amplop untuk Raja Juli Antoni, Menhut Berpotensi Dimintai Keterangan
By Rahmat Baihaqi
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby (tengah) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Suhardiman Amby ditetapkan sebagai tersangka bersama Sekda Kuantan Singingi Zulkarnain terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan sekretaris daerah, dengan barang bukti satu unit mobil yang diduga digunakan sebagai instrumen suap. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
3
Mengapa Ali Khamenei Baru Dimakamkan Setelah Empat Bulan? Ini Alasannya
By Ossid Duha Jussas Salma
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei
4
Bikin Melongo! KPK Temukan 55 Keping Platinum Rp40 M di Jok Mobil Bupati Langkat
By Rahmat Baihaqi
Penampakan uang tunai mata uang asing hingga kepinga logam platinum yang diduga hasil korupsi Bupati Langkat. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
5

BERITA LAINNYA

Gedung Pertamina
Ekonomi Bisnis

Pertamina Sapu Bersih 31 Anak Usaha, Rombak Bisnis Besar-besaran

PT Pertamina (Persero) menyelesaikan penataan (business streamlining) terhadap 31 entitas hingga akhir…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
2 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memonitor sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ekonomi Bisnis

Purbaya Siapkan ‘Mata-Mata’ Awasi Program MBG, SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memonitor sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Gedung Kementerian ESDM. (Sumber: Google Street View)
Ekonomi Bisnis

Proyek Dragon CATL Masih Menanti Tax Holiday, ESDM Ungkap Kendalanya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih membahas usulan pemberian fasilitas…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024).
Ekonomi Bisnis

Investor Mulai Optimistis? Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup di Zona Hijau

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up