Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kuartal I-2026 sebesar Rp55,34 triliun. Jumlah itu sudah 16,5 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang sebesar Rp335 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, program ini akan terus berjalan dengan memastikan anggaran dibelanjakan lebih efisien. Dia memastikan, tidak akan ada lagi realisasi belanja MBG yang bocor.
Ini program yang terus berjalan dan kita akan pastikan nanti belanjanya lebih efisien, dalam pengertian Pak Dirjen Anggaran akan lihat belanjanya ada yang aneh-aneh atau enggak, dengan software yang lebih baik lagi,”
ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Adapun untuk jumlah penerima Program MBG hingga Maret 2026 mencapai 61,8 juta penerima manfaat. Dari jumlah itu sebanyak 49,5 juta penerima merupakan siswa, dan 12,3 juta adalah non siswa,
Belum lama ini heboh terkait pengadaan 25.000 unit motor listrik yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,”
ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Dadan menuturkan, untuk harga pembelian motor listrik yakni sebesar Rp42 juta, atau di bawah harga pasaran yang sebesar Rp52 juta. Saat ini realisasi pengadaan motor listrik sebanyak 21.800 dari target 24.400.
Harga pasaran Rp52 juta, tapi kita beli kalau nggak salah Rp42 juta di bawah harga pasaran,”
tuturnya.




