Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 16 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Kongres AS Terbelah, Anggaran Pentagon Rp18.000 Triliun Tersandera Isu Israel
Internasional

Kongres AS Terbelah, Anggaran Pentagon Rp18.000 Triliun Tersandera Isu Israel

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juli 16, 2026 2:43 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Deretan Pesawat Militer Amerika Serikat. (Sumber: AF.Mil)
Deretan Pesawat Militer Amerika Serikat. (Sumber: AF.Mil)
SHARE

Anggota Partai Demokrat di Senat AS pada Selasa, 14 Juli 2026, menolak melanjutkan pembahasan rancangan undang-undang anggaran pertahanan tahunan yang selama ini hampir selalu disahkan. 

Daftar isi Konten
  • Demokrat Blokir Anggaran Pertahanan AS
  • Israel Jadi Sumber Perdebatan
  • Pasal Integrasi militer AS-Israel Dipersoalkan
  • Dewan Nasional Iran-Amerika Puji langkah Senat 

Penolakan tersebut sebagian besar merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait Iran dan Israel.

Rancangan undang-undang itu mengalokasikan dana sebesar US$1,1 triliun untuk Pentagon, US$41 miliar bagi pengelolaan senjata nuklir di bawah Departemen Energi, serta US$11 miliar untuk berbagai program pertahanan lainnya.

Baca juga:
Konflik AS-Iran Kembali Berkobar, Kemlu Pastikan Nasib WNI Jadi Prioritas Konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dan Iran kembali memanas dalam beberapa hari…
Harga Emas Hari Ini Kamis 16 Juli 2026: Global Stagnan,… Harga emas global tercatat stabil pada perdagangan Kamis pagi usai data Amerika…
Trump Tekan Netanyahu, Minta Israel Mundur dari Suriah dan Lebanon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu…
  • Konflik AS-Iran Kembali Berkobar, Kemlu Pastikan Nasib WNI Jadi Prioritas
  • Harga Emas Hari Ini Kamis 16 Juli 2026: Global Stagnan, Antam Turun…
  • Trump Tekan Netanyahu, Minta Israel Mundur dari Suriah dan Lebanon

Demokrat Blokir Anggaran Pertahanan AS

Melansir dari Middle East Eye, Kamis, 16 Juli 2026, mosi untuk melanjutkan pembahasan RUU gagal dalam pemungutan suara dengan hasil 50 berbanding 46. Padahal, sedikitnya 60 suara dibutuhkan agar pembahasan dapat dilanjutkan.

Hingga Rabu malam, 15 Juli 2026, RUU anggaran pertahanan yang secara resmi bernama Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (National Defense Authorization Act/NDAA) juga masih tertahan di Dewan Perwakilan Rakyat AS. Di majelis tersebut, Partai Republik berupaya meloloskan RUU meski mendapat kritik dan hanya memiliki mayoritas suara tipis.

Sementara itu, amandemen bipartisan yang diajukan anggota DPR dari Partai Demokrat Ro Khanna dan anggota DPR dari Partai Republik Thomas Massie untuk menghapus klausul yang memperdalam integrasi militer AS-Israel gagal disahkan di DPR. Meski demikian, usulan tersebut memperoleh dukungan dari lebih dari 100 anggota Partai Demokrat.

Amandemen Massie mengirimkan sinyal yang jelas kepada musuh-musuh Amerika bahwa kita bersedia meninggalkan sekutu dan keamanan kita sendiri. Saya menentang amandemen anti-Israel dan pro-teror ini,”

kata anggota DPR dari Partai Demokrat asal California Brad Sherman.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: The White House)

Israel Jadi Sumber Perdebatan

Di Senat, sejumlah anggota Demokrat progresif menyoroti kerja sama yang dinilai terlalu erat dengan Israel sebagai alasan utama penolakan mereka terhadap RUU tersebut.

Mereka juga mengaitkannya dengan anggapan bahwa Israel telah memengaruhi Presiden AS untuk melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.

Ini tidak hanya secara efektif memberikan lampu hijau pada perang ilegal Trump terhadap Iran, tetapi juga memberi pemerintah Israel pengaruh besar atas keamanan nasional kita,”

ujar Senator Partai Demokrat dari Maryland Chris Van Hollen menjelang pemungutan suara.

Menurut Senator Partai Demokrat dari Vermont, Bernie Sanders pada saat jutaan orang berjuang untuk membayar tagihan, hampir setiap senator Republik justru memberikan suara untuk perang ilegal di Iran.

Dan ketentuan khusus untuk menyediakan lebih banyak senjata kepada Israel dengan hampir tanpa pengawasan. Sudah saatnya berinvestasi pada rakyat Amerika, bukan perang tanpa akhir,”

ungkap Sanders.

Bahkan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer dari Partai Demokrat yang tidak secara terbuka menentang perang AS-Israel terhadap Iran, mengatakan bahwa Trump menyeret Amerika lebih dalam ke dalam perang tanpa otorisasi, tanpa rencana, dan tanpa strategi keluar.

Pasal Integrasi militer AS-Israel Dipersoalkan

Salah satu bagian paling baru sekaligus kontroversial dalam NDAA adalah Pasal 219, yang mengatur pembentukan “Inisiatif Kerja Sama Teknologi Pertahanan Amerika Serikat-Israel”. 

Ketentuan itu bertujuan memperluas dan memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang, mulai dari pertahanan rudal, kecerdasan buatan, hingga teknologi militer lainnya.

Para penentang menilai kebijakan tersebut akan sulit dibatalkan apabila sudah mulai diterapkan. Amandemen Khanna-Massie diajukan khusus untuk menghapus pasal tersebut dari RUU.

Di tengah hasil survei yang menunjukkan semakin banyak pemilih Partai Demokrat memiliki pandangan negatif terhadap Israel, Pasal 219 menjadi salah satu fokus utama perdebatan.

Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab menyambut baik keputusan Senat yang menunda pemungutan suara akhir terhadap RUU tersebut.

Kami berterima kasih kepada setiap senator yang memilih menolak (dan) yang menuntut pengawasan terhadap ketentuan yang akan secara permanen mengaitkan aparat militer dan intelijen AS dan Israel,”

kata komite tersebut dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, menurut komite, RUU tersebut akan sangat membahayakan kemerdekaan Amerika dan kemampuannya untuk menekan Israel agar menghentikan ekspansi militer dan genosida terhadap rakyat Palestina dan Lebanon.

Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)
Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)

Dewan Nasional Iran-Amerika Puji langkah Senat 

Kami memuji para Senator yang bertindak dan menunjukkan bahwa Kongres tidak akan tinggal diam sementara Presiden secara terbuka menentang hukum. Memblokir NDAA mengirimkan pesan yang jelas: jika Presiden menolak untuk mematuhi hukum, Kongres dapat dan harus menghentikan kegiatan mesin perang Washington.”

Meski demikian, proses pembahasan NDAA masih berlanjut dan diperkirakan akan kembali dibahas, kemungkinan dengan sejumlah amandemen, sebelum Kongres memasuki masa reses tahunan pada Agustus.

Baca juga:
Harga Minyak Melonjak ke US$85,77 per Barel Imbas AS Kembali… Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran, dan Washington kembali…
Rupiah Menguat ke Rp18.050 per Dolar AS, Efek Inflasi Amerika… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, 14 Juli 2026.…
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami… Militer Iran mengatakan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) untuk ikut campur…
  • Harga Minyak Melonjak ke US$85,77 per Barel Imbas AS Kembali Gempur Iran
  • Rupiah Menguat ke Rp18.050 per Dolar AS, Efek Inflasi Amerika Bikin The…
  • Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa…
Tag:Anggaran PertahananiranIsraelKongres ASPentagonSenatTrump
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Tangis Inggris Pecah! Argentina Menang Dramatis 2-1 dan Tantang Spanyol di Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Argentina melakukan comeback di menit akhir dengan mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
1
Tiga Sprindik Versi Kejagung, Eks Jampidsus Febrie Belum Lepas dari Status Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru kasus korupsi MBG di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
2
PDIP Curiga Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Jawaban Menkop Bikin Kaget
By Natania Longdong
Menteri Koperasi Fery Juliantono saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR.
3
Mutasi Ratusan Pejabat Kementerian PU, Dody: Masa 38 Ribu Pegawai Enggak Boleh Dimutasi?
By Natania Longdong
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR
4
Bukan Karena Tak Ada Stok, Ini Penyebab BBM Langka di Sumut yang Picu Kepanikan
By Natania Longdong
Pertamina menambah stok BBM ke sejumlah SPBU di Sumatera Utara. (Sumber: Pertamina)
5

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Internasional

Konflik AS-Iran Kembali Berkobar, Kemlu Pastikan Nasib WNI Jadi Prioritas

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dan Iran kembali memanas dalam beberapa hari…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Trump Tekan Netanyahu, Minta Israel Mundur dari Suriah dan Lebanon

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat akan menaiki pesawat kepresidenan
Internasional

Klaim Penjaga Jalur Minyak, Trump Patok Tarif 20% ke Kapal yang Lewat Selat Hormuz 

Presiden Donald Trump pada Senin, 13 Juli 2026, mengatakan bahwa pihaknya akan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
Internasional

Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!

Militer Iran mengatakan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) untuk ikut campur…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up