Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / TII Soroti Pernyataan Prabowo, Narasi Antek Asing dari Pemimpin Dinilai Berbahaya
Nasional

TII Soroti Pernyataan Prabowo, Narasi Antek Asing dari Pemimpin Dinilai Berbahaya

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 17, 2026 8:23 pm
By
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar
Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar. (Foto: IG The Indonesian Institute).
SHARE

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar, meyoroti pembangunan nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Adinda menyinggung pembangunan nasional tak boleh hanya berfokus pada persoalan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, penguatan demokrasi, pemberantasan korupsi, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) tetap harus jadi perhatian utama pemerintah.

Kalau saya juga sempat baca, indeks persepsi korupsi kita juga menurun. Sebenarnya, masih mampukah negara ini untuk bisa meningkatkan indeks demokrasi, indeks korupsi juga bisa lebih membaik?”

kata Adinda kepada Owrite, Jumat, 17 Juli 2026.
Baca juga:
Purbaya Bantah Anggaran Buka Rekening Massal Rp11 Triliun, Begini Alasannya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggaran untuk pembukaan rekening bank secara…
Hensa Beberkan Hitung-hitungan Prabowo di 2029: Gibran Bisa Tersingkir dari… Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai dipanaskan dengan prediksi soal…
AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, PDIP Ungkap Kemungkinan Pesan Khusus… Elite PDI Perjuangan (PDIP) membaca pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus…
  • Purbaya Bantah Anggaran Buka Rekening Massal Rp11 Triliun, Begini Alasannya
  • Hensa Beberkan Hitung-hitungan Prabowo di 2029: Gibran Bisa Tersingkir dari Bursa Cawapres
  • AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, PDIP Ungkap Kemungkinan Pesan Khusus untuk Prabowo

Adinda menyoroti tren penurunan indeks persepsi korupsi Indonesia yang dinilai jadi sinyal perlunya pembenahan tata kelola pemerintahan.

Ia mempertanyakan, apakah Indonesia masih mampu perbaiki kualitas demokrasi dan pemberantasan korupsi apabila perhatian publik maupun pemerintah hanya terpusat pada isu ekonomi.

Menurutnya, kebutuhan ekonomi masyarakat memang penting. Namun, pembangunan tak boleh dipandang hanya dari aspek kesejahteraan material semata.

Tapi, kan di balik itu juga, publik juga perlu paham. Nggak semuanya perlu dilihat untuk urusan perut saja,”

lanjut Adinda.
Prabowo Subianto Sebut Dirinya ‘Pelatih Sepak Bola’ di Kabinet, Sindiran Halus untuk Erick Thohir?

Adinda menambahkan, bahwa nilai moral, kualitas demokrasi, serta penghormatan terhadap hak-hak warga negara merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Menurut saya, penting meletakkan itu pada konteksnya,”

ujar Adinda.

Ia pun menyinggung pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang pernah mengkritik kalangan intelektual di Jakarta. Menurut Adinda, narasi yang mengaitkan kelompok kritis dengan kepentingan asing merupakan wacana yang patut diwaspadai.

Intelektual Jakarta itu tidak peduli kepada nelayan, misalnya. Atau ini antek asing, menurut saya itu wacana yang berbahaya, yang muncul dari pemimpin,”

tutur Adinda.

Lebih lanjut, Adinda menyampaikan kritik yang disampaikan masyarakat maupun kalangan akademisi semestinya dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan Indonesia. Bukan malah diangggap sebagai ancaman.

Padahal, orang yang kritis itu kan juga demi kebaikan Indonesia. Bukan sekadar yang bilang Indonesia suram, lo pergi aja,”

kata Adinda.
Baca juga:
Prabowo Bongkar Beratnya Jadi Pengurus Cabor: Korbankan Waktu, Tenaga hingga… Presiden Prabowo Subianto menilai menjadi pembina dan pelatih olahraga di Indonesia bukan…
Prabowo Lepas Kontingen RI ke Asian Games 2026, Bonus Emas… Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan…
AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, Nasdem Balik Ingatkan Koalisi Prabowo… Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa merespons pernyataan Ketua Umum Partai…
  • Prabowo Bongkar Beratnya Jadi Pengurus Cabor: Korbankan Waktu, Tenaga hingga Karier
  • Prabowo Lepas Kontingen RI ke Asian Games 2026, Bonus Emas Bikin Kaget:…
  • AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, Nasdem Balik Ingatkan Koalisi Prabowo Harus Tetap…

Menurutnya, masyarakat yang peduli terhadap kondisi bangsa justru memiliki tanggung jawab untuk tetap mengawal jalannya pemerintahan dan mendorong perbaikan.

Di sisi lain, Adinda juga menyoroti hubungan antara pembangunan ekonomi, demokrasi, dan perlindungan HAM. Ia menilai ketiga aspek tersebut seharusnya berjalan beriringan, bukan dipertentangkan.

Nah, ini juga menarik, soal perut, HAM dan demokrasi. Karena misalnya, ngebandingin dengan Cina, Cina itu paling nggak suka kalau diprotes soal HAM. Karena menurut dia, ekonomi gua bagus kok,”

ujar Adinda.

Tag:Antek Asingdemokrasiindeks korupsinarasiprabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
2
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas

Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Papan zona aman Tsunami bila terjadi gempa bumi. (Sumber: Unsplash/Bernard Hermant)
Nasional

Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat Sunda

BMKG mengerahkan sekitar 20 sensor untuk memantau tinggi muka air laut di…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
5 jam lalu
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.
Nasional

50 Juta Warga Bakal Akses Portal Bansos, Pemerintah Uji Sistem Agar Tak Tumbang

Pemerintah menyiapkan pengujian ketahanan sistem sebelum portal digitalisasi bantuan sosial (bansos) diterapkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 jam lalu
Salah satu temuan life jacket saat operasi pencarian lima jurnalis fotografer di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten. (Sumber: Basarnas)
Nasional

Tim SAR Temukan Life Jacket dan Pelampung, Petunjuk Baru Pencarian 8 Orang Hilang

Basarnas menyatakan masih harus mengidentifikasi terlebih dahulu setelah menemukan life jacket dan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up