Kompetisi kebugaran AirAsia HYROX Jakarta sukses mencuri perhatian pada penyelenggaraan perdananya di Indonesia yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2.
Ajang ini bahkan mencatatkan rekor sebagai penyelenggaraan HYROX terbesar di kawasan Asia Pasifik dengan diikuti lebih dari 11.500 peserta dari dalam maupun luar negeri.
Antusiasme tersebut membuat nama HYROX semakin ramai diperbincangkan, terutama di kalangan pecinta olahraga dan kebugaran.
Tidak sedikit orang yang penasaran karena kompetisi ini berbeda dari lomba lari pada umumnya maupun ajang angkat beban.
Lantas, apa sebenarnya HYROX? Bagaimana format perlombaannya hingga berhasil menarik ribuan peserta dari berbagai negara? Simak penjelasannya berikut.
Mengenal HYROX dalam Dunia Kebugaran Global
Melansir dari laman Halodoc 24 Maret 2026), HYROX adalah kompetisi kebugaran global yang menggabungkan lari dengan latihan fungsional dalam satu rangkaian perlombaan.
Olahraga yang pertama kali diluncurkan di Jerman pada 2017 ini bertujuan menguji daya tahan dan kekuatan peserta secara menyeluruh.
Berbeda dengan banyak kompetisi kebugaran lainnya, HYROX terbuka bagi semua tingkat kemampuan, mulai dari pemula hingga atlet profesional.
Setiap perlombaan menggunakan format yang sama di seluruh dunia, yaitu lari total 8 kilometer yang diselingi delapan jenis latihan fungsional.
Format Kompetisi HYROX
Dalam HYROX, peserta harus menyelesaikan lari sejauh 1 kilometer yang diselingi satu stasiun latihan fungsional.
Pola ini diulang delapan kali sehingga total jarak lari mencapai 8 kilometer. Berikut delapan stasiun yang harus diselesaikan peserta:
- SkiErg: simulasi gerakan ski sejauh 1.000 meter.
- Sled Push: mendorong beban sejauh 50 meter.
- Sled Pull: menarik beban sejauh 50 meter menggunakan tali.
- Burpee Broad Jumps: melakukan burpee yang dipadukan dengan lompatan ke depan sejauh 80 meter.
- Rowing: mendayung di mesin sejauh 1.000 meter.
- Farmers Carry: membawa beban di kedua tangan sambil berjalan sejauh 200 meter.
- Sandbag Lunges: melakukan lunge sambil memanggul karung pasir sejauh 100 meter.
- Wall Balls: melempar bola beban ke target dinding dengan jumlah repetisi sesuai kategori peserta.
Besaran beban dan jumlah repetisi disesuaikan dengan kategori yang diikuti, seperti Open, Pro, Doubles, atau Relay.
Siapa yang Bisa Mengikuti HYROX?
HYROX dirancang untuk berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pemula, penggemar kebugaran, hingga atlet profesional.
Kompetisi ini menawarkan beberapa kategori yang dapat disesuaikan dengan kemampuan dan tujuan peserta.
Kategori yang tersedia meliputi Individual (perorangan), Doubles (berpasangan dengan berbagi latihan fungsional), dan Relay (tim beranggotakan empat orang yang bergantian menyelesaikan lintasan dan stasiun latihan). Dengan pilihan tersebut, HYROX dapat diikuti oleh siapa saja.
Olahraga Favorit Selebriti Indonesia
AirAsia HYROX Jakarta 2026 tidak hanya diikuti oleh atlet dan penggemar kebugaran, tetapi juga diramaikan oleh sejumlah selebriti Tanah Air.
Beberapa artis yang mengikuti kompetisi ini di antaranya Luna Maya, Cinta Laura, Andrea Dian, Gisella Anastasia, Ibnu Jamil, Ririn Ekawati, Irfan Bachdim, Jennifer Bachdim, Sheryl Sheinafia, Karel Susanteo, dan Cindy Gulla.
Sebagian dari mereka telah dikenal aktif menjalani gaya hidup sehat dan rutin berolahraga, sehingga keikutsertaan dalam HYROX menjadi bagian dari tantangan baru untuk menguji kekuatan dan daya tahan fisik.





















