Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 17 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Soeharto Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Layakkah?
Nasional

Soeharto Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Layakkah?

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 10, 2025 12:17 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
9 bulan lalu
Share
H.M. Soeharto
Foto: Instagram jejakSoeharto
SHARE

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, resmi mengumumkan sejumlah nama tokoh bangsa yang akan menerima gelar pahlawan nasional. Dari beberapa nama tersebut, sosok yang paling mencuri perhatian adalah mantan Presiden Soeharto.

Daftar isi Konten
  • Penolakan dan kritik
  • Latar Belakang Kontroversial

Namun, keputusan pemerintah ini tidak berjalan tanpa kontroversi. Banyak pihak mempertanyakan, apakah Soeharto layak menyandang gelar pahlawan nasional, mengingat sejarah panjang kekuasaannya yang penuh polemik.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pemberian gelar tersebut merupakan bentuk penghargaan atas jasa Soeharto dalam membangun negara.

Menurutnya, keputusan ini sudah melalui kajian mendalam dan bukan langkah yang diambil secara sembarangan.

Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto merupakan bentuk penghormatan atas kontribusinya terhadap pembangunan dan stabilitas nasional,”

Prasetyo, Senin (10/11/2025).

Padahal, ini bukan kali pertama Soeharto diusulkan menjadi pahlawan nasional. Usulan serupa pernah muncul pada 2010, dua tahun setelah beliau wafat, dan kembali diajukan pada 2016 oleh tokoh-tokoh Partai Golkar yang menilai Soeharto memiliki peran besar dalam kemajuan Indonesia.

Penolakan dan kritik

Di sisi lain, penolakan keras datang dari sejumlah pihak, mulai dari aktivis, akademisi, hingga keluarga tokoh nasional. Salah satunya dari Anita Wahid, putri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Apakah saya menolak atau menerima Pak Harto diberi gelar pahlawan nasional? Jelas, saya menolak,”

Anita Wahid.

Soeharto, lanjutnya, meninggalkan banyak luka sejarah. Mulai dari pelanggaran HAM, represi politik, hingga praktik korupsi yang mengakar di masa Orde Baru.

Menurut Anita, bangsa Indonesia tidak boleh melupakan tanggung jawab moral terhadap masa lalu.

Kita sudah terbiasa dengan hanya melihat di bagian memaafkannya saja. Kemudian berpikir bahwa apabila sudah memaafkan, maka sudah tidak perlu lagi ada akuntabilitas. beliau meninggalkan legasi berupa otoritarian, bentuk otoritarian, dan kehancuran dari institusi-institusi demokratis dan sangat terstruktur,”

Anita.

Penolakan juga datang dari Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (Gemas) yang menilai bahwa Soeharto tidak layak mendapat gelar pahlawan nasional karena rekam jejaknya justru menunjukkan hal sebaliknya.

Perwakilan Gemas, Axel Primayoga, menegaskan bahwa Soeharto bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran HAM berat, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang mengakar selama 32 tahun pemerintahannya.

Kritik senada juga disampaikan oleh Romo Franz Magnis-Suseno, akademisi sekaligus tokoh Katolik terkemuka.

Ia menilai, Soeharto tidak dapat disebut pahlawan karena justru memperkaya diri sendiri dan keluarganya melalui kekuasaan.

Soeharto melakukan korupsi besar-besaran. Ia memperkaya orang-orang terdekatnya, itu bukan ciri seorang pahlawan nasional,”

Romo Magnis.

Latar Belakang Kontroversial

Penolakan terhadap usulan ini juga diperkuat oleh TAP MPR No. XI Tahun 1998, yang secara tegas menyebut Soeharto dan kroninya sebagai pemerintahan yang sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Selama lebih dari tiga dekade berkuasa, Soeharto juga dinilai mengekang kebebasan politik, melakukan represi terhadap oposisi, dan meninggalkan catatan panjang pelanggaran hak asasi manusia.

Polemik mengenai pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto kini menjadi perdebatan publik yang hangat.

Di satu sisi, ia diingat sebagai “Bapak Pembangunan” yang membawa stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Namun di sisi lain, banyak yang menilai warisannya justru berupa otoritarianisme dan kemunduran demokrasi di Indonesia.

Tag:Menerima GelarPahlawan NasionalSoeharto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
1
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar Flores
By Hardani Triyoga
Foto udara sejumlah tenda pengungsian bencana gempa berdiri di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Mega Tokan).
2
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung Ramai Cari Lowongan
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
3
Gempa NTT Bikin Pelabuhan Rusak, Dermaga Roboh hingga Terminal Penumpang Retak
By Natania Longdong
Sarana dermaga di NTT rusak pasca gempa.
4
Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah Terdampak
By Hardani Triyoga
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pelaku kejahatan.
Nasional

Seorang Pria Diamankan Usai Pos Lantas Surabaya Dilempar Molotov, Polisi Bongkar Temuan CCTV

Polda Jawa Timur masih mendalami motif di balik aksi pelemparan benda yang…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
9 jam lalu
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Nasional

Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah Terdampak

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
11 jam lalu
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
Nasional

Mensesneg Ungkap Persiapan Upacara 17 Agustus Sudah 99 Persen, Tinggal Tunggu Momen Sakral

Persiapan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara pada Senin,…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Pegawai dan wisatawan asing melihat gedung Hotel Jayakarta yang rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Sumber: Antara Foto/Gecio Viana/sth/nz)
Nasional

Listrik Flores Dipulihkan Usai Gempa M7,7, PLN Ungkap 11 Gardu Induk Sudah Normal

PT PLN (Persero) memulihkan sistem kelistrikan di wilayah Flores Nusa Tenggara Timur…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up