Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Komnas HAM: Penembakan Smart Air di Korowai Langgar Hukum Humaniter
Nasional

Komnas HAM: Penembakan Smart Air di Korowai Langgar Hukum Humaniter

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Februari 14, 2026 1:48 pm
Adi Briantika
Ivan Syahruna Lubis
Share
Pesawat Smart Air yang ditembaki OTK di Papua.
Pesawat Smart Air yang ditembaki OTK di Papua. (Sumber: Istimewa)
SHARE

Komnas HAM mengecam keras aksi penembakan terhadap pesawat Smart Air Aviation yang terjadi di Bandara Korowai Batu, Distrik Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah berujar insiden berdarah ini mengakibatkan dua awak pesawat meninggal dunia yakni Pilot Egon Erawan dan Kopilot Baskoro Adi Anggoro. Sementara itu, 13 penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Komnas HAM menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga pilot dan kopilot. Kami mengecam tindakan yang diduga dilakukan Kelompok Sipil Bersenjata atas peristiwa ini, yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun,”

kata Anis dalam keterangan resmi, Jumat, 13 Februari.

Dampak dari peristiwa ini, sejumlah guru dan tenaga kesehatan di Boven Digoel dilaporkan mengungsi, lantaran khawatir adanya serangan lain.

Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Komnas HAM pun mengamati adanya “pola baru” aksi kekerasan dan konflik bersenjata yang kini merambah wilayah Papua Selatan.

Merujuk data Komnas HAM, kelompok yang sama diduga mendalangi serangkaian teror sebelumnya.

Di antaranya penembakan pesawat komersial di Yahukimo (14 Januari) yang menyebabkan gagalnya kunjungan Wakil Presiden, serta pembunuhan seorang warga sipil pekerja bangunan bernama Daniel Datti di SMP YPK Yakpesmi, Kabupaten Yahukimo (2 Februari).

Segala bentuk serangan terhadap warga sipil dalam situasi perang maupun selain perang, oleh aktor negara maupun non-negara, merupakan bentuk pelanggaran HAM dan hukum humaniter internasional. Ini pelanggaran terhadap hak hidup dan rasa aman yang merupakan non-derogable rights (hak yang tidak dapat dikurangi dalam situasi apapun),”

urai Anis.

Selain itu, Komnas HAM juga menyoroti ancaman penyisiran oleh KSB terhadap non-Orang Asli Papua (OAP).

Maka lembaga itu menekankan pentingnya pendekatan keamanan hukum yang terukur dalam menangani konflik Papua.

Merespons situasi ini, Komnas HAM menyampaikan lima desakan kepada para pemangku kepentingan:

Mendesak penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan dan pembunuhan melalui investigasi yang profesional, transparan dan tuntas;

Meminta pemerintah pusat maupun daerah, untuk melakukan langkah perlindungan dan pemulihan bagi korban jiwa maupun luka, dan keluarga korban aksi kekerasan tersebut, berupa pemulihan kesehatan, psikologis, maupun pemberian kompensasi;

Meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan keamanan warga sipil pasca penyerangan, termasuk menjamin perlindungan bagi para petugas pelayanan publik (tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan lain-lain);

meminta kepada Kelompok Sipil Bersenjata agar menahan diri dan tidak melakukan kekerasan, serta mengutamakan penyelesaian permasalahan secara damai. Penggunaan cara-cara kekerasan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun;

Mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog demi terciptanya kondisi HAM yang kondusif di Papua.

Sementara itu, kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) melalui Juru Bicara Sebby Sambom menyatakan bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Pesawat ditembak dan pilotnya dibunuh karena perusahaan penerbangan ini sering angkut pasukan keamanan Indonesia di seluruh tanah Papua,”

kata Sebby kepada owrite, 12 Februari.

Serangan dilakukan oleh pasukan TPNPB Wilayah Pertahanan XVI Yahukimo dari Batalyon Kanibal. ​

Dua pimpinan area tersebut, yang bertanggung jawab atas serangan ini, yaitu ​Brigjen Elkius Kobak (Panglima TPNPB Wilayah Pertahanan XVI Yahukimo) dan ​Mayor Kopitua Heluka (Komandan Operasi) pemimpin pasukan di lapangan.

Beberapa hal yang disampaikan oleh Sebby meliputi:

TPNPB menuding perusahaan penerbangan terkait sering mengangkut pasukan keamanan Indonesia ke berbagai wilayah di tanah Papua;

Penembakan dilakukan karena pilot dianggap tidak mengindahkan peringatan yang telah dikeluarkan oleh Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB sebelumnya;

TPNPB menuduh bahwa pilot-pilot yang bertugas merupakan agen intelijen militer dan polisi Indonesia.

Tag:Anis HidayahHukum HumaniterKomnas HAMKorowaipesawat smart airPilot dan Kopilot
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Ponsel Sony Sonjaya Disita Kejaksaan, Eks Pengacara Sebut Berisi Chatting dan Data Penting Kasus BGN
By Rahmat Tunny
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kiri) didampingi Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri Irjen Pol. Nurworo Danang (kanan) dan Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago (tengah) memberi salam kepada wartawan usai memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Komisi III DPR rapat dengan PPATK terkait pagu anggaran tahun 2027.
Nasional

PPATK Menjerit! Anggaran 2027 Cuma Sepertiga Kebutuhan, Perang Lawan Judi Online Terancam

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluhkan minimnya pagu anggaran tahun…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Anggota DPR Fraksi PKS Nasir Djamil.
Nasional

Nasir Djamil Singgung ‘Money Illusion’ di Polri, Gaji Stabil Tapi Makin Tak Berdaya

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil mengingatkan Polri…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo saat rapat pembahasan anggaran bersama Komisi III DPR RI, Rabu, 17 Juni 2026.
Nasional

Minta Tambahan Rp66,1 T, Polri Siapkan Kendaraan Listrik hingga Pembangunan Polda Papua Tengah

Polri mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun untuk tahun 2027. Sebab, pagu…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up