Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 15 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Teddy Bilang Harga Pertamax di RI Jauh Lebih Murah, Pakar: Bagi Rakyat Mahal!
Nasional

Teddy Bilang Harga Pertamax di RI Jauh Lebih Murah, Pakar: Bagi Rakyat Mahal!

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 15, 2026 12:11 pm
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
Share
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang dengan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 19 Jakarta Pusat saat berkunjung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma)
SHARE

Pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya soal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding negara lain jadi sorotan. Dari data, omongan Teddy dinilai justru kontras.

Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Faisal Sallatalohy menilai dari sejumlah data menunjukkan persoalan kemiskinan energi di Indonesia masih berada di tingkat yang mengkhawatirkan.

Faisal menyampaikan dari hasil perhitungan menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dengan pendekatan pengeluaran energi, Multidimensional Energy Poverty Index, serta konsumsi listrik minimum, sebanyak 53 persen rumah tangga Indonesia tergolong miskin energi dari sisi beban pengeluaran.

Adapun, sekitar 22 persen rumah tangga masuk kategori miskin energi berdasarkan indikator konsumsi listrik minimum.

Baca juga:
Rupiah Mulai Perkasa Rp17.732 per Dolar AS Awal Pekan, Harapan… Nilai tukar rupiah dibuka berotot pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Rupiah…
Pengamat Minta Seskab Teddy Setop Asbun, Jangan Lagi Bicara Soal… Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang menyebut kenaikan harga BBM…
Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial… Gelombang kenaikan harga bahan pokok yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan, mulai…
  • Rupiah Mulai Perkasa Rp17.732 per Dolar AS Awal Pekan, Harapan Damai AS-Iran…
  • Pengamat Minta Seskab Teddy Setop Asbun, Jangan Lagi Bicara Soal BBM
  • Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial Mengintai

Beban Rakyat

Menurut Faisal, angka itu menunjukkan bahwa persoalan utama bukan sekadar ketersediaan energi. Namun, juga karena mahalnya biaya yang harus ditanggung rakyat untuk mengakses kebutuhan energi sehari-hari.

Data tersebut secara langsung menunjukan, bahwa kemiskinan energi Indonesia tergolong tinggi. Di mana biaya akses energi yang mahal menjadi penyebab utama kemiskinan,”

kata Faisal kepada Owrite, Senin, 15 Juni 2026.
Seskab Teddy Dikritik Keras! Gaya Komunikasi Istana Dinilai Reaktif dan Jadi Bumerang

Faisal mengkritisi pernyataan Seskab Teddy soal BBM pertamax di Indonesia dengan negara lain.

Dia bilang, pendekatan itu tak cukup untuk menjelaskan beban yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Berbicara soal harga BBM, tidak cukup hanya dengan membandingkan harga dengan negara lain. Tapi, soal apakah besaran harga itu sesuai dengan daya beli rakyat, setara dengan pendapatan rakyat,”

ujar Faisal.

Faisal mengatakan ukuran keberhasilan kebijakan energi seharusnya dilihat dari kemampuan masyarakat membeli energi. Hal itu tanpa mengorbankan kebutuhan pokok lainnya.

Percuma harga BBM murah jika dibandingkan negara lainnya. Tapi, ternyata bagi rakyat sendiri, harga tersebut terbilang mahal, memukul rakyat,”

jelas Faisal.
Baca juga:
Kejutan di Piala Dunia 2026, Maroko Bikin Brasil Frustrasi Laga… Brasil gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026…
Ribuan Calon Dokter Terancam Gagal Lulus, DPR Desak Perbaikan Sistem Ukom… Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, mendesak pemerintah segera membenahi sistem…
Usai Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta Pemerintah Jangan Sentuh… Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax hingga 32 persen memicu kekhawatiran akan…
  • Kejutan di Piala Dunia 2026, Maroko Bikin Brasil Frustrasi Laga Berakhir Imbang
  • Ribuan Calon Dokter Terancam Gagal Lulus, DPR Desak Perbaikan Sistem Ukom dan UKT…
  • Usai Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta Pemerintah Jangan Sentuh Harga Pertalite

Buktinya kemiskinan energi Indonesia cukup tinggi dengan faktor utama disebabkan masalah harga yg cenderung mahal,”

lanjut Faisal.

Dalam kritiknya, Faisal juga meminta pejabat publik seperti Teddy lebih berhati-hati saat bicara mengenai isu yang menyangkut langsung kehidupan masyarakat.

Oleh sebab itu, Seskab Teddy harusnya lebih bijaksana, lebih rasional dan lebih berakal,”

tuturnya.

Sebelumnya, Seskab Teddy menyampaikan harga Pertamax atau BBM dengan oktan (RON) 92 di Indonesia lebih murah dibandingkan negara lain.

Teddy bilang untuk harga Pertamax saat ini dibanderol Rp16.250 per liter. Ia membandingkan dengan harga BBM RON 92/95 sejenis di Filipina yang sudah menembus Rp 22.158.

Pun, di Laos sudah mencapai Rp31.945; Thailand Rp28.910, lalu di Singapura di level Rp 42.971.

Teddy mengatakan status Pertamax adalah salah satu jenis BBM non-subsidi. Meski harga minyak dunia sudah melonjak sejak Maret 2026. pemerintahan Presiden Prabowo Subianto malah menahan kenaikan harga Pertamax selama berbulan-bulan.

Untuk jenis harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar masih sama atau tidak naik.

Tag:Harga BBMHeadlinePakarpertamaxSekretaris KabinetTeddy Indra Wijaya
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Jokowi Jadi Tumpuan PSI, Taruhan Besar Menuju 2029 atau Sekadar Judi Politik?
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana saat nonton laga Semifinal Timnas U-19 vs Australia di Medan.
1
Trump Klaim Deal Damai dengan Iran, Selat Hormuz Bakal Dibuka Gratis Tanpa Biaya Tol
By Hardani Triyoga
Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: AI).
2
Debutan Piala Dunia Jadi Korban, Jerman Pesta Tujuh Gol di Laga Perdana
By Hadi Febriansyah
Pertandingan antara Jerman vs Curacao pada Piala Dunia 2026
3
Korupsi MBG: Gak Cuma Incar Pelaku, Kejagung Bakal Kuras Aset Komplotan Dadan Hindayana
By Rahmat Baihaqi
Peserta aksi yang tergabung dalam Lingkar Aspirasi Publik (LAP) mengibarkan bendera Merah Putih saat unjuk rasa di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026).
4
Bor Ratusan Sumur hingga Caplok Aset Aljazair: PHE ‘Panen’ US$2,17 Miliar Selama 2025
By Natania Longdong
Petugas Pertamina di lapangan.
5

BERITA LAINNYA

Kembali Temukan Alat Pelacak
Nasional

Belum Tuntas Diusut, Eks Ketua BEM UGM Kembali Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya

Mantan Ketua BEM KM UGM 2025, Tiyo Ardianto mengaku kembali menemukan alat…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
Pekerja media yang tergabung dalam Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) membentangkan spanduk saat mengikuti unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kompleks Kantor Gubernur Jateng dan DPRD Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026). Aksi yang dihadiri aliansi masyarakat sipil, mahasiswa, gabungan serikat pekerja, dan pekerja media itu menyuarakan berbagai tuntutan diantaranya yaitu penghapusan sistem alih daya (outsourcing), upah layak dan perlindungan terhadap jurnalis serta peningkatan kesejahteraan buruh seluruh Indonesia.
Nasional

Tempo Digempur Hampir 25 Juta Serangan Siber, KKJ: Pers Mulai Dibungkam

Serangan siber besar-besaran kembali menghantam portal berita Tempo. Dalam kurun waktu beberapa…

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Rahmat Tunny
Dusep Malik
22 jam lalu
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
Nasional

Pengamat Minta Seskab Teddy Setop Asbun, Jangan Lagi Bicara Soal BBM

Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang menyebut kenaikan harga BBM…

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Rahmat Tunny
Dusep Malik
1 hari lalu
Eks Ketua Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto temukan GPS di mobilnya. (Sumber: IG Tiyo Ardianto)
Nasional

Viral! Tyo Ardianto Temukan GPS Tracker Misterius di Mobil Setelah Ikut Demo Gejayan

Temuan alat pelacak di mobil Eks Ketua Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa Universitas…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up