Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak mengonsumsi mayones karena kandungan kalorinya yang tinggi. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Budi menyebut bahwa satu sendok makan setara dengan satu gorengan.
Banyak orang tidak menyadari bahwa tambahan saus pada makanan dapat menyumbang kalori dalam jumlah besar. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan asupan kalori harian, terutama dari makanan yang menggunakan mayones sebagai pelengkap atau topping.
Fakta Kandungan Mayones
Mayones merupakan saus yang dibuat dari emulsi minyak nabati, kuning telur, serta tambahan bahan asam seperti cuka atau air lemon. Meski hanya digunakan sebagai pelengkap makanan, mayones tergolong makanan yang padat kalori dan tinggi lemak karena kandungannya berasal dari minyak.
Dalam setiap satu sendok makan atau sekitar 15 ml mayones, terkandung sekitar 57 hingga 100 kalori, tergantung merek dan jenis minyak yang digunakan. Tingginya kandungan kalori membuat konsumsi mayones dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan total asupan energi harian tanpa disadar.
Dimsum Mentai Mengandung Kalori Tinggi
Budi juga mencontohkan perbedaan kandungan kalori antara dimsum original dan dimsum mentai.
Tapi kalau sudah kita kasih saus mentai seperti ini, kalorinya jadi 600. Double dari sebelumnya, hanya dapet gemesnya aja,”
jelas Budi dalam unggahannya.
Enam buah dimsum kukus memiliki sekitar 300 kalori dengan kandungan protein yang cukup baik dan lemak sedang. Namun, ketika disajikan dengan tambahan sekitar dua hingga tiga sendok makan mayones sebagai saus mentai, total kalorinya dapat meningkat hingga sekitar 600 kalori.
Hal serupa juga berlaku pada sushi roll. Meski terlihat sebagai menu yang seimbang karena mengandung karbohidrat, protein, dan serat, tambahan mayones dalam jumlah banyak dapat menjadi penyumbang kalori terbesar
Mayones Bukan Musuh
Meski tinggi kalori, Budi menegaskan bahwa mayones bukanlah makanan yang harus dihindari sepenuhnya. Lemak tetap merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Namun, lemak memiliki kepadatan energi sebesar 9 kalori per gram, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan protein dan karbohidrat. Maka itu, tambahan sedikit mayones pada makanan dapat memberikan asupan kalori yang jauh lebih besar dibandingkan saus lain seperti sambal.
Imbauan untuk Masyarakat
Budi mengimbau masyarakat tetap dapat menikmati makanan seperti sushi atau mentai, tetapi dengan memahami bahwa sebagian besar tambahan kalorinya berasal dari saus mayones.
Dengan demikian, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur porsi dan menjaga asupan kalori harian.
Makanya kita harus berhenti. Jangan apa-apa makan pakai mayones. Makan ini pakai mayones, makan itu pakai mayones. Memang enak karena rasanya umami, tetapi kita tidak mendapatkan apa-apa,”
kata Budi saat mengimbau masyarakat.





















