Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Ketegangan Memuncak! Trump Ingin Pemimpin Baru Iran Disetujui Washington
Internasional

Ketegangan Memuncak! Trump Ingin Pemimpin Baru Iran Disetujui Washington

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 9, 2026 10:04 am
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: https://trumpwhitehouse.archives.gov)
SHARE

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait konflik yang memanas dengan Iran.

Daftar isi Konten
  • Campur Tangan AS
  • Isu Nuklir dan Rudal Iran
  • Redakan Kekhawatiran Energi Global

Ia menyebut bahwa siapa pun yang menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya harus mendapat persetujuan dari Washington agar dapat bertahan lama.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada hari Minggu, hanya beberapa jam setelah seorang anggota Majelis Ahli Iran menyatakan bahwa lembaga ulama itu telah menentukan pengganti Ali Khamenei.

Khamenei dilaporkan tewas beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,”

kata Trump seperti dilansir aljazeera, Senin 9 Maret 2026.

Trump juga menegaskan bahwa ia tidak ingin pemerintahan di masa depan kembali menghadapi situasi serupa beberapa tahun mendatang.

Saya tidak ingin orang-orang harus kembali dalam lima tahun dan melakukan hal yang sama lagi, atau lebih buruk lagi, membiarkan mereka memiliki senjata nuklir,”

katanya.

Campur Tangan AS

Pernyataan Trump langsung ditanggapi oleh pejabat Iran. Pemerintah Iran menegaskan bahwa Washington tidak memiliki peran apa pun dalam proses pemilihan pemimpin negara tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi menegaskan bahwa pemilihan pemimpin tertinggi sepenuhnya merupakan urusan internal negara.

Kami tidak akan membiarkan siapa pun mencampuri urusan dalam negeri kami. Ini adalah hak rakyat Iran untuk memilih pemimpin baru mereka,”

kata Aragachi.

Di tengah meningkatnya ketegangan, militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa seorang tentara AS kembali meninggal dunia akibat konflik yang sedang berlangsung.

Dalam pernyataan resmi, United States Central Command atau CENTCOM menyebutkan bahwa prajurit tersebut sebelumnya terluka saat terjadi serangan terhadap pasukan AS di Arab Saudi pada 1 Maret.

Tentara tersebut akhirnya meninggal pada Sabtu setelah menjalani perawatan medis. Identitasnya belum dipublikasikan.

Sementara itu, jumlah korban tewas di Iran terus meningkat hingga mencapai 1.332 orang. Konflik ini juga menimbulkan korban di wilayah Teluk serta di Israel.

Isu Nuklir dan Rudal Iran

Trump memberikan sejumlah alasan terkait operasi militer terhadap Iran. Ia menyoroti program nuklir Iran, pengembangan rudal balistik, serta peran Teheran di kawasan Timur Tengah sejak Iranian Revolution tahun 1979.

Namun sejumlah kritikus di Amerika Serikat, termasuk banyak anggota Partai Demokrat di Kongres, menilai pemerintah belum memberikan bukti kuat bahwa Iran merupakan ancaman langsung bagi keamanan nasional.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, yang memfasilitasi pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran mengenai isu nuklir, mengatakan bahwa proses diplomasi sebenarnya menunjukkan perkembangan positif sebelum serangan terjadi.

Ia juga memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah kini berada pada titik yang sangat berbahaya.

Pertempuran antara kedua pihak semakin meluas dalam beberapa hari terakhir. AS dan Israel dilaporkan untuk pertama kalinya menargetkan fasilitas penyimpanan serta pemurnian minyak di ibu kota Iran, Tehran.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke wilayah Teluk, termasuk serangan drone yang merusak fasilitas desalinasi air di Bahrain.

Media internasional melaporkan bahwa AS dan Israel bahkan mempertimbangkan operasi militer khusus untuk merebut uranium yang telah diperkaya milik Iran.

Redakan Kekhawatiran Energi Global

Konflik ini juga memicu kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dan gas dunia. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pemerintah sedang menghadapi situasi yang ia sebut sebagai gangguan jangka pendek.

Ia menyebut pemerintah AS tengah memanfaatkan akses baru terhadap pasar minyak di Venezuela setelah operasi AS terhadap pemimpin negara tersebut, Nicolas Maduro, pada awal Januari.

Namun sejumlah pakar energi menilai pemulihan industri minyak Venezuela membutuhkan waktu lama sehingga dampaknya tidak akan langsung terasa.

Menteri Energi AS Chris Wright menegaskan bahwa konflik ini tidak akan berlangsung lama dan dampaknya terhadap ekonomi global hanya bersifat sementara.

Trump sendiri menyebut operasi militer terhadap Iran kemungkinan berlangsung sekitar empat hingga lima minggu, meskipun ia juga mengatakan bahwa konflik tersebut tidak memiliki batas waktu pasti.

Wright menambahkan bahwa Amerika Serikat memiliki sekitar 400 juta galon minyak dalam cadangan strategis yang siap digunakan bila diperlukan.

Apa yang Anda inginkan adalah reaksi emosional dan ketakutan bahwa ini adalah perang jangka panjang. Ini bukan perang jangka panjang; ini hanya pergerakan sementara,”

kata Wright.
Tag:Disetujui WashingtonDonald TrumpKetegangan MemuncakMajelis Ahli IranPemimpin Baru Iran
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Perang Narasi PDIP vs Golkar Memanas, Drama Berebut Hati Pemilih 2029
By Rahmat Tunny
Gambar ilustrasi Partai Golkar - PDIP
1
Messi Menggila! Brace Mematikan ke Gawang Austria Bawa Argentina Lolos ke 32 Besar
By Hadi Febriansyah
Aksi Lionel Messi saat laga melawan Austria di Piala Dunia 2026.
2
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
3
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
4
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
5

BERITA LAINNYA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Sumber: X/ @RussianArmy_)
Internasional

Geger! Rumor Zelensky Tewas Kena Serangan Rudal Rusia, Hoaks atau Fakta?

Sebuah rumor beredar luas di platform X, yang mengklaim bahwa Presiden Ukraina…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
18 jam lalu
Presiden Donald Trump
Internasional

Pedas! Trump Sindir Israel Cuma Robohkan Gedung, Hizbullah Tetap Tak Bisa Lenyap

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kecewa terhadap manuver Israel terhadap kelompok…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
20 jam lalu
Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up