Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia. Selain dikenal sebagai kota dengan warisan budaya yang memukau, Jogja juga merupakan surganya kuliner. Kota ini memiliki beragam makanan khas yang menggugah selera, mulai dari makanan tradisional hingga camilan khas yang unik.
Berkunjung ke Jogja tentu belum lengkap tanpa membeli oleh-oleh khasnya. Lewat oleh-oleh tersebut, kamu bisa berbagi kenangan perjalanan dengan keluarga dan teman-teman di rumah.
Selain Bakpia dan Gudeg, Jogja memiliki banyak pilihan buah tangan yang bisa kamu bawa pulang yang tentunya tak kalah lezat. Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Jogja yang wajib dicoba.
1. Chocolate Monggo
Coklat ini merupakan produk asli Jogja yang pabriknya kini dijadikan museum sebagai tempat wisata. Terletak di Jalan Tugu Gentong, Sribitan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, museum ini merupakan sarana edukasi sekaligus rumah produksi dari cokelat legendaris di Jogja, Chocolate Monggo.
Chocolate Monggo atau cokelat Monggo punya banyak varian cokelat yang bisa dijadikan oleh-oleh, mulai dari dark chocolate, milk chocolate, kenari nuts chocolate, hingga rasa unik seperti rendang chocolate. Kamu bisa mendapatkan Cokelat Monggo di museumnya ataupun di toko oleh-oleh.
2. Bakpia Pathok 25
Bakpia Pathok 25 merupakan salah satu produsen bakpia yang cukup terkenal di Jogja. Bakpia Pathok 25 telah menjadi ikon kuliner khas daerah ini, dan menjadi tujuan wajib bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Jogja. Bakpia Pathok 25 terkenal karena kualitas bakpianya yang lezat dan banyak wisatawan yang membeli oleh-oleh dari tempat ini.
Bakpia Pathok juga memiliki berbagai rasa yang berbeda, termasuk rasa kacang hijau, kacang tanah, cokelat, dan berbagai pilihan rasa lainnya. Oleh-oleh ini sangat populer dan selalu jadi pilihan wisatawan yang berkunjung ke Jogja.
3. Wedang Uwuh
Wedang uwuh merupakan minuman tradisional yang terbuat dari rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, dan cengkeh. Minuman ini dapat membantu menghangatkan badan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Minuman ini biasanya disajikan dalam keadaan hangat dengan menambahkan potongan rempah-rempah ke dalam air panas. Wedang uwuh juga sering dinikmati sebagai pendamping camilan atau setelah makan.
Sebagai oleh-oleh, Wedang uwuh dijual dalam bentuk kering dan dikemas praktis, sehingga mudah dibawa pulang dan tahan lama. Kamu tinggal menyeduhnya kapan saja untuk menikmati sensasi hangat khas Jogja di rumah.
4. Yangko
Yangko sering disebut sebagai “mochi-nya Jogja” karena teksturnya yang kenyal dan lembut. Terbuat dari tepung ketan, gula, dan isian kacang, camilan ini memiliki rasa manis yang khas dan cukup ringan di lidah. Biasanya, Yangko disajikan dalam potongan kecil berbentuk kotak dengan taburan gula halus di bagian luar.
Ciri khas lain dari Yangko adalah tampilannya yang yang menarik dengan warna-warni, mulai dari putih, pink, hijau, hingga kuning. Warna tersebut membuatnya terlihat cantik dan cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga atau teman.
5. Geplak
Geplak adalah camilan manis tradisional yang terbuat dari kelapa parut yang dicampur dengan gula merah dan bahan lainnya.
Makanan ini memiliki rasa yang manis dan sedikit gurih, dengan tekstur yang kenyal. Geplak dibuat dengan cara merebus kelapa parut bersama gula merah hingga mengental, lalu dibentuk menjadi bentuk kecil dan dikeringkan.
Uniknya, Geplak memiliki pilihan warna yang mencolok, seperti merah muda, kuning, hijau, hingga putih. Warna-warna ini sering disusun rapi dalam satu kotak, sehingga terlihat menarik sebagai buah tangan.


