Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Kasus YTR di Bandung: Psikolog Ungkap Alasan Sulit Melarikan Diri dari Hubungan Abusif
Hype

Kasus YTR di Bandung: Psikolog Ungkap Alasan Sulit Melarikan Diri dari Hubungan Abusif

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juni 26, 2026 1:24 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026).
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.)
SHARE

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung tentu memunculak pertanyaan, mengapa korban tidak memilih pergi atau melarikan diri lebih awal?

Bagi sebagian orang, keputusan korban untuk tetap bertahan kerap dianggap sulit dipahami. Padahal, kondisi tersebut jauh lebih kompleks daripada sekadar persoalan kemauan.

Psikolog Meity Arianty mengatakan secara psikologis, untuk korban bisa melarikan diri tidak sesederhana yang terlihat dari luar.

Baca juga:
Diduga Ada Andil TNI Aktif dalam Kematian Petani di Labura:… Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica mendesak pengusutan tuntas kasus meninggalnya…
Bukan Mukul Bola Malah Injak Kepala! Polisi Usut Penganiayaan Caddy… Seorang caddy golf perempuan diduga menjadi korban penganiayaan di Modern Golf Tangerang.…
Psikolog Bongkar Dampak Mengerikan yang Dialami Yuvita Usai Disiksa Kekasih,… Psikolog Meity Arianty mengaku marah, miris, dan sedih melihat kasus penganiayaan yang…
  • Diduga Ada Andil TNI Aktif dalam Kematian Petani di Labura: DPR Desak…
  • Bukan Mukul Bola Malah Injak Kepala! Polisi Usut Penganiayaan Caddy Golf Tangerang
  • Psikolog Bongkar Dampak Mengerikan yang Dialami Yuvita Usai Disiksa Kekasih, Trauma Bisa…

Pada hubungan yang abusif, pelaku biasanya membangun pola kontrol yang sistematis melalui ancaman, intimidasi, kekerasan fisik, manipulasi emosional, isolasi dari keluarga atau teman, hingga membuat korban merasa dirinya tidak berharga dan tidak memiliki tempat untuk meminta bantuan belum lagi jika adanya manipulasi cinta.

Seiring waktu, korban dapat mengalami learned helplessness, yaitu kondisi ketika seseorang merasa bahwa apa pun yang dilakukan tidak akan mengubah keadaan sehingga akhirnya menyerah dan bertahan dalam situasi tersebut,”

ujar Meity kepada Owrite.

Menurutnya, korban bisa bertahan selama itu sudah sesuatu keajaiban. Pasalnya banyak juga korban yang mengalami trauma bonding, yaitu keterikatan emosional yang terbentuk akibat siklus kekerasan yang diselingi dengan permintaan maaf, perhatian, atau janji perubahan dari pelaku.

Akibatnya, korban tidak hanya takut pada ancaman fisik, tetapi juga kehilangan kepercayaan pada dirinya sendiri, merasa tidak mampu hidup mandiri, atau bahkan percaya bahwa melarikan diri justru akan membuat keadaan menjadi lebih berbahaya, sama dengan KDRT dalam RT lingkarannya seperti ini,”

tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Meity korban yang bertahan di hubungan abusive bukan karena mereka lemah, melainkan ada pengaruh kondisi psikologis.

Bertahannya korban dalam hubungan abusif bukan tanda kelemahan atau tidak berdaya, melainkan salah satu dampak psikologis dari kekerasan yang berlangsung terus-menerus,”

terangnya.

Cara Memulihkan Kondisi Psikologis Korban

Untuk memulihkan kondisi psikologis korban pasca mengalami kekerasan, tentunya harus dilakukan secara bertahan karena yang dipulihkan bukan hanya trauma akibat peristiwa kekerasan, tetapi juga rasa aman, kepercayaan dirinya, dan kemampuannya untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari.

Kasus Taufik Hidayat di Bandung Jadi Alarm, Sosiolog: Posesif Bukan Bukti Cinta

Langkah pertama adalah memastikan korban berada di lingkungan yang aman jauh dari pelaku. Setelah kondisi fisik dan keamanan terjamin, korban memerlukan pendampingan psikologis untuk membantu mengolah pengalaman traumatisnya, mengurangi gejala kecemasan, ketakutan, mimpi buruk, maupun perasaan tidak berdaya yang muncul.

Terapi trauma atau pendekatan psikoterapi lain yang sesuai dapat membantu proses pemulihan,”

katanya.

Selain itu, dukungan keluarga dan lingkungan sosial juga sangat penting untuk membantu korban merasa diterima dan tidak sendirian. Menurut Meity, yang perlu dipahami, pemulihan trauma berat bukan proses yang instan.

Pada kasus kekerasan ekstrem yang berlangsung bertahun-tahun, prosesnya dapat memerlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, sehingga dibutuhkan kesabaran, pendampingan profesional yang konsisten, dan dukungan sosial yang berkelanjutan,”

tandasnya.
Tag:Kabupaten BandungpenganiayaanPenyekapanpsikologTaufik Hidayat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Panas! Amien Rais Minta Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Singgung Kasus Roy Suryo
By Rahmat Tunny
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/wsj)
1
Kronologi Korupsi Dana Desa Terbongkar, Uang Negara Diduga Berakhir Jadi Gift TikTok
By Ani Ratnasari
Kepala Urusan Keuangan Keuangan Desa Lok Bangkai, Banjang, Kalimantan Selatan berinisial MT jadi tersangka. sebagai tersangka
2
5 Potret Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail Termuda yang Jadi Sorotan
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare) Ginka Febriyanti Ginting
3
Tak Temui Mahasiswa dan Kerap Serang Pengkritik, Prabowo Dinilai Makin Anti Kritik
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kekayaan negara harus dijaga untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan layak dan sejahtera, salah satunya lewat jalur pendidikan. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
4
Proyek Blok Abadi Masela Dipastikan Jalan, Target Produksi Gas Raksasa Dimulai 2029
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
5

BERITA LAINNYA

Makan tengah malam
Hype

Dokter Tirta Ingatkan Bahaya Makan di Atas Jam 8 Malam, Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

Kebiasaan makan larut malam kerap dilakukan banyak orang, baik karena lembur, begadang,…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Penemuan ulat di sayuran
Hype

Viral! Pelanggan Temukan Ulat di Sayur Nasi Padang, Respons Santainya Bikin Salut

Seorang pelanggan nasi padang yang membagikan pengalamannya saat menemukan ulat di dalam…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
5 jam lalu
Ilustrasi hidup tenang
Hype

Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Disebut Lebih Sehat daripada FOMO

Di era media sosial, banyak orang merasa harus selalu mengikuti tren, menghadiri…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
5 jam lalu
Program Owrite Goes To Campus di Universitas Mercu Buana
Hype

Owrite Goes To Campus Sukses Digelar di Mercu Buana, Ini Daftar Lengkap Para Juaranya

Program Owrite Goes To Campus sukses digelar dan menjadi wadah bagi mahasiswa…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up