Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 13 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Yogyakarta Diguyur Udara Dingin Saat Kemarau, Ternyata Ini Penyebab Fenomena Bediding
Hype

Yogyakarta Diguyur Udara Dingin Saat Kemarau, Ternyata Ini Penyebab Fenomena Bediding

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
Last updated: Juli 13, 2026 4:00 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
60 menit lalu
Share
Monumen Tugu Yogyakarta
Suasana pagi di Monumen Tugu Jogyakarta. (Foto: unsplash Angga Kurniawan)
SHARE

Fenomena bediding kembali dirasakan warga Yogyakarta dalam beberapa pekan terakhir. Suhu udara pada malam hingga pagi hari terasa jauh lebih dingin dibandingkan biasanya.

Daftar isi Konten
  • Kenapa Bediding Terjadi saat Kemarau?
  • Dampak Fenomena Bediding

Banyak yang mengira udara dingin ini dipicu karena hujan atau cuaca ekstrem. Padahal, kondisi itu merupakan fenomena alam yang lazim terjadi saat musim kemarau di sejumlah wilayah Pulau Jawa, khususnya Yogyakarta.

Dalam masyarakat Jawa, fenomena ini dikenal dengan sebutan bediding. Tapi, apa sebenarnya yang menyebabkan fenomena bediding terjadi?

Melansir dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta, 13 Juli 2026, simak penjelasan lengkapnya soal penyebab fenomena bediding di Yogyakarta.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Kompak Berawan tapi Tetap Gerah… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
BMKG: Hari Ini Jakarta Berawan, Suhu Bisa Tembus 34°C Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
Viral KTAM untuk Kucing dari Muhammadiyah, Netizen: Kucing Aja Muhammadiyah,… Peluncuran Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) beserta penerbitan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM)…
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Kompak Berawan tapi Tetap Gerah hingga 34…
  • BMKG: Hari Ini Jakarta Berawan, Suhu Bisa Tembus 34°C
  • Viral KTAM untuk Kucing dari Muhammadiyah, Netizen: Kucing Aja Muhammadiyah, Kamu Kapan?

Fenomena bediding merupakan kondisi cuaca yang ditandai dengan suhu udara yang terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari. Namun, berubah menjadi cukup panas pada siang hari.

Fenomena bediding umum terjadi saat puncak musim kemarau termasuk di Yogyakarta.

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai fenomena ini.

Kenapa Bediding Terjadi saat Kemarau?

Analis Kebijakan Ahli Muda BPBD Kota Yogyakarta Iswari Mahendrarko menjelaskan bediding terjadi karena berkurangnya tutupan awan saat musim kemarau. Kondisi itu membuat panas matahari lebih mudah mencapai permukaan bumi pada siang hari, dan lebih dingin saat malam hari.

Fenomena ini juga diperkuat oleh angin Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan dingin ke wilayah selatan Indonesia, termasuk Yogyakarta. Akibatnya, suhu udara pada malam hingga pagi hari dapat berkisar antara 19–21 derajat Celsius. Adapun pada siang hari meningkat hingga 31–32 derajat Celsius.

Citilink Buka 5 Rute Baru Mulai Hari Ini, Yogyakarta Jadi Hub Penerbangan Baru

BPBD juga menyebut pengaruh El Nino turut menyebabkan musim hujan datang lebih lambat sehingga musim kemarau berlangsung lebih panjang.

Dampak Fenomena Bediding

Udara yang lebih kering dan berdebu berpotensi memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, flu, iritasi saluran pernapasan, hingga menurunkan daya tahan tubuh.

Di sisi lain, suhu yang tinggi pada siang hari meningkatkan risiko dehidrasi dan heat stroke, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Musim kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran.

Baca juga:
Muhammadiyah Luncurkan KucingMu, Komunitas Pecinta Kucing dengan KTAM khusus Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Melalui Bidang Kesehatan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa…
Mengenal Fenomena Bediding, Kok Bisa Musim Kemarau Malah Dingin Banget?… Kalau akhir-akhir ini kalau kamu ngerasa bangun pagi terus mager karena udara…
Citilink Buka 5 Rute Baru Mulai Hari Ini, Yogyakarta Jadi… Maskapai penerbangan Citilink resmi membuka lima rute baru domestik yang mulai beroperasi…
  • Muhammadiyah Luncurkan KucingMu, Komunitas Pecinta Kucing dengan KTAM khusus
  • Mengenal Fenomena Bediding, Kok Bisa Musim Kemarau Malah Dingin Banget? Ternyata Ini…
  • Citilink Buka 5 Rute Baru Mulai Hari Ini, Yogyakarta Jadi Hub Penerbangan…

BPBD Kota Yogyakarta mengimbau agar masyarakat menggunakan pakaian hangat, memperbanyak konsumsi air putih. Selain itu, masyarakat diimbau mengonsumsi makanan bergizi, dan memakai masker saat beraktivitas di lingkungan berdebu.

Selain itu, warga diimbau tak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di lahan kering, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman guna mencegah kebakaran.

Lalu, masyarakat diimbau menghemat penggunaan air sebagai langkah antisipasi bila musim kemarau berlangsung lebih panjang akibat pengaruh El Nino.

Tag:BedidingcuacaFenomena AlamJawaYogyakarta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Persilakan Warga Tak Puas Cari Negara Lain, Ray Rangkuti: Cara Pandang Otoritarian!
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).
1
Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun
By Ani Ratnasari
Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun
2
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Jadi Sumber Korupsi, Koruptor Diminta Kembalikan Uang Rakyat
By Natania Longdong
Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, di Indonesia Arena, Jakarta, 12 Juli 2026.
3
Prabowo Ungkap Alasan Bentuk Kopdes Merah Putih: Saya Pernah Lihat Rakyat Mati Kelaparan
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).
4
Prabowo soal Narasi Indonesia Gelap: Kalau Merasa Suram dan Tak Ada Harapan, Cari Negara Lain!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).
5

BERITA LAINNYA

Akademisi Rocky Gerung
Hype

Rocky Gerung Kritik Budaya Minta Izin Berpendapat di Kampus: Itu Tradisi Militer

Akademisi Rocky Gerung mengkritik budaya meminta izin sebelum menyampaikan pendapat di lingkungan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
Putra ketiga Ferdi Sambo, Tribrata Putra
Hype

Anak Ferdy Sambo Resmi Jadi Perwira Polisi, Komentar Netizen Langsung Pedas: Mau Heran tapi Ini Konoha

Putra ketiga Ferdi Sambo, Tribrata Putra yang telah menyelesaikan pendidikan di Akademi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Hype

Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun

Seorang perempuan di Kabupaten Bekasi berinisial IA (21) mengaku menjadi korban pemerkosaan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Ilustrasi toxic mindset.
Hype

Kaum Overthink Merapat! Ini 5 Pola Pikiran Toksik yang Bikin Kamu Sengsara dan Cara Ubahnya

Pernah enggak kamu merasa selalu minder sebelum mulai sesuatu, gampang overthinking, atau malah…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up