Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah salah satu bank di Kota Medan, Senin, 20 April 2026, sebagai tindak lanjut penyidikan dugaan korupsi importasi dalam tubuh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Hasil penggeledahan, penyidik menyita kotak penyimpanan atau Safe Deposit Box (SDB) milik mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Rizal, yang berisi mata uang asing dan logam mulia.
Dalam SDB yang diduga milik tersangka RZ, penyidik menyita uang valas SGD, Ringgit serta Rupiah, dengan nilai keseluruhan sekitar Rp2 miliar,”
ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu, 22 April 2026.
Penyitaan ini guna memperkuat keterlibatan Rizal sebelum ia dihadirkan di depan meja pengadilan. Secara pararel, penyidik juga menelisik aset Rizal guna pemulihan kerugian negara.






