Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Menuju Perang Besar? AS Siapkan Pasukan Darat Serbu Iran, Harga Minyak Terancam
Internasional

Menuju Perang Besar? AS Siapkan Pasukan Darat Serbu Iran, Harga Minyak Terancam

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Maret 30, 2026 10:14 am
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
Share
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika (Dokumen istimewa)
SHARE

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat. Laporan terbaru menyebut Washington tengah menyiapkan opsi operasi militer darat terbatas yang berpotensi memperluas konflik yang kini telah memasuki minggu kelima.

Daftar isi Konten
  • Gedung Putih: Belum Ada Keputusan Final
  • Upaya Diplomasi: Pakistan Jadi Mediator
  • Ancaman Meluas ke Laut Merah

Menurut laporan The Washington Post, Pentagon sedang merancang skenario operasi cepat yang menargetkan fasilitas strategis Iran, termasuk pusat ekspor minyak dan wilayah pesisir penting.

Rencana operasi tersebut disebut mencakup kemungkinan serangan ke Pulau Kharg salah satu pusat ekspor minyak utama Iran di kawasan Teluk serta area pesisir di sekitar Selat Hormuz.

Wilayah ini dikenal sebagai jalur vital perdagangan energi global. Gangguan di area tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia dan mengganggu stabilitas ekonomi internasional.

Operasi yang dirancang tidak mengarah pada invasi penuh, melainkan aksi militer terbatas dengan melibatkan pasukan khusus dan infanteri dalam waktu relatif singkat.

Meski bersifat terbatas, operasi ini tetap berisiko tinggi. Pasukan AS diperkirakan akan menghadapi berbagai ancaman, mulai dari serangan drone dan rudal Iran hingga bahan peledak rakitan serta tembakan dari darat.

Sejumlah pejabat menyebut bahwa durasi operasi bisa berlangsung dalam hitungan minggu, meski ada juga yang memperkirakan potensi keterlibatan hingga beberapa bulan.

Gedung Putih: Belum Ada Keputusan Final

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari Presiden Donald Trump terkait pelaksanaan operasi tersebut. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa penyusunan opsi militer merupakan prosedur standar.

Merupakan tugas Pentagon untuk membuat persiapan guna memberikan opsi maksimal kepada Panglima Tertinggi. Itu tidak berarti presiden telah membuat keputusan,”

kata Leavitt dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Jazeera, Senin 30 Maret 2026.

Di tengah meningkatnya ketegangan, militer AS telah memperkuat kehadiran di kawasan Timur Tengah. US Central Command melaporkan bahwa sekitar 3.500 tentara tambahan telah dikerahkan.

Pasukan tersebut tiba menggunakan USS Tripoli, lengkap dengan dukungan jet tempur, pesawat angkut, serta perlengkapan tempur amfibi dan taktis. Selain itu, Washington juga berencana mengirim pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 untuk memperkuat kesiapan militer di kawasan.

Upaya Diplomasi: Pakistan Jadi Mediator

Di tengah potensi eskalasi militer, jalur diplomasi masih terus diupayakan. Pakistan dilaporkan berperan sebagai mediator antara Washington dan Teheran.

Pembicaraan yang berlangsung di Islamabad melibatkan sejumlah negara penting seperti Arab Saudi, Turki, dan Mesir, menunjukkan kekhawatiran global terhadap potensi meluasnya konflik.

Dari pihak Iran, peringatan keras langsung disampaikan oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf.

Tanpa menyadari bahwa orang-orang kami menunggu kedatangan tentara Amerika di darat untuk membakar mereka dan menghukum mitra regional mereka selamanya. Tembakan kami terus berlanjut. Rudal kami sudah siap,”

kata Ghalibaf, dikutip kantor berita Tasnim.

Tekad dan keyakinan kami telah meningkat. Kami menyadari kelemahan musuh, dan kami dengan jelas melihat dampak ketakutan dan teror di tentara musuh,”

tambahnya.

Ancaman Meluas ke Laut Merah

Iran juga memberi sinyal bahwa konflik dapat meluas ke kawasan lain, termasuk jalur strategis Selat Bab al-Mandeb yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Sumber militer Iran menyebut bahwa mereka memiliki kemampuan untuk membuka front baru di kawasan tersebut. Bahkan, kelompok Houthi di Yaman disebut siap terlibat jika situasi memanas.

Jika operasi darat benar-benar dilakukan, dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga secara global. Jalur energi, perdagangan internasional, hingga stabilitas geopolitik berpotensi terganggu.

Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb merupakan dua titik krusial distribusi energi dunia. Gangguan di kedua wilayah ini bisa memicu krisis energi global dan lonjakan harga minyak.

Tag:AS-Israel vs IranHarga MinyakPasukan daratperangSelat HormuzSerangan AS
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
4
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
5

BERITA LAINNYA

Ketua Lembaga Maritim Federasi Rusia Nikolai P. Patrushev dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Internasional

Bertemu Menko AHY, Utusan Putin Spill Rencana Rusia Bangun Industri Perkapalan RI

Perusahaan asal Rusia berkomitmen untuk membangun perusahaan kapal di Indonesia. Rencana strategis…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
58 menit lalu
Potret Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Dialog Iran Membosankan, Trump Cuek Bebek: I Don’t Care If They’re Over!

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dirinya tidak peduli jika…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi Selat Hormuz.
Internasional

Dialog Gagal Total: Iran ‘Gembok’ Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Loncat 7 Persen

Negosiator Iran mundur dalam perundingan dengan Amerika Serikat (AS). Sebaliknya, Teheran akan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
8 jam lalu
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang menyampaikan keterangan saat Press Briefing di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Internasional

Gaza yang Dituju, Libya Bikin Layu: Misi Mandek, Kemlu Pulangkan 7 Relawan RI

Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri memfasilitasi kepulangan enam relawan Indonesia peserta…

owrite-adi-briantika
By
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up