Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

7 Fakta Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang Menjadi Sorotan Dunia

Prosesi penghormatan terakhir yang dijadwalkan akan berlangsung selama enam hari tersebut menjadi salah satu peristiwa paling disorot dunia.

Prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. (Foto: Anadolu).

Dunia menyoroti dimulainya prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Prosesi penghormatan terakhir yang dijadwalkan akan berlangsung selama enam hari tersebut menjadi salah satu peristiwa paling disorot dunia karena melibatkan jutaan pelayat serta delegasi internasional dari berbagai negara.

Merangkum berbagai sumber, berikut tujuh fakta di balik prosesi pemakaman Ali Khamenei yang menjadi perhatian dunia:

Iklan

1. Prosesi Berlangsung Selama Enam Hari

Prosesi pemakaman Ali Khamenei berlangsung selama enam hari, yakni mulai 4 hingga 9 Juli 2026. Rangkaian acara diawali dengan penghormatan terakhir di Teheran, kemudian dilanjutkan ke sejumlah kota lain sebelum jenazah dimakamkan di Mashhad.

Pemerintah Iran menggelar prosesi secara bertahap agar masyarakat dari berbagai daerah dapat memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei, yang menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989.

2. Diperkirakan Dihadiri Jutaan Pelayat

Pemerintah Iran memperkirakan lebih dari 10 juta orang akan menghadiri rangkaian pemakaman Ali Khamenei. Jumlah tersebut belum termasuk delegasi asing dan peziarah yang akan terus berdatangan selama proses pemakaman. 

Besarnya antusiasme masyarakat membuat pemakaman ini diperkirakan menjadi salah satu prosesi penghormatan kenegaraan terbesar dalam sejarah Iran.

3. Lebih dari 100 Negara Ikut Hadir

Selain dihadiri jutaan warga Iran, prosesi pemakaman Ali Khamenei juga diikuti delegasi dari lebih dari 100 negara. Sejumlah kepala negara dan pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Pakistan, Presiden Tajikistan, serta Perdana Menteri Armenia, hadir memberikan penghormatan terakhir.

Sementara itu, Indonesia mengirimkan Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat sebagai perwakilan resmi, sedangkan negara-negara Barat tidak mengirimkan pemimpin mereka.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Sumber: Leader.ir)
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Sumber: Leader.ir)

4. Prosesi Melewati Sejumlah Kota Suci Syiah

Rangkaian pemakaman Ali Khamenei tidak hanya berlangsung di Teheran. Setelah prosesi penghormatan di ibu kota Iran, jenazah dijadwalkan dibawa ke Qom, kemudian melewati dua kota suci umat Islam Syiah, yakni Najaf dan Karbala di Irak, sebelum akhirnya dimakamkan di Mashhad pada 9 Juli 2026.

Rute tersebut dipilih karena Najaf dan Karbala merupakan pusat spiritual penting bagi umat Syiah serta menjadi lokasi ziarah bagi jutaan peziarah setiap tahunnya.

5. Digelar Bertepatan dengan Bulan Muharam

Pemakaman Ali Khamenei berlangsung pada bulan Muharam, bulan yang sangat dimuliakan umat Islam Syiah. Momen ini bertepatan dengan masa peringatan kesyahidan Husain bin Ali di Karbala, sehingga prosesi pemakaman dipandang memiliki makna spiritual sekaligus simbol perjuangan masyarakat Iran.

6. Pengamanan Dilakukan Secara Ketat

Pemerintah Iran menerapkan pengamanan berlapis selama rangkaian pemakaman Ali Khamenei. Pengamanan juga dilakukan guna mengatur jutaan pelayat yang diperkirakan memadati lokasi prosesi.

Ribuan personel keamanan disiagakan di berbagai titik di Teheran, lengkap dengan pos pemeriksaan, kendaraan militer, serta pengawasan ketat untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel.

7. Menjadi Salah Satu Pemakaman Terbesar dalam Sejarah Iran

Dengan skala yang melibatkan jutaan pelayat, delegasi yang lebih dari 100 negara, serta rangkaian prosesi lintas kota selama enam hari, pemakaman Ali Khamenei diperkirakan menjadi salah satu pemakaman terbesar dalam sejarah Iran.

Pemerintah Iran menyebut acara tersebut sebagai momentum nasional yang menunjukkan persatuan sekaligus menjadi salah satu peristiwa publik terbesar sejak Revolusi Iran.

Mulai dari prosesi selama enam hari hingga kehadiran jutaan pelayat dan delegasi dari berbagai negara, itulah yang membuat pemakaman Ali Khamenei menjadi sorotan dunia.

Iklan