Wacana tuntutan pidana mati bagi koruptor mendapat dukungan dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie.
Menurutnya, ancaman pidana maksimal tersebut tetap penting digunakan untuk memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana korupsi, meski penerapan pidana mati dalam KUHP baru memiliki mekanisme masa percobaan.
Mengenai wacana tuntutan pidana mati utk koruptor, saya sangat setuju,”
kata Jimly melalui akun X pribadinya @JimlyAs, dikutip, Rabu, 2 September 2026.
Ditegaskannya, ketentuan pidana mati saat ini memang mengenal masa percobaan selama 10 tahun. Namun, ia menilai tuntutan pidana mati tetap memiliki arti penting dalam proses penegakan hukum terhadap koruptor.






