Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada perdagangan Rabu pagi, 8 Juli 2026. IHSG melemah 0,53 persen ke level 5.955.
Nilai transaksi IHSG sebesar Rp1,4 triliun dengan melibatkan 2,7 miliar saham dalam 286 ribu kali transaksi. Sebanyak 389 saham turun, 182 tidak bergerak, dan 130 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan mencoba menembus level resistance atau mencoba bergerak naik ke batas level psikologis.
IHSG potensi mencoba menembus resistance di 6.050. Hati-hati jika gagal break 6.050, potensi koreksi wajar,”
kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 8 Juli 2026.
Pasar Asia Loyo
Fanny menuturkan untuk bursa saham Asia kompak turun pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026 di tengah lonjakan proyeksi laba Samsung Electronics dan pelemahan Yen.
Menurut dia, kondisi Yen masih tetap berada di dekat level terendah dalam puluhan terakhir ini.
Bursa saham Asia kompak turun, meski proyeksi lonjakan laba kuartalan Samsung Electronics yang didorong tingginya permintaan AI sempat memberikan sentimen positif. Pada saat yang sama, yen Jepang tetap bertahan di dekat level terendah dalam hampir 40 tahun,”
jelas Fanny.
Untuk pasar saham Korea Selatan tercatat turun 4,9 persen dan indeks Nikkei 225 melemah 2,12 persen.
Adapun untuk perdagangan hari ini, Fanny memproyeksikan IHSG akan bergerak di level support 5.900-5.950. Sedangkan, level resist IHSG di kisaran 6.000-6.050.






















