Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 3 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Oknum Polisi Diduga Siksa Perempuan, DPR Desak Komnas HAM dan LPSK Turun Tangan
Nasional

Oknum Polisi Diduga Siksa Perempuan, DPR Desak Komnas HAM dan LPSK Turun Tangan

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juli 3, 2026 7:11 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi tersangka kejahatan dengan tangan terborgol.
Ilustrasi tersangka kejahatan dengan tangan terborgol. (Sumber: unsplash/niuniu)
SHARE

Dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30) yang dilakukan anggota Polri di Jawa Tengah dapat sorotan DPR RI.

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menilai bila seluruh dugaan tersebut terbukti, kekerasan yang dialami korban dinilai lebih sadis dibandingkan kasus penyiksaan yang dilakukan Taufik Hidayat.

Abdullah menyampaikan tindakan pelaku merupakan pengkhianatan terhadap tugas aparat kepolisian yang seharusnya melindungi masyarakat.

Oknum polisi itu lebih keji dari Taufik Hidayat. Proses hukum terhadap pelaku harus segera dilakukan. Jika terbukti bersalah, pelaku wajib dihukum seberat-beratnya,”

kata Abdullah dalam keterangannya, Jumat, 3 Juli 2027.
Baca juga:
Disekap dan Dirantai, 3 Karyawan Mauprint Senen Tolak Suap Rp1… Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengungkapkan ada…
Polisi Ungkap Trauma Berat 3 Korban Penyekapan di Senen, Begini… Polda Metro Jaya menyampaikan update kondisi tiga karyawan toko percetakan yang disekap…
Sekap 3 Pegawai Mauprint Senen, 7 Tersangka Akhirnya 'Auto-Cetak' Lembar… Polres Metro Jakarta Pusat telah menahan tujuh tersangka kasus penyekapan, penganiayaan, dan…
  • Disekap dan Dirantai, 3 Karyawan Mauprint Senen Tolak Suap Rp1 Miliar demi…
  • Polisi Ungkap Trauma Berat 3 Korban Penyekapan di Senen, Begini Kondisinya Kini
  • Sekap 3 Pegawai Mauprint Senen, 7 Tersangka Akhirnya 'Auto-Cetak' Lembar Penjara!

Politikus PKB yang akrab disapa Abduh itu mengatakan kasus itu menambah daftar panjang kekerasan brutal terhadap perempuan yang belakangan menjadi perhatian publik.

Menurutnya, setiap perkara memang memiliki karakteristik berbeda. Namun, bila seluruh dugaan yang kini mencuat terbukti dalam proses hukum, maka tingkat kekerasan yang dialami korban menunjukkan adanya dugaan kejahatan yang jauh lebih kompleks.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban merupakan istri siri dari oknum polisi tersebut.

Selama diduga disekap sejak 2023, korban disebut mengalami berbagai bentuk penyiksaan. Dugaan itu mulai dari dicekoki narkotika, dipaksa meracik narkotika, menjadi korban penyimpangan seksual, hingga disiram air keras yang mengakibatkan luka bakar sekitar 47 persen di tubuhnya.

Melihat beratnya dugaan tindak pidana tersebut, Abduh minta negara memberikan perlindungan penuh kepada korban. Hal itu termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan dan pemulihan.

Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan Umum

Ia juga mendesak Komnas Perempuan, Komnas HAM, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera turun tangan mengawal proses hukum.

Bagi dia, langkah itu penting untuk memastikan M tak menjadi korban untuk kedua kalinya. Hal itu karena proses penegakan hukum yang tak optimal maupun karena pelaku tidak dijatuhi hukuman yang setimpal.

Negara harus memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta pemulihan fisik dan mental hingga benar-benar pulih,”

ujarnya.

Abduh menegaskan pengusutan perkara tidak boleh berhenti pada dugaan penyekapan dan penyiksaan. Penyidik juga diminta mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam jaringan peredaran gelap narkotika apabila ditemukan bukti yang mengarah ke sana.

Pun, Polda Jawa Tengah mesti mengusut tuntas dugaan jaringan narkotika yang berkaitan dengan pelaku.

Jika memang ada keterlibatan pihak lain, semuanya harus dibongkar tanpa pandang bulu. Ini untuk menjaga marwah institusi Polri dari oknum yang mencederai kepercayaan masyarakat sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika,”

jelasnya.

Di sisi lain, Abduh mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan setiap dugaan penyekapan maupun kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Baca juga:
Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan… Komisi V DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan…
Seller TikTok Shop Menjerit: DPR Lirik Jalur Pansus, Bongkar Celah… Komisi VII DPR RI membuka peluang membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut…
Kematian Dokter Icha Seret Kader, Waketum PKB Tegaskan Haram Karpet… Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PKB Cucun Ahmad Syamsurijal…
  • Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan Umum
  • Seller TikTok Shop Menjerit: DPR Lirik Jalur Pansus, Bongkar Celah Hukum Lapak…
  • Kematian Dokter Icha Seret Kader, Waketum PKB Tegaskan Haram Karpet Merah Buat…

Menurutnya, keberanian melapor menjadi langkah penting agar korban segera memperoleh perlindungan dan kasus serupa tidak terus berulang.

Negara harus hadir melindungi setiap perempuan dari segala bentuk kekerasan, baik di ruang publik maupun dalam hubungan personal atau rumah tangga,”

ujarnya.

Sebelumnya, dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial M (30) menyeret seorang anggota Polri berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) berinisial N yang bertugas di Polres Tegal Kota, Polda Jawa Tengah.

Menyusul mencuatnya kasus tersebut, Polda Jawa Tengah telah menahan Aiptu N dan memeriksanya melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam).

Selain menjalani proses pidana, yang bersangkutan juga diperiksa atas dugaan pelanggaran disiplin dan Kode Etik Profesi Polri.

Tag:DPROknum PolisiPenyekapanpenyiksaanpolisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Jokowi Effect PSI Dinilai Sekadar Imajinasi, Pengaruh Jokowi Disebut Sudah di Titik Nadir
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo saat konfrensi pers. Doc: Istanapresidenyogyakarta.
1
Feri Amsari Sentil Kecentilan Budiman Datang ke UGM: Orang Lagi Marah Didatangi?
By Rika Pangesti
Pakar hukum tata negara Feri Amsari dan Budiman Sudjatmiko dalam podcast Owrite #Piring Politik Hidangan I. (Foto: YouTube Owrite).
2
Baru Empat Tahun Berlalu, Bupati Langkat Kembali Terjaring OTT KPK
By Rahmat Baihaqi
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto .
3
DPR Tantang Dirut PLN Buka Data Soal Cadangan Listrik dan Batu Bara, Darmawan Prasodjo Berani?
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5) mengatakan seluruh petugas dan tim teknis PLN terus bekerja all out selama 24 jam di lapangan agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman. (Sumber: Dok. PLN)
4
Argentina vs Cape Verde di Piala Dunia 2026: Misi Hiu Biru Hancurkan Kutukan 1990 dan Mitos Debutan
By Hadi Febriansyah
Pemain Argentina, Lionel Messi, dalam Piala Dunia 2026.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman
Nasional

Kementan Percepat Pompanisasi Imbas Potensi El Nino

Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat program pompanisasi untuk mitigasi potensi fenomena El Nino…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
1 jam lalu
Pengendara ojek daring mengangkut penumpang di kawasan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Senin (29/6/2026).
Nasional

Revisi UU LLAJ: Komisi V DPR Siapkan Ojol Jadi Angkutan Umum

Komisi V DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
5 jam lalu
Logo TikTok dalam sebuah ponsel.
Nasional

Seller TikTok Shop Menjerit: DPR Lirik Jalur Pansus, Bongkar Celah Hukum Lapak Digital

Komisi VII DPR RI membuka peluang membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
5 jam lalu
Mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)
Nasional

ICW Sebut Pengangkatan Komisaris BUMN Sudah Rusak Sejak Era Jokowi

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah mengatakan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up