Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Prabowo Dorong Reformasi Polri, KPRP Rekomendasikan Perubahan Kultural dan Manajerial
Nasional

Prabowo Dorong Reformasi Polri, KPRP Rekomendasikan Perubahan Kultural dan Manajerial

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 7, 2026 10:08 am
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
Share
Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Dalam konferensi pers tersebut, tim KPRP menjelaskan laporan dan rekomendasi tim KPRP kepada Presiden terkait tata kelola, kepemimpinan, pengawasan dan transformasi digital institusi Polri.
Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Jenderal Pol (Purn) Ahmad Dofiri menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Dalam konferensi pers tersebut, tim KPRP menjelaskan laporan dan rekomendasi tim KPRP kepada Presiden terkait tata kelola, kepemimpinan, pengawasan dan transformasi digital institusi Polri. (ANTARA FOTO/Fauzan/bar)
SHARE

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Ahmad Dofiri menyatakan Presiden Prabowo ingin mereformasi seluruh lembaga pemerintahan, salah satunya instansi kepolisian.

Daftar isi Konten
  • Struktural
  • Instrumental 
  • Kultural
  • Tata Kelola
  • Kepemimpinan Kapolri
  • Kepengawasan

Prabowo menilai Korps Bhayangkara yang paling sering mendapat sorotan sekaligus sebagai instansi juga yang paling dekat berinteraksi dengan masyarakat.

“Mengapa dimulai dari Polri? Karena yang paling disorot itu adalah aparat penegak hukum dan Polri merupakan garda terdepan dari aparat penegak hukum. Oleh karena itu Presiden menyampaikan ‘Oke, kita mulai dari Polri’,”

ijar Dofiri di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 6 Mei 2026.

Presiden juga menaruh perhatian dalam bidang ketahanan pangan, energi, air, permasalahan korupsi, serta kekayaan negara. Maka, visi dan misi kepala negara itu juga harus diemban oleh semua lembaga pemerintah termasuk Polri.

“Di situlah pentingnya Polri selaku aparat penegak hukum, karena ada sangkut paut dengan itu,”

kata Dofiri.

Reformasi Polri juga menitikberatkan untuk menjaga stabilitas hingga menjaga keamanan dengan penuh integritas dan idealisme yang tinggi. Dalam rapot Komisi Reformasi Percepatan Polri yang dikerjakan sejak tiga bulan lalu, pihaknya telah menyerap aspirasi dari 154 kelompok dari Jakarta, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.

Merujuk “hasil belanja” aspirasi itu, Komisi mendapatkan dua aspek yang harus digarisbawahi yaitu kelembagaan dan manajerial

Pada aspek manajerial tersusun ada tiga ranah yakni struktural, instrumental, dan kultural. Dofiri bilang ranah kultural Polri sering jadi perbincangan.

“Perilaku atau budaya yang ditengarai banyak bermunculan yang menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat pada Polri karena apa? Ulah anggota Polri yang perilakunya kurang bagus,”

ucap dia.

Dia menegaskan dari ketiga ranah itu, Polri tidak mengalami peningkatan yang signifikan sejak reformasi pertama yang dilakukan pada tahun 2000. 

Struktural

Berdasarkan hasil asesmen Komisi, kedudukan Polri tetap di bawah kepemimpinan langsung presiden tanpa dibentuk lembaga atau kementerian baru.

“Usulan terkait apakah perlu ada kementerian, di bawah kementerian keamanan (maupun) kementerian kepolisian, itu tidak direkomendasikan. Jadi kedudukan (Polri) tetap di bawah Presiden,”

tegas Dofiri.

Instrumental 

Dalam hal instrumental, Komisi meminta adanya regulasi atau menata kembali aturan yang sudah ada, seperti perubahan Peraturan Pemerintah, Peraturan Kapolri, dan Peraturan Polri; serta diharapkan memiliki standar dalam pengadaan Alat Material Khusus di tingkat Mabes hingga Polsek.

“Apa-apa saja yang dibutuhkan paling tidak dalam standar minimal,”

kata Dofiri.

Kultural

Selanjutnya, berdasarkan temuan Komisi, problem kultural sering mendapat sorotan tajam dari publik. Ada beberapa hal yang jadi perbincangan yaitu budaya kekerasan, koruptif, fanatisme esprit de corps, militersitik, impunitas, tutup mulut (silent blue code). Maka Polri diharapkan untuk menguatkan paradigma melalui lembaga pendidikan dan menghilangkan budaya aktual negatif.

Tata Kelola

Dalam aspek tata kelola, muncul perihal pembinaan dan operasional. Segi pembinaan pun tidak terlepas dari aspek sumber daya manusia. Dofiri berujar banyak anggota Polri setelah direkrut kemudian menjalani pendidikan tidak jelas saat meniti kariernya. Bahkan untuk mengakhiri kariernya, polisi itu tak mendapatkan tempat dinas yang jelas.

Bahkan dalam hal rekrutmen, Kerap ditemukan calon anggota Polri mendaftar karena mendapatkan jalur kuota khusus. Lantas Komisi meminta Polri agar pengumuman tes calon anggota harus one day service guna menghindari perlakuan khusus.

Berikutnya, dalam pembinaan karier yang dinilai bersinggungan dengan praktik jual-beli jabatan.  

“Ke depan harus diatur melalui mekanisme berkaitan pembinaan karier. Harus ada rekam jejak, jenjang karier, talent pool, dan lain sebagainya,”

kata Dofiri.

Lanjut pada bidang operasional, Komisi menyoroti pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakkan hukum, serta perlindungan pengayoman masyarakat. Sebagai garda terdepan masyarakat, Polri harus mengedepankan deeskalasi; dan menggunakan standar perlaatan yang lebih humanis, khususnya dalam menyikapi aksi unjuk rasa.

Perihal penegakkan hukum harus ada teknologi terdigitalisasi yang mampu merekam dari segi pelaporan, progres penyelidikan, hingga penyidikan.

Kepemimpinan Kapolri

Komisi, melalui rekomendasi, memutuskan agar Kapolri harus tetap melalui proses fit and proper test dan atas persetujuan dari DPR. Meski demikian, untuk masa jabatan Kapolri, KRPP menyerahkan keputusan itu kepada presiden, serta menegaskan calon Kapolri harus memiliki jenjang karier yang jelas dan panjang, juga sudah melalui pembinaan sejak pangkat Komisaris Jenderal.

“Misalnya suatu saat nanti mengganti Kapolri, cari saja (jenderal) bintang 3. Bintang 3 itu sudah melalui jenjang karier yang mumpuni,”

jelas Dofiri.

Kepengawasan

Di bidang kepengawasan, sejatinya Polri telah memiliki tiga Direktorat yang saling mengawasi yaitu Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum), Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam), dan Pengawasan Penyidikan (Wassidik). Maka, Komisi meminta agar ketiga pengawas itu bisa dilebur menjadi satu.

“Rekomendasi ini salah satunya adalah posisi Inspektorat itu gerbang atau garda terdepan bidang pengawasan, yang akan mengkoordinasikan pengawasan-pengawasan yang lain,”

tambah Dofiri.

Polri juga memiliki pengawas eksternal yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Menurut Dofiri, Kompolnas memiliki kedudukan yang sangat strategis, sebab merupakan lembaga yang merumuskan kebijakan dan strategi. Ke depan, fungsi Kompolnas harus diperkuat, bahkan anggota maupun komisionernya harus terlepas dari jabatan sebelumnya.

“Kalau selama ini masih ada pejabat, ada beberapa menteri yang duduk (dalam kepengerusan) di situ,”

kata Dofiri.

Tag:BhayangkaraKapolriKomisi Percepatan Reformasi PolriKompolnasKPRPPolriprabowoReformasi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Listrik Padam di Banyak Daerah, Bahlil Beri Ultimatum Keras ke Bos PLN
By Natania Longdong
Ilustrasi aktivitas masyarakat terganggung karena adanya pemadaman listrik.
1
Bahlil Bantah Krisis Batu Bara Pemicu Pemadaman Listrik Bergilir: Di Mana Kurangnya?
By Natania Longdong
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.
2
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi! Dunia Waswas Usai AS Gagal Kendalikan Israel
By Natania Longdong
Data pergerakan kapal di selat hormuz.
3
Jepang Menggila! Tunisia Dibantai 4-0, Rekor Bersejarah Piala Dunia Langsung Pecah
By Hardani Triyoga
Pemain Timnas Jepang lakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Tunisia.
4
Tekanan Internal Memuncak, Masa Depan Keir Starmer sebagai PM Inggris di Ujung Tanduk
By Natania Longdong
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
5

BERITA LAINNYA

Roy Suryo saat jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Nasional

Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Dipindah ke Rutan, Tahap Dua Kasus Ijazah Jokowi Bakal Dimulai

Proses hukum yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
3 jam lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Nasional

Prabowo Didorong Terangi Daerah 3T, Bahlil: Semua Warga Berhak Nikmati Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerataan akses…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Ilustrasi rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Nasional

Pakar Soroti Aturan Batas Gaji MBR: Harus Ada Skema Jelas, Jangan Sampai jadi Beban APBN

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
8 jam lalu
Mahasiswa Trisaksi dan Esa Unggul di depan gedung DPR RI. (Sumber: Owrite/Fauzi-Tunny)
Nasional

(Galeri Foto) Massa Aksi Mahasiswa Trisakti-Esa Unggul Bawa Tuntutan TRITURA ke DPR

Demonstrasi mahasiswa kembali menghampiri kawasan Gedung DPR RI, Kompleks Senayan, Jumat, 19 Juni 2029.  Demonstrasi…

Muhammad FauziRahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Muhammad Fauzi
Rahmat Tunny
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up