Perihal kecemasan atau anxiety, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi yang berfokus pada upaya preventif dalam menghadapi krisis kesehatan mental generasi muda.
Caranya dengan membuat CalmBar yang dikembangkan oleh Ikhlasul Amal (Fakultas Biologi), Qorina Nisrina Hafshah (Fakultas Teknologi Pertanian), Zikra Fataha Al Mutansir (FK-KMK), Diva Nadiartalika, dan Athar Rosyad Partadireja (Fakultas Psikologi).
CalmBar merupakan snack bar yang menggabungkan konsep nutritional neuroscience dan sensory grounding. Produk ini dibuat dari bahan alami seperti kacang hijau, biji labu, duckweed (Lemna minor), kacang tanah, peppermint, madu, kismis, dan minyak kelapa murni/virgin coconut oil.
“Kami mengembangkan sebuah model inovatif yang menggabungkan pendekatan pangan fungsional dan sistem metakognitif digital untuk membantu generasi muda membangun kemampuan regulasi diri secara lebih komprehensif,”
ujar Amal dikutip dari laman UGM, Minggu, 12 Juli 2026.
Racikan Terbaik
Bahan-bahan tersebut dipilih karena mengandung protein nabati, magnesium, zat besi, antioksidan, serta senyawa bioaktif seperti GABA, triptofan, dan mentol yang berpotensi mendukung fungsi sistem saraf, menjaga stabilitas suasana hati, serta membantu regulasi emosi.
CalmBar juga dilengkapi panduan breathing exercise dan teknik grounding 5-4-3-2-1 yang tercetak pada kemasan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pengguna mengelola kecemasan saat mengonsumsi camilan tersebut.
Menurut Amal, kesehatan mental tidak hanya dipengaruhi oleh nutrisi. Paparan media sosial, tekanan untuk selalu tampil sempurna, hingga fenomena spotlight effect juga menjadi pemicu kecemasan pada generasi muda.
Maka, tim turut mengembangkan SELF-SCAN (Self-Scan: A Youth-Driven Ecological Metacognitive System for Addressing the Global Youth Anxiety Crisis in the Digital Era) sebagai pendamping CalmBar. Aplikasi tersebut membantu pengguna mengenali pola pikir, emosi, dan pemicu kecemasan secara real-time melalui pendekatan Ecological Momentary Assessment (EMA).
Kedua inovasi tersebut berhasil meraih Silver Medal Theme Sub Health, Silver Medal Sub Theme Food, serta Favorite Poster Theme Sub Food pada ajang 5th International Youth Summit (IYS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Tim berharap CalmBar tidak berhenti sebagai inovasi kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya preventif menjaga kesehatan mental generasi muda.
Laporan Global
Gangguan kecemasan pada remaja dan dewasa muda semakin meningkat. Laporan terbaru World Health Organization (WHO) menyebut lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan kesehatan mental.
Gangguan kecemasan dan depresi merupakan jenis gangguan paling umum ditemukan di semua negara, memengaruhi warga dari segala usia dan tingkat pendapatan, hingga bisa memicu tindakan mengakhiri hidup.
Laporan Global Health Observatory 2021 dari WHO menempatkan Indonesia pada angka 2,4 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk. Namun, studi terbaru dari Sandersan Onie (University of New South Wales) yang diterbitkan di The Lancet Regional Health-Southeast Asia (2024) mengungkap fakta angka bunuh diri di Indonesia kemungkinan 860 persen lebih tinggi daripada data resmi.























