Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 1 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • prabowo
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Taksir Biaya Massa May Day Tembus Rp45 M, Baranusa: Rakyat Perlu Tahu Sumbernya!
Nasional

Taksir Biaya Massa May Day Tembus Rp45 M, Baranusa: Rakyat Perlu Tahu Sumbernya!

dusep-malikowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 1, 2026 6:21 pm
Dusep
Adi Briantika
Share
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/nz)
SHARE

Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) Adi Kurniawan menyorot dugaan biaya pengerahan peserta aksi dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta Pusat. 

Daftar isi Konten
  • Klaim Tidak Pakai APBN
  • Bela Warga Negara 

Merujuk informasi yang ia ketahui, setiap individu yang hadir memperoleh uang saku sebesar Rp150.000 hingga Rp200.000, ditambah paket sembako sekitar Rp300.000. Dengan demikian, total yang diterima per orang sekira Rp450.000-Rp500.000.

Jika jumlah peserta diperkirakan mencapai 100.000 orang, maka total anggaran untuk pengerahan massa saja menyentuh Rp45 miliar. Angka ini belum termasuk biaya lain seperti penyelenggara acara, panggung, peralatan, transportasi, konsumsi, serta kebutuhan teknis lainnya yang tentu juga memerlukan anggaran besar,”

kata Adi dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 Mei 2026. 

Klaim Tidak Pakai APBN

Di tengah efisiensi anggaran yang terus digaungkan pemerintah, publik berhak mempertanyakan apakah kegiatan ini bersumber dari kocek APBN atau pihak lain. Meski Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea telah mengklarifikasi dengan membantah bahwa perayaan May Day menggunakan dana APBN. 

Gani menegaskan kegiatan tersebut didukung oleh sumber internal organisasi serta pihak lain yang sah, bukan dari anggaran negara.

Pernyataan ini patut dicatat, namun belum sepenuhnya menjawab kebutuhan akan transparansi publik. Jika benar bukan berasal dari APBN, maka menjadi penting untuk menjelaskan secara terbuka sumber pendanaan tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat,”

ujar Adi. 

May Day sejatinya adalah momentum perjuangan buruh—ruang untuk menyuarakan keadilan sosial, kesejahteraan, dan perlindungan hak pekerja. Namun, bila perayaan ini dibayangi isu mobilisasi berbayar dengan anggaran fantastis, maka esensi perjuangan buruh berpotensi terdistorsi.

Baranusa menilai setiap kegiatan besar yang mengatasnamakan rakyat harus berdiri di atas prinsip akuntabilitas dan keterbukaan. 

Transparansi bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban moral dalam menjaga kepercayaan publik,”

ucap Adi. 
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban (kiri), Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kedua kiri), Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri), Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kanan) dan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S)

Bela Warga Negara 

Dalam perayaan satu tahunan ini, Presiden Prabowo mengapresiasi apresiasi atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir bersama di Monas. 

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja, menurut presiden menjadi salah satu fondasi dalam kepemimpinannya. Ia pun berkomitmen untuk terus mengabdikan diri bagi rakyat.

Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia, dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit,”

kata dia. 

Presiden menekankan keberpihakan kepada rakyat merupakan tanggung jawab utama pemerintah yang dipimpinnya dan memastikan bahwa seluruh jajarannya bertekad sama untuk tidak ragu membela kepentingan rakyat. 

Tag:Andi Gani Nena WeaAPBNBaranusaBuruhKSPSImay dayprabowo soebianto
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
KA Argo Bromo Anggrek
Daerah

Terjadi Lagi, Kereta Argo Bromo Tabrak Sebuah Mobil di Grobogan Jateng

Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi menabrak sebuah mobil di perlintasan sebidang JPL 52 KM 29+800, antara Stasiun Panunggalan dan Stasiun Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat,…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read
Ilustrasi pekerja migran
Nasional

Miris, Pekerja Migran RI Masih Rentan Eksploitasi, Migrant CARE Soroti Kebijakan Pemerintah

Dalam momentum May Day 2026, Migrant CARE kembali menyoroti lemahnya perlindungan negara terhadap pekerja migran Indonesia. Organisasi tersebut menilai, hingga kini pemerintah belum mampu memberikan jaminan perlindungan yang komprehensif, terutama…

By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
4 Min Read
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). (Sumber: Unsplash/Wim van 't Einde)
Daerah

Di Balik Pensiun Dini PLTU, ICW Curiga Ada Potensi Mark-Up Kompensasi PLTU

Memperingati Hari Keterbukaan Informasi Publik, organisasi sipil menyoroti defisit transparansi dalam agenda pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara. Klasifikasi rahasia atas dokumen Perjanjian…

By
Dusep
Adi Briantika
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Nasional

Lagi-lagi BGN Bikin Geram Netizen, Pengadaan Anggaran IT MBG Capai Rp1,2 Triliun

Pemberitaan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak henti-hentinya bikin netizen geram.…

dusep-malikSyifa Fauziah
By
Dusep
Syifa Fauziah
2 jam lalu
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Saurlin P. Siagian (kiri) dan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM sekaligus Komisioner Mediasi Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi (kanan).
Nasional

Bukannya Dilindungi Malah Diseleksi, Komnas HAM Semprot Wacana Tim Asesor Pembela Hak Asasi

Menteri HAM Natalius Pigai, merencanakan pembentukan tim asesor untuk menilai dan menetapkan…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban (kiri), Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kedua kiri), Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri), Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kanan) dan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

Prabowo Tanya Manfaat MBG Saat May Day, Jawaban Buruh di Luar Dugaan

Peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
2 jam lalu
Gambar ilustrasi aktifitas kerja wartawan/jurnalis (Gambar dibuat oleh AI)
Nasional

May Day 2026: Ironi Jurnalis Menulis Kebenaran tapi Dibayar Ketidakpastian

Hari Buruh Internasional atau May Day menjadi pengingat bahwa pekerja pers juga…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up