Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kasus Andrie Yunus, Temuan Bukti Botol Air Keras dan Ultimatum Ungkap Kasus
Nasional

Kasus Andrie Yunus, Temuan Bukti Botol Air Keras dan Ultimatum Ungkap Kasus

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Maret 16, 2026 4:22 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI, Senin, 16 Maret 2026. (Foto:owrite/Adi)
SHARE

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyoroti dugaan kelalaian kepolisian dalam penanganan awal kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. 

Pihak advokasi mendesak penegak hukum untuk segera menangkap pelaku lapangan sekaligus menyeret aktor intelektual di balik serangan tersebut dalam kurun waktu kurang dari tujuh hari.

Perwakilan TAUD, Alghiffari Aqsa, menilai insiden yang menimpa Andrie Yunus bukanlah tindak kriminal biasa, melainkan sebuah kejahatan terencana yang sangat terorganisasi. 

Ia meragukan operasi serangan dengan level sedemikian rupa, murni dilakukan oleh warga sipil tanpa sokongan pihak tertentu.

Kritik tajam diarahkan pada proses olah Tempat Kejadian Perkara yang dilakukan oleh kepolisian. Alghiffari mengungkapkan polisi gagal mengamankan barang bukti krusial di lokasi kejadian. 

Bukti tersebut justru ditemukan oleh saksi di sekitar tempat perkara, yang didampingi oleh tim advokasi ketika melakukan penelusuran mandiri. 

Ketika olah TKP, gelas atau botol yang kami duga untuk menyiram air keras tersebut tidak ditemukan (oleh polisi). Kami menelusuri secara mandiri dan menemukan botol yang diduga kuat berisi cairan berbau sangat keras dan cukup identik dengan bau air keras yang terdapat di badan korban,”

kata Alghiffari, di kantor YLBHI, Senin, 16 Maret 2026. 

Kelalaian ini menjadi catatan tersendiri, meski Tim Advokasi tetap bersikap kooperatif dengan menyerahkan temuan tersebut dan penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan.

Alghiffari menarik garis merah dengan kasus-kasus kekerasan terhadap pembela HAM sebelumnya, seperti kasus Tama Satrya (2010) yang pelakunya tidak pernah tersentuh hukum, serta kasus Novel Baswedan (2017) yang hanya menghukum ringan pelaku lapangan tanpa mengungkap dalang utamanya.

Saya mengatakan ini operasi percobaan pembunuhan karena terorganisir, dan kami menduga pelakunya sangat sulit dibayangkan dilakukan oleh sipil. Kami menduga ada aktor intelektual, ada pemberi dana,”

tegas Alghiffari.

Ia mewanti-wanti agar pengadilan nantinya tidak dijadikan panggung sandiwara, ketika pelaku dalam kasus Novel hanya mengaku bertindak atas dasar sakit hati pribadi demi menutupi motif operasi yang sesungguhnya.

Dengan dukungan bukti yang telah diserahkan serta kemajuan teknologi investigasi, Tim Advokasi mematok target kurang dari tujuh hari bagi kepolisian untuk mengungkap pelaku lapangan.

Kondisi saat ini dinilai lebih menguntungkan dibandingkan kasus tahun 2017. Rekaman kamera pengawas kini lebih jelas, dan kepolisian memiliki fasilitas canggih seperti pengenal wajah serta teknologi Cell Tower Dump yang mampu mendeteksi keberadaan nomor telepon di titik dan waktu tertentu. 

Misalnya ada orang yang berjaga-jaga atau mengawasi Andrie di sekitar LBH pada sekitar jam 11 malam, maka nomor tersebut bisa diidentifikasi. Jika itu dilakukan, kami optimis dalam waktu beberapa hari ke depan, kurang dari 7 hari, itu sudah ditemukan oleh pihak kepolisian,”

kata Alghiffari.

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus korban penyiraman air keras di masa lalu, Novel Baswedan, pun mengutuk keras aksi teror yang menimpa Andrie Yunus. 

Novel tegas menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan biadab yang sangat terorganisir dan memiliki niat untuk membunuh atau membuat korban cacat permanen, serta menegaskan bahwa korban adalah sosok pejuang HAM yang berintegritas dan tidak bekerja untuk kepentingan pribadi.

Andrie Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak,” 

kata Novel di kantor YLBHI, Jumat, 13 Maret.

Melihat pola serangan yang menyasar area krusial tubuh korban, ia meyakini bahwa motif pelaku bukan sekadar memberikan peringatan, melainkan berniat menghilangkan nyawa korban.

Saya yakin maksudnya membunuh. Karena apa? Biasanya pelakunya itu menyiram air keras di area muka. Kalau area muka itu kena air keras, kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal. Paling tidak, pelaku ini menghendaki cacat permanen. Begitu jahatnya pelaku itu. Ini kejahatan yang sangat serius dan biadab,”

tegas Novel. 

Novel juga mengungkapkan dirinya telah melihat rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan analisisnya, kejahatan ini bukanlah tindakan spontan atau sekadar dilakukan oleh dua orang eksekutor lapangan.

Insiden bermula pada pukul 23.37 WIB, Kamis, 12 Maret. Saat itu, Andrie yang sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor berlawanan arah.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga membuat baju yang dikenakannya meleleh. Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung kabur memacu kendaraannya ke arah Jalan Salemba Raya.

Akibat siraman tersebut, Andrie mengalami luka bakar tingkat primer sebesar 24 persen dan masih dirawat di RSCM Jakarta.

Tag:Andrie YunuskontrasPenyiraman Air Keras
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (kedua kanan) dan Serda Edi Sudarko (kanan) menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Nasional

Eks Kepala BAIS Didesak Diperiksa, Dugaan Rantai Komando Kasus Andrie Yunus Disorot

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Polda Metro Jaya memperluas penyelidikan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Rapat DPR Komisi III
Nasional

DPR Minta Semua Polisi Pakai Bodycam Saat Penangkapan, Cegah Polemik Kekerasan Aparat

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mendorong Polri segera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Komisi III DPR rapat dengan PPATK terkait pagu anggaran tahun 2027.
Nasional

PPATK Menjerit! Anggaran 2027 Cuma Sepertiga Kebutuhan, Perang Lawan Judi Online Terancam

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluhkan minimnya pagu anggaran tahun…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up