Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 8 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Pakar Ingatkan Pemerintah Tidak Langsung Mencabut Bantuan
Hype

1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Pakar Ingatkan Pemerintah Tidak Langsung Mencabut Bantuan

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: September 7, 2026 6:44 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi Menu Cek Bansos
Ilustrasi Menu Cek Bansos (Foto: Istimewa)
SHARE

Hasil pemadanan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan hampir 1,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia terindikasi dengan judi online (judol).

Salah satunya di Jawa Tengah, PPATK mengungkap terdapat 163.839 data KPM yang terindikasi dengan aktivitas judol.

Kondisi ini menjadi perhatian Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) Putu Rusta Adijaya.

Dalam tulisannya yang dimuat di laman TII, Putu meminta agar pemerintah tidak menjadikan data indikasi ini sebagai dasar tunggal untuk mencabut bansos.

Karena data dari PPATK tidak serta-merta menunjukkan bahwa penerima bansos menggunakan dana bantuan untuk berjudi.

Sebab pemadanan data ini mencakup aktivitas anggota keluarga yang tercatat dalam satu Kartu Keluarga (KK), termasuk kemungkinan rekening atau identitas penerima bansos digunakan oleh pihak lain.

Baca juga:
📰
Habiburokhman Balik Jawab Tudingan DPR Lamban, RUU Perampasan Aset Tak… Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjawab tudingan terhadap DPR yang dinilai…
PPATK Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Disesuaikan dengan KUHP-KUHAP Baru Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya…
Bareskrim Orak-Arik Jaringan 3 Judol Kakap: Keruk Rp8,6 Miliar per… Bareskrim Polri membongkar tiga situs judi online (judol) yang diduga dioperasikan secara…
  • Habiburokhman Balik Jawab Tudingan DPR Lamban, RUU Perampasan Aset Tak Bisa Asal…
  • PPATK Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Disesuaikan dengan KUHP-KUHAP Baru
  • Bareskrim Orak-Arik Jaringan 3 Judol Kakap: Keruk Rp8,6 Miliar per Hari

Putu menilai, pemerintah perlu untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu guna memastikan pihak yang melakukan aktivitas judol serta keterkaitannya dengan penerima bansos.

Putu menyebut setidaknya ada tiga kemungkinan di balik temuan PPATK ini. Pertama, KPM memang terlibat dalam aktivitas judol. Kedua, aktivitas tersebut dilakukan oleh anggota keluarga dalam satu KK. Ketiga, rekening atau identitas KPM disalahgunakan oleh pihak lain.

Oleh karena itu, Putu meminta agar hasil pemadanan data tidak diperlakukan sebagai “lampu kuning,” maupun sebagai bukti tunggal untuk langsung mencabut hak penerima bansos.

Pencocokan data antara KPM dengan aktivitas judol perlu diposisikan sebagai lampu kuning dan bukan sebagai bukti tunggal dan mutlak untuk mencabut hak bansos,”

tulisnya dikutip dari laman TII pada 7 September 2026.

Menurutnya, setiap kondisi memerlukan penanganan yang berbeda. Sebagai contoh, KPM yang terbukti menggunakan dana bansos untuk aktivitas judol dapat diberikan pembinaan dan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Keluarga KPM

Sementara, jika ternyata ada anggota keluarga KPM yang kecanduan judol, maka penanganannya lebih ke arah edukasi, konseling, dan pendampingan.

Adapun apabila terbukti ada kasus penyalahgunaan rekening atau identitas perlu ditangani melalui perlindungan data pribadi dan penegakan hukum.

Cara Cek Penerima Bansos 2026 dan Daftar yang Akan Cair

Putu menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan apakah penerima bansos terlibat dalam judol. Pemerintah juga perlu memperhatikan berbagai faktor yang membuat masyarakat rentan terhadap judi online.

Faktor tersebut antara lain pengangguran, rendahnya tingkat kesejahteraan dan pendidikan, FOMO, keterbatasan pemahaman teknologi, serta kesenjangan sosial.

Kerentanan ekonomi dan rendahnya literasi keuangan juga dapat membuat masyarakat semakin mudah terjebak dalam judol.

Ketika dana habis untuk berjudi, kondisi ekonomi keluarga dapat semakin tertekan dan berpotensi mendorong munculnya utang.

Karena itu, Putu meminta agar pemberantasan judol perlu disertai dengan penguatan literasi keuangan, edukasi mengenai risiko utang dan pinjaman online ilegal, pemberdayaan ekonomi, pelatihan kerja, serta perluasan akses terhadap pekerjaan produktif.

Dengan pendekatan ini, Putu berharap pemerintah tidak hanya dapat mendeteksi dan menindak penyalahgunaan bansos, tetapi juga memastikan keluarga yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan haknya.

Tag:BansosjudolKeluarga Penerima Manfaatppatk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Walking Pad, Alat Olahraga Ringkas untuk Aktivitas di Rumah: Cocok untuk Teman Kerja di Rumah
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi walking pad
1
WNI Tanya Syekh Assim soal Pemimpin Zalim, Jawabannya Bikin Netizen Geger: “Surga Jalur WNI”
By Ani Ratnasari
Syekh Assim Al-Hakeem
2
Jangan Langsung Disapu, Ini Cara Membersihkan Abu Vulkanik di Lantai
By Ossid Duha Jussas Salma
Mobil berdebu
3
Diperiksa sebagai Tersangka Asabri, Pengacara Febrie Heran Kejagung Gunakan Surat “Pinjaman”
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) saat tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
4
Tak Selalu Merugikan, Ini Manfaat Abu Vulkanik untuk Pertanian
By Ossid Duha Jussas Salma
Warga menunjukkan abu vulkanik akibat erupsi dari Anak Gunung Krakatau di Bandar Lampung, Lampung
5

BERITA LAINNYA

Syekh Assim Al-Hakeem
Hype

WNI Tanya Syekh Assim soal Pemimpin Zalim, Jawabannya Bikin Netizen Geger: “Surga Jalur WNI”

Viral di media sosial potongan video seorang WNI bernama Ahmad bertanya kepada…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Ilustrasi makan bersama keluarga
Hype

Sempatkan Makan Bersama Keluarga, Kebiasaan Ini Punya Banyak Manfaat

Kesibukan sehari-hari terkadang membuat waktu makan bersama keluarga terlewat. Padahal, makan bersama…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Hype

Jarang VC Orang Tua Pas Merantau Bukan Berarti Kamu Berhati Dingin, Ini Kata Psikologi!

Pernah nggak sih kamu sadar, kalau makin ke sini kok makin jarang…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
Ilustrasi stimulus anak
Hype

Bukan Cuma Calistung, Delapan Tanda Anak Sudah Siap Masuk Sekolah Formal yang Wajib Diketahui Orangtua

Punya anak yang usianya mau 6–7 tahun, pasti sebagai orang tua mulai…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up