Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Kongres AS Terbelah, Anggaran Pentagon Rp18.000 Triliun Tersandera Isu Israel
Internasional

Kongres AS Terbelah, Anggaran Pentagon Rp18.000 Triliun Tersandera Isu Israel

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juli 16, 2026 2:43 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Deretan Pesawat Militer Amerika Serikat. (Sumber: AF.Mil)
Deretan Pesawat Militer Amerika Serikat. (Sumber: AF.Mil)
SHARE

Anggota Partai Demokrat di Senat AS pada Selasa, 14 Juli 2026, menolak melanjutkan pembahasan rancangan undang-undang anggaran pertahanan tahunan yang selama ini hampir selalu disahkan. 

Daftar isi Konten
  • Demokrat Blokir Anggaran Pertahanan AS
  • Israel Jadi Sumber Perdebatan
  • Pasal Integrasi militer AS-Israel Dipersoalkan
  • Dewan Nasional Iran-Amerika Puji langkah Senat 

Penolakan tersebut sebagian besar merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait Iran dan Israel.

Rancangan undang-undang itu mengalokasikan dana sebesar US$1,1 triliun untuk Pentagon, US$41 miliar bagi pengelolaan senjata nuklir di bawah Departemen Energi, serta US$11 miliar untuk berbagai program pertahanan lainnya.

Baca juga:
Tekan Israel, Inggris Larang Impor dari Permukiman Ilegal di Palestina Pemerintah Indonesia bersama Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Türkiye, dan Uni…
Iran Klaim Kuasai Kapal Selam Tak Berawak AS, Selat Hormuz… Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyita sebuah kapal selam tak…
Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Brent Merangkak ke US$99,44 per… Harga minyak naik pada perdagangan Rabu, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat…
  • Tekan Israel, Inggris Larang Impor dari Permukiman Ilegal di Palestina
  • Iran Klaim Kuasai Kapal Selam Tak Berawak AS, Selat Hormuz Kembali Bikin…
  • Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Brent Merangkak ke US$99,44 per Barel

Demokrat Blokir Anggaran Pertahanan AS

Melansir dari Middle East Eye, Kamis, 16 Juli 2026, mosi untuk melanjutkan pembahasan RUU gagal dalam pemungutan suara dengan hasil 50 berbanding 46. Padahal, sedikitnya 60 suara dibutuhkan agar pembahasan dapat dilanjutkan.

Hingga Rabu malam, 15 Juli 2026, RUU anggaran pertahanan yang secara resmi bernama Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (National Defense Authorization Act/NDAA) juga masih tertahan di Dewan Perwakilan Rakyat AS. Di majelis tersebut, Partai Republik berupaya meloloskan RUU meski mendapat kritik dan hanya memiliki mayoritas suara tipis.

Sementara itu, amandemen bipartisan yang diajukan anggota DPR dari Partai Demokrat Ro Khanna dan anggota DPR dari Partai Republik Thomas Massie untuk menghapus klausul yang memperdalam integrasi militer AS-Israel gagal disahkan di DPR. Meski demikian, usulan tersebut memperoleh dukungan dari lebih dari 100 anggota Partai Demokrat.

Amandemen Massie mengirimkan sinyal yang jelas kepada musuh-musuh Amerika bahwa kita bersedia meninggalkan sekutu dan keamanan kita sendiri. Saya menentang amandemen anti-Israel dan pro-teror ini,”

kata anggota DPR dari Partai Demokrat asal California Brad Sherman.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: The White House)

Israel Jadi Sumber Perdebatan

Di Senat, sejumlah anggota Demokrat progresif menyoroti kerja sama yang dinilai terlalu erat dengan Israel sebagai alasan utama penolakan mereka terhadap RUU tersebut.

Mereka juga mengaitkannya dengan anggapan bahwa Israel telah memengaruhi Presiden AS untuk melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.

Ini tidak hanya secara efektif memberikan lampu hijau pada perang ilegal Trump terhadap Iran, tetapi juga memberi pemerintah Israel pengaruh besar atas keamanan nasional kita,”

ujar Senator Partai Demokrat dari Maryland Chris Van Hollen menjelang pemungutan suara.

Menurut Senator Partai Demokrat dari Vermont, Bernie Sanders pada saat jutaan orang berjuang untuk membayar tagihan, hampir setiap senator Republik justru memberikan suara untuk perang ilegal di Iran.

Dan ketentuan khusus untuk menyediakan lebih banyak senjata kepada Israel dengan hampir tanpa pengawasan. Sudah saatnya berinvestasi pada rakyat Amerika, bukan perang tanpa akhir,”

ungkap Sanders.

Bahkan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer dari Partai Demokrat yang tidak secara terbuka menentang perang AS-Israel terhadap Iran, mengatakan bahwa Trump menyeret Amerika lebih dalam ke dalam perang tanpa otorisasi, tanpa rencana, dan tanpa strategi keluar.

Pasal Integrasi militer AS-Israel Dipersoalkan

Salah satu bagian paling baru sekaligus kontroversial dalam NDAA adalah Pasal 219, yang mengatur pembentukan “Inisiatif Kerja Sama Teknologi Pertahanan Amerika Serikat-Israel”. 

Ketentuan itu bertujuan memperluas dan memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang, mulai dari pertahanan rudal, kecerdasan buatan, hingga teknologi militer lainnya.

Para penentang menilai kebijakan tersebut akan sulit dibatalkan apabila sudah mulai diterapkan. Amandemen Khanna-Massie diajukan khusus untuk menghapus pasal tersebut dari RUU.

Di tengah hasil survei yang menunjukkan semakin banyak pemilih Partai Demokrat memiliki pandangan negatif terhadap Israel, Pasal 219 menjadi salah satu fokus utama perdebatan.

Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab menyambut baik keputusan Senat yang menunda pemungutan suara akhir terhadap RUU tersebut.

Kami berterima kasih kepada setiap senator yang memilih menolak (dan) yang menuntut pengawasan terhadap ketentuan yang akan secara permanen mengaitkan aparat militer dan intelijen AS dan Israel,”

kata komite tersebut dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, menurut komite, RUU tersebut akan sangat membahayakan kemerdekaan Amerika dan kemampuannya untuk menekan Israel agar menghentikan ekspansi militer dan genosida terhadap rakyat Palestina dan Lebanon.

Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)
Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)

Dewan Nasional Iran-Amerika Puji langkah Senat 

Kami memuji para Senator yang bertindak dan menunjukkan bahwa Kongres tidak akan tinggal diam sementara Presiden secara terbuka menentang hukum. Memblokir NDAA mengirimkan pesan yang jelas: jika Presiden menolak untuk mematuhi hukum, Kongres dapat dan harus menghentikan kegiatan mesin perang Washington.”

Meski demikian, proses pembahasan NDAA masih berlanjut dan diperkirakan akan kembali dibahas, kemungkinan dengan sejumlah amandemen, sebelum Kongres memasuki masa reses tahunan pada Agustus.

Baca juga:
Minyak Dunia Makin Panas, Konflik AS-Iran Dorong Brent ke US$97,20… Harga minyak dunia kembali naik pada perdagangan Selasa, mencatat kenaikan untuk hari…
Selat Hormuz Memanas, Brent Naik ke US$96,80 per Barel Harga minyak dunia naik pada perdagangan Senin, karena serangan balas-membalas antara Amerika…
Gaza Tanpa 2 Juta Warga Palestina: Rencana Israel dan Harapan… Israel berupaya mendapatkan dukungan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk…
  • Minyak Dunia Makin Panas, Konflik AS-Iran Dorong Brent ke US$97,20 per Barel
  • Selat Hormuz Memanas, Brent Naik ke US$96,80 per Barel
  • Gaza Tanpa 2 Juta Warga Palestina: Rencana Israel dan Harapan pada Trump
Tag:Anggaran PertahananiranIsraelKongres ASPentagonSenatTrump
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
2
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi bendera Israel
Internasional

Tekan Israel, Inggris Larang Impor dari Permukiman Ilegal di Palestina

Pemerintah Indonesia bersama Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Türkiye, dan Uni…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
9 jam lalu
Ilustrasi pasukan elite Iran IRGC sita kapal selam milik AS.
Internasional

Iran Klaim Kuasai Kapal Selam Tak Berawak AS, Selat Hormuz Kembali Bikin Dunia Tegang

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyita sebuah kapal selam tak…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Ilustrasi WNI tewas karena kecelakaan kerja di Jepang.
Internasional

Mesin Pembuat Cat Makan Korban, WNI Asal Purworejo Tewas di Jepang

Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial IK asal Purworejo, Jawa Tengah, meninggal…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
6 hari lalu
Ilustrasi WNI gabung Angkatan Bersenjata Rusia.
Internasional

Kedubes Rusia Bantah 8 WNI Gabung Angkatan Bersenjata, Tuduh Ukraina Rekrut Asing

Kedutaan Besar Rusia di Jakarta membantah klaim Kedutaan Besar Ukraina yang menyebut…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
6 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up