Gaya komunikasi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang menjadi sorotan dalam diskusi antara akademisi Feri Amsari dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.
Adapun, diskusi antara keduanya digelar dalam program Kelas Tambahan di kanal YouTube Owrite.
Salah satu yang disorot adalah ekspresi emosional Nanik yang kerap terlihat di ruang publik, termasuk saat wawancara media.
Feri Amsari menilai, cara komunikasi pejabat publik sangat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kebijakan yang dijalankan.
Ia menyoroti kekhawatiran sebagian masyarakat terhadap gaya emosional yang ditampilkan pejabat di depan ruang publik.
Tapi satu, mas, kalau pandangan publik, Bu Nanik itu terlalu banyak drama. Nangisnya itu lho,”
ucap Feri.
Feri juga menyinggung kekhawatiran publik bahwa ekspresi emosional seperti itu bisa berdampak pada turunnya kepercayaan terhadap kebijakan, terutama jika tidak diiringi penjelasan yang kuat dan konsisten.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa proses evaluasi program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berjalan secara teknis, tetapi juga dikomunikasikan secara terbuka kepada masyarakat.
Substansi Kerja dan Perbaikan Kebijakan
Menanggapi hal tersebut, Budiman Sudjatmiko mengaku mengenal lama sosok Nanik dan menilai karakter emosional tidak bisa dijadikan ukuran utama dalam menilai kapasitas pejabat publik.
Saya kenal dia lama. Dia itu kalau rapat dengan saya juga bukan tidak pernah menangis,”
ujar Budiman.
Ia menegaskan bahwa yang lebih penting adalah substansi kerja dan perbaikan kebijakan, bukan gaya komunikasi seseorang di ruang publik.
Dia memang emosional. Tapi tidak mungkin hanya karena karakternya seperti itu kemudian kita anggap dia tidak layak menjabat,”
tegasnya.
Budiman juga memastikan bahwa program MBG saat ini sedang dalam proses evaluasi dan audit oleh BPKP.
Ia menyebut pemerintah tengah melakukan review menyeluruh untuk memperbaiki sistem pelaksanaan program.
Saya sempat ketemu dengan Bu Nanik… urusan ini sudah masuk di BPKP untuk diaudit. Kita sepakat akan melakukan upgrade dan review,”
kata Budiman.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas layanan, rantai pasok (supply chain), hingga keterlibatan produsen lokal dalam program.
Budiman juga membuka ruang dialog dengan kelompok masyarakat sipil dan mahasiswa sebagai bagian dari proses perbaikan program MBG.
Nanti saya akan ajak Bu Nanik untuk berdiskusi dengan komunitas mahasiswa,”
ujarnya.
Ia menambahkan, jika Kepala BGN diundang untuk berdialog dengan publik, dirinya siap mendampingi.
Nanti kalau beliau diundang, saya akan menemani,”
tambah Budiman.












![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].](https://www.owrite.id/wp-content/uploads/2026/06/Mahasiswa-temui-Wapres-Gibran-di-Istana-Wapres_Owrite-300x169.webp)









