Sedikitnya 500 mahasiswa Universitas Trisakti turun ke jalan untuk menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan keresahan terkait persoalan bangsa. Massa mahasiswa Triksakti siap bergerak menuju Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Tuntutan mahasiswa dalam aksi kali ini mempersoalkan pelemahan nilai tukar rupiah, perlambatan ekonomi, maraknya korupsi, hingga berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak tepat sasaran.
Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Muhammad Putra menjelaskan pengerahan ratusan mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi nasional. Dia menuturkan persoalan bangsa saat ini membutuhkan perhatian serius.
Untuk total masa aksi kali ini, Trisakti mengirim 500 orang turun ke jalan,”
kata Putra saat ditemui Owrite, Jumat, 19 Juni 2026.


Menurut Putra, aksi itu tak hanya melibatkan mahasiswa Trisakti. Sejumlah kampus lain di wilayah Jakarta Barat juga rencananya bakal bergabung untuk menyuarakan aspirasi yang sama di depan Gedung DPR.
Nanti kita juga akan bergabung dari beberapa kampus di Jakbar seperti Esa Unggul dan juga Undira. Tuntutan kali ini kami membawa tiga isu utama,” .
ujar Putra
Aksi ini jadi bagian dari meningkatnya gelombang kritik mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional. Mahasiswa menilai pemerintah belum bisa memberikan jawaban memadai terhadap tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Persoalan itu mulai dari melemahnya daya beli, ketidakpastian ekonomi, hingga persoalan korupsi yang terus menjadi perhatian publik.
Selain itu, keterlibatan aparat TNI dan Polri di sejumlah sektor sipil. Selain itu, pelaksanaan program-program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) juga jadi bagian dari isu yang disoroti dalam aksi demonstrasi.
Putra bilang seluruh prosedur pemberitahuan aksi sudah dilakukan merujuk ketentuan yang berlaku. Ia membantah anggapan bahwa aksi mahasiswa dilakukan tanpa koordinasi dengan aparat keamanan.
Untuk surat pemberitahuan sudah kami berikan secara langsung. Kita antarkan secara langsung ke kantor pemberitahuan aksi bahwasannya kami sudah siap,”
kata Putra.
Ia memastikan pemberitahuan aksi telah disampaikan kepada seluruh institusi yang berwenang.
Dikasih ke Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat sudah kami antarkan semua,”
jelasnya.
























