Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / ADB Pangkas Proyeksi Ekonomi Asia-Pasifik Jadi 4,9 Persen, Ingatkan Soal Krisis Energi
Ekonomi Bisnis

ADB Pangkas Proyeksi Ekonomi Asia-Pasifik Jadi 4,9 Persen, Ingatkan Soal Krisis Energi

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 9, 2026 10:14 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 minggu lalu
Share
Gedung ADB. (Sumber: Dok. ADB)
Gedung ADB. (Sumber: Dok. ADB)
SHARE

Asian Development Bank (ADB) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi negara berkembang di kawasan Asia dan Pasifik menjadi 4,9 persen pada 2026. Angka ini lebih rendah dari perkiraan pada 2025 yang sebesar 5,5 persen.

Daftar isi Konten
  • Gangguan Pasar Energi
  • Ekonomi Negara Kawasan

Perkiraan ini tertuang dalam laporan Asian Development Outlook (ADO) July 2026. Proyeksi ini juga lebih rendah 0,2 poin persentase dari proyeksi pada April 2026.

Pertumbuhan ekonomi negara berkembang di kawasan Asia dan Pasifik masih tetap tangguh, tetapi gangguan berkepanjangan akibat konflik memerlukan keseimbangan kebijakan yang hati-hati antara mendukung pertumbuhan dengan menjaga inflasi,”

ujar Kepala Ekonom ADB Albert Park dalam keterangannya Kamis, 9 Juli 2026.
Baca juga:
Transisi Energi Berkedok Sembunyi Data: ICW Desak PLN Buka Kontrak… Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak PT PLN (Persero) membuka dokumen Perjanjian Jual…
Harga Minyak Dunia Naik ke US$85,35 per Barel, Iran Ancam… Harga minyak dunia naik pada perdagangan Jumat, karena para investor mencermati meningkatnya…
Harga Emas Hari Ini 17 Juli 2026: Global Berkilau, Antam… Harga emas global dibuka menguat pada perdagangan Jumat pagi 17 Juli 2026,…
  • Transisi Energi Berkedok Sembunyi Data: ICW Desak PLN Buka Kontrak Jual-Beli Listrik
  • Harga Minyak Dunia Naik ke US$85,35 per Barel, Iran Ancam Hancurkan Infrastruktur…
  • Harga Emas Hari Ini 17 Juli 2026: Global Berkilau, Antam Amblas Rp27.000

Gangguan Pasar Energi

Kapal Tanker di Selat Hormuz.
Kapal Tanker di Selat Hormuz. (Foto: WANA).

ADB menilai, gangguan pasar energi yang berkepanjangan akibat konflik Timur Tengah berdampak lebih berat terhadap kawasan daripada yang diperkirakan. Sehingga inflasi di kawasan diperkirakan 4,3 persen pada tahun ini, atau lebih tinggi dari proyeksi 2025 yang sebesar 3 persen dan 0,7 poin persentase dibandingkan perkiraan April. 

Untuk pertumbuhan ekonomi Asia-Pasifik pada 2027 masih dipertahankan pada 5,1 persen sebagai cerminan pulihnya kegiatan ekonomi setelah meredanya tekanan. Sedangkan inflasi diperkirakan sebesar 3,4 persen.

ADB memperingatkan, terjadinya kembali eskalasi konflik dan ketidakpastian geopolitik berkepanjangan masih merupakan risiko utama terhadap proyeksi kawasan ini. Keduanya dapat makin memperketat pasar energi, meningkatkan premium risiko, serta memperparah inflasi dan tekanan eksternal. 

Kondisi keuangan global yang semakin ketat membawa berbagai risiko tambahan, yaitu kenaikan imbal hasil obligasi negara dan biaya pinjaman, serta membesarnya proyeksi defisit fiskal di sejumlah perekonomian. 

Selain itu, tarif yang lebih tinggi dan ketidakpastian kebijakan perdagangan juga dapat menekan kegiatan ekonomi, sedangkan kenaikan harga pupuk terus mengancam produksi pertanian dan ketahanan pangan.

Ekonomi Negara Kawasan

Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)
Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)

Proyeksi pertumbuhan 2026 menurun untuk sebagian besar sub kawasan, kecuali negara berkembang di kawasan Asia Timur. Prakiraan untuk China tetap sebesar 4,6 persen pada 2026 dan 4,5 persen pada 2027, didorong ekspor yang kuat dan investasi infrastruktur. 

Lalu pertumbuhan ekonomi India menurun ke 6,6 persen tahun ini akibat kenaikan biaya energi yang menekan permintaan domestik, dan 7,3 persen pada 2027. 

Sementara proyeksi pertumbuhan bagi Asia Tenggara dan Pasifik juga dipangkas sebagai cerminan melemahnya permintaan domestik dan pariwisata, naiknya inflasi, dan biaya impor yang lebih tinggi.

Untuk Indonesia, ADB tidak merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk 2026 ini dan tahun depan. Lembaga ini memperkirakan pertumbuhan tetap sebesar 5,2 persen.

Baca juga:
Rupiah Menguat ke Rp17.957 per Dolar AS, Tekanan The Fed… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat pagi, 17 Juli 2026.…
Rupiah Berotot ke Rp17.986 per Dolar AS, IHSG Ikut Terbang Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…
Konflik AS-Iran Semakin Panas, Harga Minyak Global Bertengger di US$85,28… Harga minyak dunia naik pada perdagangan Kamis, atau empat hari beruntun. Kenaikan…
  • Rupiah Menguat ke Rp17.957 per Dolar AS, Tekanan The Fed dan Gejolak…
  • Rupiah Berotot ke Rp17.986 per Dolar AS, IHSG Ikut Terbang
  • Konflik AS-Iran Semakin Panas, Harga Minyak Global Bertengger di US$85,28 per Barel
Tag:ADBasia dan pasifikenergiHarga Minyak DuniainflasiPertumbuhan Ekonomiproyeksi ekonomi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
1
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
2
Final Piala Dunia 2026: Dulu Guru dan Murid, Kini De la Fuente vs Scaloni Berebut Trofi Juara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente dan Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni.
3
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
4
Prabowo soal LNG Masela: Para Investor Harus Untung, Kita Malu Kalau Mitra Tidak Puas
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
5

BERITA LAINNYA

Petani memetik tandan buah segar (TBS) kelapa sawit saat panen di Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (2/6/2026).(Sumber: Antara Foto/Syifa Yulinnas/tom)
Ekonomi Bisnis

Kegiatan Usaha Meningkat di Kuartal II-2026, Tapi Kondisi Keuangan Perusahaan Melemah

Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja kegiatan usaha pada kuartal II-2026 meningkat dibandingkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
17 menit lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Yakin Rupiah Balik ke Rp17.000 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Kuncinya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini nilai tukar rupiah bisa kembali ke…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
55 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Pastikan Kopdes Merah Putih Bisa Untung Besar, Asal…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/Kopdes Merah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Ekonomi Bisnis

83 Ribu KDMP Berdiri, Apindo Pertanyakan Akuntabilitas dan Standar Pengawasannya

Ketua Komite Pengembangan Kewirausahaan, UKM, dan Ekonomi Inklusif DPN Apindo Lishia Erza…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up