Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Wanti-wanti Mentan ke Produsen Benih: Jangan Coba Main-main!
Nasional

Wanti-wanti Mentan ke Produsen Benih: Jangan Coba Main-main!

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 17, 2026 8:30 pm
Anisa Aulia
Amin Suciady
Share
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bar)
SHARE

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengultimatum akan menindak tegas, seluruh produsen dan penyedia benih perkebunan agar tidak bermain-main dalam pelaksanaan program pemerintah. Hal ini terutama terkait kualitas, jumlah, dan ketepatan distribusi benih kepada petani.

Daftar isi Konten
  • Anggarkan Rp9,95 Triliun
  • Terus Evaluasi

Amran mengatakan, akan menindak tegas setiap pelanggaran, mulai dari pencoretan sebagai mitra hingga proses hukum.

Jangan coba-coba bermain dengan kualitas benih, jumlah benih, ataupun proses pengadaannya kalau ada yang melanggar, kami tidak akan kompromi. Kami minta Satgas, aparat penegak hukum, KPK, TNI, dan Polri ikut mengawal,”

ujar Amran dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.
Baca juga:
Mentan Pede Bakal Swasembada Bawang Putih Selama Tiga Tahun, Begini… Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan, swasembada bawang putih berjalan dalam tiga tahun. Untuk…
Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan… Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan terhadap praktik mafia pangan. Penguatan pengawasan dilakukan…
Sedang Umrah, Mentan Amran Tetap Perintahkan Satgas Pangan Sikat Mafia Meski sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci, Menteri Pertanian Amran Sulaiman…
  • Mentan Pede Bakal Swasembada Bawang Putih Selama Tiga Tahun, Begini Caranya
  • Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan Penimbunan
  • Sedang Umrah, Mentan Amran Tetap Perintahkan Satgas Pangan Sikat Mafia

Anggarkan Rp9,95 Triliun

Amran menjelaskan, pengawasan ketat dilakukan karena pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,95 triliun untuk program penyediaan dan pengembangan bibit komoditas perkebunan strategis yang disalurkan melalui Kementerian Pertanian.

Ini program strategis dengan anggaran hampir Rp10 triliun, tidak boleh ada yang bermain-main. Uang negara harus benar-benar sampai kepada petani dalam bentuk benih yang berkualitas dan sesuai spesifikasi,”

katanya.
Was-was Masuk Periode El Nino, Mentan Amran Siapkan Lima Jurus Jaga Pangan

Menurutnya, seluruh penyedia benih harus bertanggung jawab penuh terhadap kontrak yang telah disepakati dan memastikan benih yang disalurkan sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Ia menegaskan, Kementan telah menyiapkan sistem pengawasan hingga tingkat desa untuk memastikan setiap bantuan benih dapat dipantau secara real time.

Kami akan cek langsung sampai ke lapangan. Kalau jumlahnya kurang atau kualitasnya tidak sesuai, wajib diganti dan bisa diproses secara hukum. Jangan pernah berpikir bisa lolos dari pengawasan,”

terangnya.

Amran mengingatkan tidak ada ruang bagi praktik percaloan, titipan, maupun intervensi pihak tertentu dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh perusahaan diperlakukan sama tanpa memandang kedekatan dengan pejabat atau pihak manapun.

Kalau ada yang mengaku keluarga saya, orang dekat saya, atau merasa dibekingi oleh siapa pun, langsung saya batalkan. Tidak ada perlakuan khusus. Presiden juga sudah menegaskan tidak ada kompromi terhadap pelanggaran,”

ujarnya.
Baca juga:
RI Ekspor 47,2 Ribu Ton Pupuk ke Australia, Mentan Incar… Indonesia melakukan ekspor perdana pupuk urea ke Australia sebanyak 47.250 ton, atau…
Mentan Sebut Cadangan Beras Capai Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk pertama…
Asosiasi Tempe Tahu Ungkap Biang Kerok Harga Kedelai Naik Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) mengungkapkan, harga kedelai mengalami kenaikan.…
  • RI Ekspor 47,2 Ribu Ton Pupuk ke Australia, Mentan Incar India-Brasil
  • Mentan Sebut Cadangan Beras Capai Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah
  • Asosiasi Tempe Tahu Ungkap Biang Kerok Harga Kedelai Naik

Terus Evaluasi

Ia menuturkan, pemerintah akan menerapkan sistem evaluasi ketat terhadap seluruh penyedia benih. Perusahaan yang menunjukkan kinerja baik akan diprioritaskan dalam program berikutnya, sedangkan perusahaan yang tidak memenuhi standar akan dicoret dari daftar mitra pemerintah.

Tahun depan ditentukan oleh kinerja tahun ini yang bekerja baik akan kami beri kesempatan lebih besar. Yang tidak baik, kami blacklist,”

imbuhnya.
Pemerintah Segel 250 Ton Beras Impor Ilegal, Amran: Stok Masih Cukup
Tag:Andi Amran SulaimanbenihkebunMenteri Pertanian
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lewati Ronaldo! Hattrick Gila Messi di Piala Dunia 2026 Bikin Tiga Rekor Sekaligus Pecah
By Hadi Febriansyah
Lionel Messi selebrasi usai cetak gol ke gawang Aljazair di Piala Dunia 2026.
1
Wanti-wanti Mentan ke Produsen Benih: Jangan Coba Main-main!
By Anisa Aulia
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
2
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
3
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
4
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
5

BERITA LAINNYA

Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026).
Nasional

Celios Soroti Salah Sasaran Insentif MBG, Daerah Stunting Tinggi Malah Minim SPPG

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengungkapkan, adanya salah sasaran atas…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
12 jam lalu
Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (kedua kanan) dan Serda Edi Sudarko (kanan) menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Nasional

Eks Kepala BAIS Didesak Diperiksa, Dugaan Rantai Komando Kasus Andrie Yunus Disorot

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Polda Metro Jaya memperluas penyelidikan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Rapat DPR Komisi III
Nasional

DPR Minta Semua Polisi Pakai Bodycam Saat Penangkapan, Cegah Polemik Kekerasan Aparat

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mendorong Polri segera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up