Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara insiden pecahnya panel kaca bagian luar gedung. Pecahnya kaca tersebut juga tidak terjadi kali ini saja.
“Dalam beberapa tahun terakhir, insiden serupa telah terjadi beberapa kali yang diduga dipicu oleh pemuaian akibat perbedaan suhu antara cuaca panas di luar gedung dan suhu dingin di dalam ruangan,”
ujar Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, melalui keterangan tertulis, Jumat, 10 Juli 2026.
Insiden itu terjadi di area luar lantai dua gedung kantor BGN sekitar pukul 11.25 WIB. Pemuaian itu menyebabkan salah satu panel kaca terlepas dari dudukannya.
“Setelah terdengar bunyi pada ring penyangga (bracket support), kemudian jatuh ke area aspal di bawah gedung dan kaca pecah menjadi serpihan,”
ucap Arumsari.
Perbaikan
Arumsari menyampaikan BGN segera melakukan prosedur penanganan awal untuk memastikan keselamatan seluruh pegawai di lingkungan kantor.
“Begitu insiden terjadi, kami langsung melakukan prosedur awal penanganan guna memastikan keselamatan pegawai yang berada di lokasi, mulai dari dokumentasi visual, sterilisasi area sampai pembersihan material tanggap darurat,”
kata dia.
Atas insiden itu, BGN bakal mengevaluasi secara menyeluruh dan hasilnya akan dijadikan langkah perbaikan sekaligus memperkuat aspek keselamatan bangunan ke depan.
“Kami juga mengevaluasi secara menyeluruh terhadap elemen bangunan yang memiliki karakteristik serupa sebagai langkah mitigasi,”
imbuh Arumsari.
BGN akan mengutamakan aspek keselamatan melalui pemeriksaan secara berkala dan tindak lanjut yang diperlukan agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali.
Beredar kabar kaca gedung BGN di Jalan Kebon Sirih 1, Menteng, Jakarta Pusat, pecah akibat tembakan. Terdapat bekas lubang di tengah kaca bagian depan. Lubang itu menjadi pusat terjadinya retakan, sementara serpihan kaca nampak telah tercecer di depan halaman kantor.


























