Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Freeport Janji Setor Lebih dari Rp100 Triliun per Tahun ke Negara Saat Produksi Penuh

Peningkatan kontribusi PT Freeport Indonesia akan mengikuti pemulihan dan peningkatan kapasitas produksi tambang Freeport Indonesia.

Dump Truck Pengangkut material Tambang Grasberg Freeport Papua. (Sumber: PTFI)
Dump Truck Pengangkut material Tambang Grasberg Freeport Papua. (Sumber: PTFI)

PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkirakan kontribusinya kepada negara dapat menembus lebih dari Rp100 triliun per tahun saat perusahaan telah mencapai kapasitas produksi 100 persen.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan peningkatan kontribusi tersebut akan mengikuti pemulihan dan peningkatan kapasitas produksi tambang Freeport Indonesia.

Dan saat nantinya kita mencapai kapasitas produksi 100 persen, maka kontribusi PTFI bagi negara akan mencapai lebih dari 100 triliun setiap tahunnya,”

kata Tony dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 18 Agustus 2026.

Tahap Pemulihan Tambang

Tambang Bawah Tanah Freeport Indonesia. (Sumber: Dok. PTFI)
Tambang Bawah Tanah Freeport Indonesia. (Sumber: Dok. PTFI)

Adapun saat ini kapasitas produksi PTFI masih dalam tahap pemulihan setelah insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada September 2025.

Iklan

Tony mengatakan kapasitas produksi PTFI diproyeksikan mencapai sekitar 65 persen pada akhir semester kedua 2026. Perusahaan juga menargetkan produksi sekitar 800 juta pound tembaga dan 700 ribu ounce emas.

Ke depan, kapasitas produksi diharapkan dapat meningkat hingga sekitar 75 persen pada pertengahan tahun 2027, dan secara bertahap mendekati kapasitas produksi penuh pada akhir tahun 2027,”

ujar Tony.

Kontribusi Buat Daerah

Sungai Ajkwa dialiri pasir sisa tambang (tailing) dari perusahaan Tambang Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (14/2).
Sungai Ajkwa dialiri pasir sisa tambang (tailing) dari perusahaan Tambang Freeport Indonesia di Timika, Papua, Sabtu (14/2). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Selain itu, ia menuturkan, sepanjang 2025 PTFI telah memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp75 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp13 triliun merupakan bagian pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dan kabupaten lainnya di Papua Tengah.

Kontribusi tersebut mencerminkan komitmen kita yang tidak pernah surut untuk memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat, meskipun kita menghadapi berbagai tantangan,”

beber Tony.

Peningkatan kontribusi tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pemulihan operasi tambang dan investasi PTFI. Salah satunya melalui pengembangan tambang bawah tanah Kucing Liar yang telah menghabiskan investasi Rp25 triliun dan secara keseluruhan akan mencapai Rp72 triliun.

Tambang Kucing Liar diproyeksikan menghasilkan lebih dari 7 miliar pound tembaga dan 6 juta ounce emas sepanjang masa operasinya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.