Kepala Divisi Hukum dan Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah mengatakan polemik pengangkatan sejumlah komisaris BUMN yang belakangan menjadi sorotan publik mencerminkan persoalan lama dalam tata kelola perusahaan negara.
Menurut Wana, praktik penempatan figur yang dinilai dekat dengan penguasa pada posisi strategis telah berlangsung sejak pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Wana mengatakan, kritik yang muncul menyusul pengangkatan sejumlah figur, termasuk asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda, sebagai komisaris Krakatau Posco Steel serta Komisaris PT Pertamina Retail Ginka Febrianti Ginting.







