Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ada 8 Versi Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Sebut Keaslian Hanya 0,01 Persen
Hukum

Ada 8 Versi Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Sebut Keaslian Hanya 0,01 Persen

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Februari 2, 2026 5:44 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Pegiat media sosial yang juga peneliti sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma.
Pegiat media sosial yang juga peneliti sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma. (Foto: owrite)
SHARE

Kontrovesi mengenai keaslian ijazah mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih belum usai dan terus bergulir bagai bola panas.

Pegiat media sosial yang juga peneliti sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma, mengungkapkan sejak 2022 sampai 2025 pihaknya telah melakukan pengujian dan setidaknya ada delapan versi ijazah Joko Widodo.

Jadi ada versi yang dinyatakan oleh badan resmi dan ada yang dinyatakan oleh versi Bareskrim,” 

ujar dr Tifa kepada owrite baru-baru ini.

Dokter Tifa menjelaskan, setidaknya ada lima versi yang dikeluarkan oleh badan resmi, yaitu Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Oktober 2022,

Itu titik awal saya melakukan penelitian dengan ijazah. Dikeluarkan secara resmi dan formal oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM namanya Dr Sigit Sunarta. Artinya karena ini dikeluarkan oleh badan notoritatif, ya kita anggap ini versi resmi. Kebenarannya kan kita sudah yakinkan, di buku Joko Widodo bahwa keasliannya itu hanya 0,01 persen. Kepalsuanya 99,9 persen,”

jelas dr Tifa.

Selain itu, ada versi dari Bareskrim yang dikeluarkan pada 22 Mei 2025. Bentuknya adalah slide presentasi, fotokopi sebuah ijazah. Kemudian ada versi ketiga, yang yang dikeluarkan oleh KPUD Solo. Kemudian versi yang keempat, dikeluarkan oleh KPUD Jakarta. Versi yang kelima, dikeluarkan oleh KPU Pusat. 

Dokter Tifa Bongkar Kejanggalan Pemeriksaan Rocky Gerung Cs Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Satu lagi yang kemudian muncul di hampir tengah malam ketika kami mengikuti gelar perkara khusus Polda, 15 Desember 2022, muncul sesaat ditampilkan sekitar antara 5-10 menit. Tidak cukup bagi kami untuk memberikan komentar, apalagi melakukan pendalaman penelitian terhadap spesimen yang disebut sebagai ijazah itu. Jadi saya sebut sebagai 5 versi ya,”

jelasnya. 

Nah, dari 5 versi ini beda-beda. Mata peneliti dengan mata orang awam kan beda. Makanya saya bilang, semakin kita mengeluarkan clue, semakin tambah banyak lagi versi ijazah yang makin berbeda,”

Lebih lanjut dr Tifa menambahkan, kemungkinan dari delapan versi itu salah satu, atau salah tiganya palsu, atau bahkan versi palsu semua. Sebab yang menjadi patokan adalah penelitian.

Kami kan melakukan penelitian, sudah kami publikasi dalam bentuk buku. Dan sementara ini masih on going kita akan lakukan publikasi secara ilmiah melalui jurnal Internasional maupun nasional. Kenapa waktu itu kami bertiga itu memutuskan sudah kita publish aja melalui buku dulu? Karena buku lebih cepat,”

jelasnya.

Lewat penerbitan bulu tersebut, juga sekaligus menjadi koreksi untuk pihak Jokowi bahwa penelitian tersebut sudah dilakukan sejak lama. Penelitian, sambungnya, dilakukan tahun-tahun. Dokter Tifa melakukan melakukan penelitian secara pribadi sejak tahun 2022. Sementara Roy Suryo sudah melakukan observasi sejak 2017.

Jadi kita bukukan saja, karena jurnal membutuhkan waktu lama. Yang penting adalah masyarakat bisa membaca, bisa memahami, bisa mengetahui hasil penelitian kita,”

tandasnya.
Tag:dr Tifauzia TyassumaIjazah PalsuJoko WidodoJokowiPolda Metro JayaRismon Hasiholan SianiparRocky GerungRoy Suryo
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Klaim Lepas dari Kutukan 5%, Purbaya Beberkan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, Indonesia sudah keluar dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen, sejalan dengan ekonomi kuartal I-2026 tumbuh 5,61 persen. Untuk menjaga momentum ini, sejumlah resep disiapkan…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Persija melakukan latihan jelang lawan Persib di Persija Training Ground, Sawangan, Kamis 7 Mei 2026
Olahraga

Jelang Lawan Persib, Persija Dihantam Kabar Buruk

Persija Jakarta kembali menggelar latihan jelang pertandingan melawan Persib Bandung di Persija Training Ground, Sawangan, Depok, Kamis 7 Mei 2026. Pada sesi latihan kali ini, pelatih Persija, Mauricio Souza, terlihat…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Presiden KSPI Said Iqbal (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

KPK Ungkap Alasan LHKPN Prabowo Belum Dipublikasikan Meski Lewat Tenggat Waktu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Presiden Prabowo Subianto. Padahal tenggat waktu pelaporan jatuh tempo pada 31 Maret 2026. Juru Bicara KPK…

By
Rahmat
Adi Briantika
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Aktivis membentangkan poster saat aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Markas Pusat Polisi Militer Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Mereka menuntut persidangan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus digelar di pengadilan sipil.
Hukum

“Biang Kerok” Dualisme Kasus Andrie Yunus: UU Peradilan Militer Perlu Direvisi

Penanganan kasus penyiraman air terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus kini berjalan…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
16 jam lalu
Penampakan kaos putih milik Andrie Yunus usai terkena cairan kimia.
Hukum

Begini Cerita Mengerikan Saksi soal Peristiwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Salah seorang saksi bernama Hidayat menceritakan kondisi Wakil Koordinator KontaS, Andrie Yunus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
17 jam lalu
Oditur Militer menunjukkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan delapan orang saksi yaitu lima orang anggota TNI dan tiga orang warga sipil yang dihadirkan Oditur Militer.
Hukum

Sidang Andrie Yunus: Hakim Geram Oditur Sentuh Bukti Cuma Pakai Tisu

Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 menegur oditur karena dianggap tidak profesional ketika…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
17 jam lalu
Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Serda Edi Sudarko (kedua kanan), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (kiri), Lettu Sami Lakka (kedua kiri), dan Kapten Nandala Dwi Prasetya (kanan) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan delapan orang saksi yaitu lima orang anggota TNI dan tiga orang warga sipil yang dihadirkan Oditur Militer.
Hukum

Sidang Andrie Yunus: Hakim Gemas Operasi 4 Terdakwa BAIS TNI Amatir

Majelis Hakim Pengadilan Militer menyindir empat terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up