Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Dana MBG 2025: Dari Rp85 Triliun Cuma Terserap 60 Persen, Sisanya ke Mana?
Nasional

Dana MBG 2025: Dari Rp85 Triliun Cuma Terserap 60 Persen, Sisanya ke Mana?

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 21, 2026 10:16 am
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminuddin.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminuddin. (Owrite.id/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025 mengendap dalam rekening yayasan.

Daftar isi Konten
  • Belum Ada Hasil
  • Potensi Rasuah dan Manipulasi
  • Tidak Tepat Sasaran

Hal itu diungkapkan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminuddin dalam diskusi yang diselenggarakan di kawasan Anyer, Banten, Kamis, 21 Mei 2026. Aminudin menyebut BGN hanya menyerap anggaran 60 persen dari Rp85 triliun. Sementara pada 2026, anggaran MBG melonjak menjadi Rp268 triliun.

“Dari Rp85 triliun yang dianggarkan, yang terserap hanya sekitar sekitar Rp61 triliun. Akhirnya apa? Sisa duit mengendap di rekening yayasan-yayasan seluruh Indonesia yang memiliki SPPG,”

ucap Amin.

KPK menduga dana yang mengendap itu disimpan dalam bentuk giro di tabungan disertai bunganya. Iman berpendapat pendanaan progam MBG menyunat dari sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Hal tersebut menyebabkan pengampu dari masing-masing sektor itu merasa heran.

KPK menyoroti Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak mendapatkan mandat besar dari Presiden Prabowo Subianto dengan dana jumbo untuk program MBG meski baru resmi dibentuk dan berdiri pada 15 Agustus 2024.

Dengan kondisi tersebut, BGN belum memiliki regulasi yang kuat dan berpotensi pelaksanaannya tidak berada di jalur yang benar. Potensi paling buruk, program MBG bukannya untung malah buntung.

“Lembaga baru berdiri, infrastruktur belum siap, organisasi dan regulasinya juga belum siap (tapi) mendapat amanat cukup besar dengan anggaran jumbo untuk tahun 2025 sekitar Rp85 triliun,”

kata Iman.

“Anggarannya jumbo itu yang menyebabkan KPK masuk karena melekat. Ketika suatu proyek dengan anggaran jumbo maka risiko terjadinya penipuan, terjadinya korupsi pun pasti akan tinggi,”

tambah dia.

Belum Ada Hasil

Selama pelaksanaan program MBG tahun 2025, KPK belum mengeluarkan hasil yang jelas. Sejatinya, program usungan Presiden Prabowo itu ditujukan untuk mengentaskan masalah stunting, khususnya pada masyarakat miskin dan menciptakan generasi emas untuk tahun 2045.

Dalam pelaksanaannya, KPK menjumpai tolok ukur keberhasilan MBG adalah dengan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Jadi rasa-rasanya tidak pas ketika hasilnya diukur dari seberapa banyak jumlah penerima MBG, padahal tujuannya adalah agar orang-orang yang malnutrisi, stunting, ibu-ibu hamil, balita kurang gizi, ibu-ibu menyusui itu dapat asupan gizi yang cukup yang seimbang,”

ucap Iman.

Potensi Rasuah dan Manipulasi

Sejauh ini, menurut Iman, program MBG belum memiliki lembaran cetak biru untuk jangka pendek, menengah, dan panjang. Bahkan belum memastikan capaian. Dampak dari fenomena itu MBG terkesan lemah.

“Tidak ada tolok ukur keberhasilan yang dapat diverifikasi oleh publik termasuk oleh KPK,”

kata dia.

Belum ada hasil yang jelas, KPK memprediksi program MBG berpotensi jadi ladang rasuah. lantaran dinilai terlalu banyak campur tangan dari pemangku kebijakan.

“Adanya ruang diskresi yang terlalu luas dari para pengambil kebijakan yang mengampu program MBG. Ini juga membuka ruang terjadinya transaksional,penipuan, dan korupsi,”

tegas Iman.

Tidak Tepat Sasaran

Komisi Antirasuah pun menyoroti potensi tingginya ketidaktepatan sasaran dalam program MBG. Umpama, masyarakat berekonomi cukup justru mendapatkan MBG. Sebaliknya, masyarakat ekonomi lemah malah luput jadi target penerima manfaat. Maka, seharusnya ada mekanisme tepat dalam pemilihan penerima manfaat.

“Seharusnya dikoneksikan dengan data Kementerian Kesehatan. Mereka punya peta daerah-daerah dengan tingkat stunting tinggi, nilai gizi tinggi dan seterusnya,”

tutur Iman.

Kemudian, dari segi desain kebijakan, program MBG hanya berpangku pada mekanisme bantuan pemerintah. KPK menemukan regulasi pertanggungjawaban BGN terputus setelah menyalurkan dana kepada pihak yayasan.

Padahal pertanggungjawaban BGN masih panjang, misalnya memantau pihak yayasan, SPPG, dapur, hingga bahan baku dari para vendor maupun penyuplai.

“Dalam praktiknya, BGN selesai mempertanggungjawabkan keuangannya ketika duit sudah sampai kepada akun virtual yayasan. Padahal dalam prosesnya bukan cuma sampai di situ,”

ucap dia

Tag:AnggaranBGNfraudGenerasi EmasGiziKorupsiKPKMalnutrisiMBGSPPGStuntingyayasan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
2
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
Nasional

72 Tersangka Karhutla Ditetapkan, DPR Desak Semua Perusahaan Diaudit

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah segera…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
12 jam lalu
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

Karhutla Mengganas, DPR Sentil Pemerintah Jangan Asal Salahkan Masyarakat Lokal

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Barat, menjadi sorotan…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
13 jam lalu
Sejumlah petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap pesawat tempur Sukhoi di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).
Nasional

Rem Bermasalah Saat Test Flight, Sukhoi TNI AU Tergelincir

Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin, Maros,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
13 jam lalu
Foto udara bekas tebangan kayu yang terbakar di Tenam, Batang Hari, Jambi.
Nasional

Pemerintah Jangan Cuma Padamkan Api, Lakukan Mitigasi Agar Karhutla Tak Selalu Berulang

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up