Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada pembukaan perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. Penguatan sebesar 0,11 persen atau 19 poin ke level Rp17.729 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah akan berkonsolidasi pada perdagangan hari ini. Meskipun pergerakan rupiah masih didukung penurunan indeks dolar AS.
Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Rupiah walau masih didukung oleh penurunan indeks dolar AS, namun kenaikan harga minyak mentah dunia membebani,”
kata Lukman kepada Owrite, Jumat, 21 Agustus 2026.
Investor Wait and See
Lukman mengatakan saat ini investor cenderung wait and see menantikan data neraca transaksi berjalan kuartal II-2026 yang akan dirilis Bank Indonesia (BI).
Investor cenderung wait and see menantikan data neraca transaksi berjalan kuartal II Indonesia yang akan dirilis siang ini,”
jelas Lukman.
Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan bergerak pada kisaran Rp17.700 per dolar AS hingga Rp17.800 per dolar AS.





















