Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Iran Ultimatum AS: Serang Infrastruktur Kami, Semua Akan Jadi Target

memiliki kekuatan yang cukup untuk berperang dalam jangka waktu yang lama dan kekuatannya lebih besar dari perang 12 hari sebelumnya.

Militer Iran pamerkan rudal balistik yang dipakai untuk konflik dengan AS.
Militer Iran pamerkan rudal balistik yang dipakai untuk konflik dengan AS. (Foto: WANA).

Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa mereka akan menargetkan infrastruktur di seluruh wilayah yang berdekatan dengannya negaranya jika infrastruktur mereka kembali diserang.

Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi juru bicara Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur Iran akan memicu pembalasan.

Jika infrastruktur kami diserang, semua infrastruktur di wilayah ini (Teluk Arab) akan menjadi target kami,”

kata Shekarchi, dikutip dari Middle East Monitor, Jumat, 17 Juli 2026.

Iran Sebut Militer AS Biang Kerok Ketidakstabilan

Serangan Rahasia Kilang Minyak Iran
Serangan Rahasia Kilang Minyak Iran (Foto: x.com)

Ia juga menyalahkan AS atas ketegangan saat ini di wilayah tersebut, dengan mengatakan bahwa kehadiran militer Washington adalah penyebab utama ketidakstabilan.

Iklan

Masalahnya adalah Amerika Serikat datang ke sini dari sisi lain dunia. Jika mereka tidak ada di sini, negara-negara di wilayah ini tidak akan memiliki masalah ini di antara mereka sendiri,”

jelasnya.

Shekarchi juga mengulangi bahwa Iran tidak akan pernah mengizinkan intervensi AS di Selat Hormuz.

Jika Amerika Serikat tidak berada di wilayah tersebut, Selat Hormuz tidak akan ditutup,”

tambahnya.

Ia pun mengatakan Iran telah menetapkan jalur maritim yang aman bagi kapal-kapal yang melewati selat tersebut dan memperingatkan bahwa jalur lain akan dianggap tidak aman, dengan kapal-kapal yang menggunakannya berpotensi menghadapi bahaya.

Iran Siap Perang Panjang

Mengenai kemampuan militer Iran, Shekarchi mengatakan negaranya memiliki kekuatan yang cukup untuk berperang dalam jangka waktu yang lama.

Ia menambahkan bahwa kekuatan militer Iran sekarang lebih besar daripada perang 12 hari dan mengatakan negara itu terus mengembangkan kemampuan militernya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.