Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Marsekal Madya M Syafi’i mengatakan telah menangani 601 kecelakaan kapal periode Januari-15 Agustus 2026. Korban mencapai 3.607 orang
Ia mengatakan 239 orang meninggal, dan 203 orang hingga kini berstatus hilang.
“239 orang meninggal, 203 orang hilang, 3.404 orang terevakuasi,”
ujar Syafi’i dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, dikutip pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Merujuk catatan, 203 orang hilang itu diduga tidak terdaftar dalam manifes.






