Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 9 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Ratusan Ribu Guru Madrasah Datangi DPR Tuntut Status PPPK
Nasional

Ratusan Ribu Guru Madrasah Datangi DPR Tuntut Status PPPK

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Februari 12, 2026 11:56 am
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati (Foto: Dok. Parlemen)
SHARE

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati bersama jajaran Pimpinan Komisi VIII DPR RI menerima perwakilan Guru Madrasah Swasta yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM).

Daftar isi Konten
  • Regulasi Sudah Ada, Tinggal Eksekusi
  • Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Jadi PPPK

Dalam audiensi tersebut, para guru menyampaikan tuntutan agar DPR memperjuangkan pengangkatan guru madrasah swasta menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pertemuan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, itu menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait status kepegawaian, kesejahteraan, serta kepastian hukum bagi guru madrasah.

Sari Yuliati menegaskan bahwa persoalan guru madrasah tidak boleh berhenti sebatas pembahasan administratif.

Menurutnya, DPR telah mencermati dan mengidentifikasi pokok persoalan yang disampaikan dalam aksi damai tersebut.

Ia menyebutkan ada dua poin utama dalam upaya penyelesaian masalah guru madrasah swasta.

Kesimpulannya ada dua. Pertama, hal-hal yang keputusannya membutuhkan kerja sama dan sinergi dengan kementerian atau lembaga lain, maka Kementerian Agama perlu melakukan rapat koordinasi lintas kementerian untuk mencari solusi. Kalau seandainya tidak memungkinkan, sampaikan kepada kami, nanti DPR yang akan memfasilitasi rapat koordinasinya,”

ujar Sari usai pertemuan di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Februari 2026.

Ia menegaskan DPR siap memfasilitasi koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian PANRB, Kementerian Keuangan, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) apabila dibutuhkan harmonisasi kebijakan.

Regulasi Sudah Ada, Tinggal Eksekusi

Poin kedua yang disoroti adalah persoalan teknis implementasi kebijakan. Sari mengungkapkan bahwa beberapa regulasi sebenarnya telah disahkan dan ditandatangani, termasuk dukungan anggaran. Namun, pelaksanaannya dinilai belum optimal.

Artinya ada persoalan teknis internal yang harus segera dibereskan. Kalau aturannya sudah ada, keputusannya sudah ada, anggarannya ada, tinggal koordinasi internal saja. Ini lebih mudah dan menurut saya bisa selesai dalam waktu dua minggu,”

tegas Legislator Fraksi Partai Golkar tersebut.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Ketua Umum PGM Indonesia Ahmad Sujaenudin meminta dukungan DPR agar guru madrasah swasta tidak mengalami diskriminasi dalam proses rekrutmen PPPK.

Ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat menggunakan kewenangannya untuk memastikan keadilan bagi guru madrasah.

PGM mengusulkan kebijakan afirmasi melalui program inpassing, yaitu penyetaraan jabatan, pangkat, dan golongan bagi guru non-ASN agar setara dengan guru PNS.

Selain itu, mereka meminta agar guru yang telah diangkat menjadi PPPK tetap dapat mengajar di sekolah asal.

Kami berdiskusi dengan Menpan RB, yang mengatakan mereka hanya melaksanakan kebijakan, sedangkan undang-undangnya ada di DPR. Maka kami berharap ke depan ada langkah konkret untuk itu,”

ujar Ahmad.

PGM juga mengusulkan agar batas usia maksimal rekrutmen ASN yang saat ini 35 tahun diperpanjang menjadi 40 tahun.

Pasalnya, banyak guru madrasah telah melewati batas usia tersebut. Ia menegaskan bahwa keresahan utama para guru terletak pada ketidakpastian gaji dan tunjangan.

Ibu, bapak miris tidak lihat guru honor? Walaupun dia punya sertifikasi, tiap bulan tidak menerima honor. Kalau gajinya jelas, mungkin tidak akan ada aksi,”

ungkapnya.

Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Jadi PPPK

Menanggapi aspirasi tersebut, Kementerian Agama menyampaikan telah mengusulkan pengangkatan sebanyak 630.000 guru madrasah menjadi PPPK.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyatakan bahwa pengajuan tersebut telah dilakukan bahkan sebelum aksi berlangsung.

Kami juga langsung action terkait pengusulan PPPK. Sekarang Pak Menteri sedang memproses dengan kementerian terkait. Angkanya tidak tanggung-tanggung, 630 ribu yang kita usulkan,”

jelas Amien.

Ia menambahkan bahwa proses ini membutuhkan sinkronisasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian PANRB, dan BKN. Meski demikian, pihaknya optimistis dukungan DPR akan mempercepat realisasi kebijakan tersebut.

Saya kira kalau sudah didukung DPR RI, apalagi semua satu visi, tidak ada alasan yang terlalu sulit,”

terangnya.

Isu pengangkatan guru madrasah swasta menjadi PPPK kini menjadi perhatian serius, menyangkut kesejahteraan ratusan ribu tenaga pendidik serta masa depan pendidikan madrasah di Indonesia.

Tag:DPRGuru MadrasahPPPKRegulasiSari Yuliati
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Amien Rais Sentil Prabowo: Kurangi ‘Omon-Omon’, Jangan Demam Panggung Tiap Lihat Mikrofon
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
1
Seskab Teddy Dikritik Keras! Gaya Komunikasi Istana Dinilai Reaktif dan Jadi Bumerang
By Hardani Triyoga
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
2
Pasar Saham Berdarah! IHSG Ambyar ke 5.381, Ratusan Saham Berguguran Senin Pagi
By Anisa Aulia
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
3
Amien Rais Kritik Gaya Pidato Prabowo: Jangan Gebrak-gebrak, Meja Itu Tak Bersalah!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Presiden KSPI Said Iqbal (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
4
Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$144,9 Miliar Imbas Stabilisasi Rupiah dan Bayar Utang
By Anisa Aulia
Gedung Bank Indonesia.
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.
Nasional

Surat Sony ke Kepala BGN Nanik Jadi Sorotan, Makna ‘Hadiah Terindah’ Masih Misteri

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya belum juga menjelaskan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
5 menit lalu
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq
Nasional

Marak Kasus Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Verifikasi Ulang 42.000 Pesantren

Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan verifikasi dan…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
10 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kiri) bersama Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (kanan) berpose usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Nasional

Rencana Nanik Deyang: Moratorium Dapur MBG di Jawa, Gaet Investor Buat Wilayah 3T

Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang langsung membuat gebrakan baru…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
10 jam lalu
Rapat panja
Nasional

Ketok Palu! Usulan Pensiun Polisi 60 Tahun untuk Semua Pangkat Ditolak

Usulan menyamakan usia pensiun seluruh anggota Polri di angka 60 tahun ditolak…

Rika PangestiSyifa Fauziah
By
Rika Pangesti
Syifa Fauziah
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up