Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part II) Ambisi Avtur Sawit Prabowo: Potensi Deforestasi Hutan dan Risiko Penerbangan
Nasional

(Part II) Ambisi Avtur Sawit Prabowo: Potensi Deforestasi Hutan dan Risiko Penerbangan

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: April 22, 2026 4:14 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Karyawan mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di PT Karya Tanah Subur Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh
Karyawan mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di PT Karya Tanah Subur Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Rabu (1/4/2026). Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO untuk bea keluar dan pungutan ekspor periode 1-30 April 2026 sebesar 989,63 dolar AS per metric ton (MT) atau meningkat 50,76 dolar AS dari periode Maret sebesar 938,87 dolar AS per MT yang disebabkan peningkatan permintaan dan dampak situasi geopolitik di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
SHARE

Mengacu pada data yang dihimpun Auriga, deforestasi di konsesi sawit masih sering terjadi. Berdasarkan catatan Status Deforestasi Indonesia (STADI) 2025, deforestasi di dalam konsesi sawit mencapai 37.910 hektare, lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Penelusuran Auriga pada 2024 juga menunjukkan keterkaitan antara deforestasi di hulu dan industri hilir biodiesel melalui rantai pasoknya.

Pada 2024 Auriga mengidentifikasi perusahaan supplier ke 16 kilang biodiesel di 10 grup usaha. Berdasarkan analisis tersebut, kami menemukan deforestasi seluas 476 ribu hektare terhubung ke kilang biodiesel melalui suppliernya,”

tekannya.

Jika kebutuhan sawit meningkat akibat kebijakan avtur, Auriga memperkirakan pola ekspansi lama akan kembali terulang. Wilayah seperti Kalimantan dan Papua disebut paling rentan karena masih memiliki tutupan hutan luas dan status lahan yang kerap “abu-abu”.

Kalimantan dan Papua menjadi wilayah yang paling rentan. Selain itu, area dengan status lahan yang tidak jelas atau ‘abu-abu’ sering menjadi target karena lebih mudah dikonversi.”

Dalam pandangan Auriga, kebijakan ini berisiko menciptakan paradoks, ingin menurunkan emisi dari sektor penerbangan, tetapi justru berpotensi menaikkan emisi dari sektor kehutanan dan perubahan tata guna lahan.

Memang, kata Sesilia, ada manfaat seperti diversifikasi energi dan pengurangan impor bahan bakar fosil. Namun, jika dicapai dengan mengorbankan hutan, maka Indonesia justru bisa menghadapi masalah yang lebih besar, seperti krisis ekologi, emisi karbon yang tinggi, dan konflik sosial.

(Part I) Ambisi Avtur Sawit Prabowo: Potensi Deforestasi Hutan dan Risiko Penerbangan

Risiko Penerbangan dan Keselamatan Penumpang

Berbeda dengan Auriga yang lebih menyoroti dampak ekologis, Pengamat Tambang dan Energi Ferdy Hasiman melihat wacana avtur dari sawit dan minyak jelantah justru adalah hal yang tidak kalah krusial, di mana risiko teknis dan keselamatan penerbangan menjadi taruhan.

Menurut Ferdy, persoalan utama bukan pada banyak atau tidaknya bahan baku sawit di Indonesia, melainkan pada cara kebijakan ini muncul tanpa didahului landasan riset ilmiah yang memadai untuk kendaraan berisiko tinggi.

Yang paling penting adalah, ini kan mau avtur, ini kan industri penerbangan risikonya tinggi. Uji-cobanya jalan dulu. Jangan langsung-langsung bikin kebijakan,”

ujar Ferdy pada owrite.

Ia menegaskan, avtur bukan bahan bakar yang bisa disamakan dengan uji coba biodiesel di kendaraan darat. Jika di darat kegagalan masih bisa ditoleransi, di udara risikonya menyangkut keselamatan penumpang.

Kalau di kendaraan darat mungkin risikonya tidak terlalu tinggi. Ini udara, ini gila ini. Potensi sawit kita besar, tapi menurut saya kalau masuk ke dalam avtur, itu sangat rentan. Harus melalui penelitian yang panjang,”

tegasnya.

Ferdy juga mempertanyakan apakah sudah ada riset yang benar-benar membuktikan bahwa biodiesel sawit yang dikonversi menjadi avtur bisa memiliki kualitas setara dengan avtur berbasis fosil yang selama ini dipakai.

Ada nggak penelitian bahwa memang sawit itu biodiesel, kalau dikonversi jadi avtur, itu bisa nggak dijadikan avtur dan kualitasnya seperti yang selama ini dari BBM? Kan itu yang paling penting,”

tekannya.

Ia bahkan menyinggung pengalaman uji coba biodiesel di sektor tambang yang menuai banyak keluhan terkait performa mesin.

Selama ini ada uji coba biodiesel itu di kendaraan tambang. Banyak yang mengeluh bahwa mesin mobilnya nggak terlalu bagus kalau pakai itu. Itu di darat. Ini di udara,”

ujarnya.

Bagi Ferdy, kebijakan seperti ini tidak boleh lahir dari wacana spontan di podium, melainkan harus melewati kajian teknokratis yang panjang dan uji coba bertahun-tahun.

Kebijakan itu nggak boleh muncul dari kepala tiba-tiba saja. Harus ada kajian dulu, uji coba dulu. Karena ini industri yang sangat berisiko, penerbangan.”

Ia juga menyoroti aspek keekonomian yang menurutnya sering luput dibahas. Ferdy meragukan klaim bahwa avtur dari sawit atau jelantah akan lebih murah. Malah, bisa jadi lebih mahal, yang akan berujung naiknya harga tiket pesawat.

Kenaikan harga avtur, kata dia, juga akan berdampak langsung pada harga tiket dan sektor pariwisata, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia yang sangat bergantung pada konektivitas udara.

Avtur itu motor penggerak ekonomi Indonesia. Negara kepulauan butuh mobilitas manusia. Kalau pesawat mahal, orang menunda bepergian. Pariwisata bisa terpukul.”

Ferdy justru melihat prioritas kebijakan energi seharusnya menjaga stabilitas avtur yang ada saat ini, bukan bereksperimen dengan bahan bakar baru yang belum teruji.

Prioritas BBM itu untuk avtur dulu supaya penerbangan tidak terganggu. Biodiesel boleh untuk kendaraan darat, tapi jangan coba-coba dulu ke avtur.”

ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dorongan masif terhadap sawit untuk kebutuhan energi berpotensi memicu pembukaan lahan baru. Kalau penggunaan sawit lebih tinggi, pasti penggunaan lahannya lebih tinggi. Kemungkinan besar akan terjadi pembukaan lahan baru.

Bagi Ferdy, semua ini menunjukkan pentingnya peran teknokrat energi di sekitar pengambil kebijakan agar keputusan tidak lahir dari wacana politik semata.

Yang paling penting itu orang-orang teknokrat harus menjelaskan secara jernih. Baru keputusan diambil. Jangan (bikin) kebijakan yang belum berdasarkan penelitian panjang,”

tutupnya.
Tag:AvturEditoriallimbahminyak gorengminyak jelantahpenerbaanganPesawatPrabowo SubiantoPresidensawitSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pesawat dari Maskapai Penerbangan Belanda KLM. (Sumber: Unsplash/David Syphers)
Internasional

Harga Avtur Meroket, Maskapai Ini Batalkan 150 Penerbangan hingga Mei 2026

Salah satu maskapai asal Belanda, yakni KLM Royal Dutch Airlines telah membatalkan lebih dari 150 penerbangan Eropa karena kenaikan biaya bahan bakar pesawat (avtur). Maskapai tersebut tidak akan mengoperasikan 80 penerbangan pulang…

By
Iren Natania
Dusep
2 Min Read
Dua guru besar perempuan Universitas Mercu Buana (UMB) dikukuhkan pada Selasa, 21 April 2026, bertepatan peringatan Hari Kartini.
Megapolitan

Universitas Mercu Buana Kukuhkan 2 Guru Besar Perempuan di Hari Kartini

Universitas Mercu Buana (UMB) resmi mengukuhkan dua guru besar perempuan pada Selasa, 21 April 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Prosesi ini berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Tower, Kampus…

By
Ani Ratnasari
Ivan
2 Min Read
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Perang AS-Iran Panjang, Gubernur BI Ramal Ekonomi Dunia Melambat dan Inflasi Naik

Bank Indonesia (BI) merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini. Ekonomi dunia diproyeksi melambat ke 3 persen, dan inflasi naik ke 4,2 persen akibat memburuknya perang di…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ke atas truk di perkebunan kelapa sawit Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (26/3/2026). Badan Pusat Statistik mencatat ekspor crude palm oil (CPO) pada Januari 2026 mengalami peningkatan 59,63 persen menjadi 2.514 ribu ton atau senilai 2,29 miliar dollar AS dibandingkan pada januari 2025 sebesar 1,485 ribu ton senilai 1,75 miliar dollar AS.
Nasional

(Part I) Ambisi Avtur Sawit Prabowo: Potensi Deforestasi Hutan dan Risiko Penerbangan

Presiden Prabowo Subianto berambisi ingin membuka pusat-pusat pengolahan untuk mengubah kelapa sawit…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 jam lalu
Ketua DPR RI Puan Maharani saat melakukan konfrensi pers
Nasional

Konflik Meningkat, DPR Desak Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan prajurit Indonesia harus menjadi…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
6 jam lalu
Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) menerima berkas pembahasan dari Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Bob Hasan (kiri) disaksikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Saan Mustopa (kedua kiri) saat Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Ketok Palu! DPR Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
6 jam lalu
Gas LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Resmi Naik. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Nasional

Pemprov DKI: Stok LPG Nonsubsidi Aman, Distribusi Tetap Normal

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan ketersediaan LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg dan…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up