Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 6 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Fakta Baru Terkuak! DPR Bongkar Ada 19,4 Juta Peserta BPJS PBI Ternyata Salah Sasaran
Nasional

Fakta Baru Terkuak! DPR Bongkar Ada 19,4 Juta Peserta BPJS PBI Ternyata Salah Sasaran

Syifa Fauziahdusep-malik
Last updated: Februari 12, 2026 3:08 pm
Syifa Fauziah
Dusep Malik
Share
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin. (Sumber: owrite.id)
SHARE

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin menyebut ada sebanyak 19,4 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (BPI) BPJS Kesehatan yang tidak tepat sasaran.

Daftar isi Konten
  • Orang Kaya Masuk Daftar BPJS PBI
  • Warga Terkaya Tercatat Penerima PBI

Menurut data kami, mereka adalah orang yang ada di desil 5 ke atas itu jumlahnya 19,4 juta. Ini yang mengakibatkan juga kenapa banyak warga masyarakat yang tidak mampu, yang miskin itu nggak bisa masuk ke PBI karena tertutup 19,4 juta,”

ujar Zainul kepada owrite.

Hal itu, lanjut Zainul yang menjadi penyebab sebanyak 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan dinonaktifkan.

Sebagai informasi, desil merupakan sistem pengelompokan kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 lapisan, mulai dari Desil 1 (paling miskin) hingga Desil 10 (paling mampu).

Zainul mengatakan, menurut data di lapangan banyak pasien penyakit kronis yang mampu tapi menjadi peserta PBI BPJS Kesehatan. Meski demikian, menurut kebijakan pemerintah, selama tiga bulan biaya tetap ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Kalau penyakit kronis ya udahlah selama tiga bulan ini di-cover aja semuanya, mau orang kaya, orang miskin, kalau penyakit kronis kita cover aja. Tapi yang di luar penyakit kronis ini harus dilakukan verifikasi data lebih rigid lagi dan itu harus orang per orang, harus penerima manfaat harus ada klasifikasinya,”

jelas Zainul. 

Lebih lanjut, Zainul mengatakan DPR sendiri akan terus melakukan pengawasan terkait update data kepesertaan agar tepat sasaran. Pihaknya secara rutin akan meminta update dari BPJS Kesehatan dan juga Kementerian Kesehatan melalui forum-forum resmi, seperti Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Selain itu, DPR juga akan melakukan komunikasi secara informal dengan para pimpinan Kemenkes dan BPJS Kesehatan. Bahkan, pihaknya sedang menjadwalkan untuk bisa memanggil Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Sebab menurut Zainul Kementerian Sosial lah yang lebih berwenang.

BPJS Kesehatan dan Kemenkes itu kan cuma user. Kita juga nggak bisa menyalakan BPJS.  Karena BPJS juga kalau tidak ada dalam data PBI, terus kemudian kita Rumah sakit juga, pasti kan ditanya BPJS nih, ketika ada pasien datang ke rumah sakit ditanya beserta BPJS, mandiri atau PBI, ketika pasiennya bilang PBI, kan mesti tanya ke BPJS nih, bener nggak ini peserta PBI. Nah BPJS bilang, enggak kok dia bukan PBI, BPJS pegang dari kemensos, kalau misalnya BPJS, ya dibayarin,”

tutup Zainul.

Orang Kaya Masuk Daftar BPJS PBI

Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin juga mengungkap temuan mengejutkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Ia menyebut masih terdapat warga dari kelompok ekonomi paling atas yang justru tercatat sebagai penerima bantuan iuran. 

Fakta tersebut disampaikan Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu 11 Februari 2026. Ia juga menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembersihan data, masih ditemukan peserta PBI yang berasal dari desil 9 dan 10, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Melihat bahwa ada data-data PBI yang masih kurang tepat, yang sebenarnya masuk di desil 10, 9 dan itu saya bisa, kalau boleh ditampilkan presentasi saya halaman delapan ya,”

kata Budi dalam rapat.

Warga Terkaya Tercatat Penerima PBI

Menurut Budi, hasil dari pemutakhiran data menunjukkan masih ada warga dari kelompok paling mampu yang menerima subsidi negara.

Jadi memang dari data yang sudah di-clean up kemarin, bapak ibu lihat, ada juga orang kaya, paling kaya, desil 10 yang masuk PBI. Nah, data ini masih ada. Nah, kalau orang kaya yang 10 itu masuk PBI, misalnya di situ ada datanya berapa? 1.824 orang desil terkaya mendapatkan PBI, akibatnya ada orang yang harusnya masuk PBI tidak bisa masuk, karena PBI itu kan ada kuotanya sekitar 96,8 juta,”

paparnya.

Menurut Budi, keterbatasan kuota PBI membuat keberadaan warga mampu dalam daftar penerima menjadi masalah serius. Pasalnya, masih banyak masyarakat miskin yang seharusnya mendapatkan bantuan justru belum terakomodasi.

Supaya desil-desil yang tinggi ini jangan masuk ke sana (PBI). Karena masih ada lagi desil 1 sampai 5 yang belum bisa masuk ke PBI,”

katanya.
Tag:BPJSBudi Gunadi SadikinDPRKemensosorang kayaorang miskinPBI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Rakyat Diminta Hemat, BGN Malah Gelar Acara Mewah Hingga Makan Anggaran Rp55 Miliar
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
1
Teddy Banjir Kritik, Pejabat Bertumbangan Diciduk! Kebetulan atau Ada yang Panik?
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang dengan calon siswa saat meninjau bakal Sekolah Rakyat di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Penjompongan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana bakal Sekolah Rakyat yang menampung sebanyak 100 siswa dari keluarga tidak mampu untuk memperoleh pendidikan dengan lingkungan berkualitas. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
2
Bukan Selamat Biasa, Ada Udang di Balik Surat ‘Hadiah Indah’ Eks Wakil BGN Sony Sanjaya
By Rika Pangesti
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
3
Giliran Kepala BGN Nanik Deyang Masuk Radar Kejagung, Bakal Dipanggil Jadi Saksi Korupsi MBG?
By Rahmat Baihaqi
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
4
Dugaan Jual-Beli Sertifikat Halal MBG Terkuak, Kejagung Harus Sikat Semua Pemainnya
By Rahmat Tunny
Ilustrasi sertifikat halal MBG. Dok: Owrite.id
5

BERITA LAINNYA

Mensesneg Prasetyo Hadi bermain catur disela berbincang dengan wartawan di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2025).
Nasional

Silmy Karim Tersandung Kasus, Siapa Penggantinya? Ini Kata Mensesneg

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan hingga saat ini pemerintah belum merencanakan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
12 menit lalu
Petugas kepolisian menggiring Dedy Wiratama (tengah) setibanya di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Nasional

Part-Time Jadi ‘Sniper’ Lapak Sabu di Langgar Samarinda, Bripka Dedy Kini Dipecat

Kanit 3 Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kompol Drago menegaskan tidak ada…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Sejumlah petugas gabungan mengikuti apel pasukan pengamanan Hari Buruh di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026). Polrestabes Surabaya mengerahkan 3.670 petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, dan jajaran pemerintah setempat guna mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh 2026.
Nasional

Draf RUU Polri Buka Jalan Polisi Aktif Duduki Jabatan di OJK, PPATK hingga KPK

Draf Revisi Undang-Undang (RUU) Polri membuka peluang anggota Polri aktif menduduki jabatan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim (kiri) berjalan dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Antara Foto: Dhemas Reviyanto/app/tom)
Nasional

Soal Kasus Suap Izin WNA yang Seret Silmy Karim, DPR Beri Catatan Kritis Ini

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menilai kasus dugaan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up