Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata, Ketegangan Kembali Memanas
Internasional

Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata, Ketegangan Kembali Memanas

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: April 9, 2026 12:49 pm
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
(Foto: X/@NSTRIKE1231)
SHARE

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuding Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang baru berlangsung selama dua minggu.

Daftar isi Konten
  • Respons AS: Gencatan Senjata
  • Kesepakatan Gencatan Senjata Dipertanyakan
  • Dampak Global terhadap Pasokan Minyak

Ia menyampaikan tuduhan tersebut melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Rabu 8 April 2026.

Ketidakpercayaan mendalam yang secara historis kami miliki terhadap Amerika Serikat berasal dari pelanggaran berulang terhadap berbagai bentuk komitmen — sebuah pola yang sayangnya kembali terulang sekali lagi,”

kata Ghalibaf seperti diunggah di akun media sosialnya.

Ghalibaf mengungkapkan bahwa terdapat tiga poin utama dalam proposal gencatan senjata yang dinilai telah dilanggar.

Pelanggaran tersebut mencakup serangan berkelanjutan Israel ke Lebanon, dugaan masuknya drone ke wilayah udara Iran, dan penolakan terhadap hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.

Dalam situasi seperti ini, gencatan senjata bilateral atau negosiasi adalah tidak masuk akal,”

ujarnya.

Respons AS: Gencatan Senjata

Menanggapi tuduhan tersebut, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa gencatan senjata dalam konflik seperti ini memang tidak mudah dijalankan.

Ia menegaskan bahwa posisi Washington tetap konsisten, yakni Iran tidak diperbolehkan melakukan pengayaan uranium.

Vance juga menyebut bahwa konflik di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata yang dibahas sebelumnya.

Gencatan senjata memang selalu rumit. Jika Iran ingin membiarkan negosiasi ini runtuh dalam konflik di mana mereka mengalami tekanan di Lebanon, yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan mereka dan yang tidak pernah sekali pun disebut oleh Amerika Serikat sebagai bagian dari gencatan senjata, itu pada akhirnya adalah pilihan mereka,”

kata Vance.

Kesepakatan Gencatan Senjata Dipertanyakan

Pernyataan Ghalibaf muncul tidak lama setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan persetujuan penghentian serangan selama dua minggu.

Kesepakatan tersebut disertai syarat bahwa Iran harus membuka akses pelayaran di Selat Hormuz.

Namun, perbedaan tafsir antara kedua negara mulai terlihat, terutama terkait aturan penggunaan jalur laut strategis tersebut.

AS menginginkan Selat Hormuz dibuka sepenuhnya tanpa batasan, termasuk tanpa biaya bagi kapal yang melintas.

Sementara itu, laporan menyebut Iran berencana menerapkan tarif bagi kapal yang melintasi jalur tersebut. Ketegangan ini semakin diperparah dengan laporan bahwa lalu lintas kapal tanker minyak sempat terhenti akibat konflik yang masih berlangsung.

Dampak Global terhadap Pasokan Minyak

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang sebelumnya dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Gangguan di kawasan ini memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas pasokan energi global, terutama setelah konflik meningkat sejak akhir Februari.

Perbedaan pandangan antara Iran dan AS mengenai implementasi gencatan senjata berpotensi menggagalkan proses negosiasi yang tengah berlangsung.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski ada upaya menuju perdamaian, ketegangan geopolitik di kawasan masih jauh dari kata stabil.

Tag:Amerika SerikatGencatan SenjatairanKetua parlemen IranMohammad Bagher Ghalibaf
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
2
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
3
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
4
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Sumber: X/ @RussianArmy_)
Internasional

Geger! Rumor Zelensky Tewas Kena Serangan Rudal Rusia, Hoaks atau Fakta?

Sebuah rumor beredar luas di platform X, yang mengklaim bahwa Presiden Ukraina…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
8 jam lalu
Presiden Donald Trump
Internasional

Pedas! Trump Sindir Israel Cuma Robohkan Gedung, Hizbullah Tetap Tak Bisa Lenyap

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kecewa terhadap manuver Israel terhadap kelompok…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
1 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up