Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan sebanyak sekitar 6.300 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU diduga terlibat judi online (judol). Data itu merujuk temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Dody mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian serius karena Kementerian PU mengelola anggaran negara dalam jumlah besar. Karena itu, Inspektorat Jenderal akan menelusuri asal-usul dana yang digunakan ASN, terutama bagi pegawai dengan nilai transaksi besar.
Data dari PPATK itu real. Saya secara resmi ada surat resmi dari Kepala PPATK kepada saya untuk menyerahkan data itu. Memang ada 6.300-an yang judol,”
kata Dody di Kementerian PU, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Ia mengaku terkejut lantaran sebagian ASN memiliki nilai transaksi judi online hingga ratusan juta rupiah.







