Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Gempa NTT: Menkes Soroti Korban Patah Tulang yang Pilih Pengobatan Tradisional
Nasional

Gempa NTT: Menkes Soroti Korban Patah Tulang yang Pilih Pengobatan Tradisional

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 27, 2026 5:22 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Raker Kementerian Kesehatan dan Komisi IX DPR soal penanganan setelah gempa NTT, 27 Agustus 2026.
Raker Kementerian Kesehatan dan Komisi IX DPR soal penanganan setelah gempa NTT, 27 Agustus 2026. (Owrite.id/Rika Pangesti)
SHARE

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan sebagian masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) masih memilih pengobatan tradisional untuk menangani korban gempa.

Daftar isi Konten
  • Identifikasi
  • Mobilisasi Nakes

“Budaya masyarakat di NTT masih percaya pada pengobatan tradisional, sehingga banyak kasus patah tulang lebih memilih perawatan tradisional dibandingkan perawatan medis profesional,”

kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Kamis, 27 Agustus 2026. 

Pilihan terhadap pengobatan tradisional menjadi persoalan ketika korban mengalami cedera yang membutuhkan penanganan medis. Terlebih, kasus trauma menjadi salah satu jenis cedera yang banyak ditemukan.

“Kasus terbanyak adalah trauma kepala, trauma dada, serta patah tangan dan kaki akibat gempa,”

ujar Budi.
Baca juga:
Gempa NTT Rusak 77.912 Rumah, BNPB Kejar Data untuk Rehab-Rekon Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi kerusakan rumah…
Bom Waktu di Balik Pengungsian Gempa NTT: Kelompok Rentan Hadapi… Ahli manajemen bencana dari Griffith University Dicky Budiman berpendapat jumlah pengungsi akibat gempa…
Bom Waktu Pengungsian Gempa NTT: Pemerintah Jangan Gebyah Uyah Layanan… Jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa…
  • Gempa NTT Rusak 77.912 Rumah, BNPB Kejar Data untuk Rehab-Rekon
  • Bom Waktu di Balik Pengungsian Gempa NTT: Kelompok Rentan Hadapi Ancaman Berlapis
  • Bom Waktu Pengungsian Gempa NTT: Pemerintah Jangan Gebyah Uyah Layanan Kesehatan

Identifikasi

Kondisi tersebut membuat penanganan korban tidak hanya bergantung pada ketersediaan rumah sakit dan tenaga kesehatan. Pemerintah juga harus memastikan korban yang membutuhkan pertolongan medis bisa teridentifikasi dan mendapat penanganan sesuai kondisi.

Budi mengatakan penanganan pasien menjadi prioritas pada dua pekan pertama setelah bencana. Seluruh fasilitas dan tenaga kesehatan ditugaskan melakukan triase awal untuk memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatan.

Pasien kategori “merah” dan “kuning” harus segera ditangani atau dirujuk, sedangkan pasien kategori “hijau” diarahkan untuk mendapat layanan di Puskesmas atau posko pengungsian. 

Skema ini dilakukan agar fasilitas rujukan tidak terbebani pasien dengan kondisi yang masih dapat ditangani pada tingkat layanan dasar.

Namun, persoalan akses juga sempat menjadi kendala. Budi mengakui sejumlah fasilitas kesehatan tidak dapat beroperasi karena kekurangan tenaga kesehatan yang bisa masuk hingga ke desa-desa terdampak.

“Ada kendala beberapa fasilitas kesehatan benar-benar tidak bisa beroperasi karena kekurangan SDM untuk masuk ke desa-desa, sehingga banyak pasien kategori ‘merah’ ‘yang merawat diri secara mandiri di rumah,”

kata Budi.

Mobilisasi Nakes

Pemerintah mengerahkan tenaga kesehatan untuk menjangkau korban hingga tingkat desa. Dalam satu pekan, 300 tenaga kesehatan telah dimobilisasi ke lokasi bencana, termasuk dokter spesialis ortopedi dan bedah yang disesuaikan dengan karakteristik cedera.

Kemenkes juga mengandalkan sistem rujukan untuk menangani pasien dengan kondisi berat. Pasien kategori “merah” dan “kuning” dievakuasi menggunakan berbagai sarana, termasuk dukungan helikopter Basarnas, menuju rumah sakit rujukan.

Budi mengatakan dari tujuh kabupaten terdampak, dua rumah sakit berhenti beroperasi total yakni di Nagekeo dan Manggarai. Maka, Kemenkes mengoperasikan rumah sakit lapangan di Ruteng dan Nagekeo untuk melayani pasien triase “merah” dan “kuning”.

Data BNPB yang dipaparkan Budi menunjukkan gempa NTT berdampak terhadap sekitar 1,9 juta orang. 105 orang meninggal dunia dan sekitar 179.000 orang mengungsi di 444 titik pengungsian.

Baca juga:
Gempa NTT Bikin Warga Mampu Jatuh Miskin, DPR Minta Kemensos… Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya meninggalkan kerusakan…
Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan… Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute (TII) Made Natasya Restu Dewi Pratiwi…
Sumatera Barat Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Korban Gempa dan… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima dan mendistribusikan bantuan pangan berupa 2,2…
  • Gempa NTT Bikin Warga Mampu Jatuh Miskin, DPR Minta Kemensos Perluas Perlindungan…
  • Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana
  • Sumatera Barat Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Korban Gempa dan Tsunami di…
Tag:Budi Gunadi Sadikingempakementerian kesehatanMedisNTTpengobatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Tiga Bocah Bobol Toko di Padang, Ngaku Belajar dari Roblox hingga Aksinya Viral di Medsos
By Ani Ratnasari
Tiga bocah yang diduga melakukan aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas, Padang, Sumatra Barat.
1
Budi Arie ‘Senggol’ Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi Bola Liar
By Hardani Triyoga
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian.
2
Di Depan Warga Pati, Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan di 2026
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
3
Kemenkeu Luruskan Omongan Purbaya Soal Rp7 T ke BPS, Ternyata Bukan Cuma DTSEN
By Anisa Aulia
Petugas sensus mendata meteran listrik rumah warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Maliaro, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/hma)
4
Warga Pati Ketuk Pintu DPR soal RUU Perampasan Aset, Tenggat 15 Desember
By Rika Pangesti
Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyantap hidangan di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Personel TNI menyemprotkan air saat berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut yang meluas di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (19/8/2026).
Nasional

Walhi Bantah Klaim Menteri LH: Hotspot Karhutla Justru Ribuan Titik di Konsesi Perusahaan

Direktur Eksekutif WALHI Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai bantah pernyataan Menteri Lingkungan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 menit lalu
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026).
Nasional

Gempa NTT Rusak 77.912 Rumah, BNPB Kejar Data untuk Rehab-Rekon

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi kerusakan rumah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
Warga mengendarai sepeda motor di sekitar lahan yang terbakar di Kelurahan Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2026).
Nasional

Semprot Api, Pulang: WALHI Nilai Kunjungan Raja Juli ke Kalteng Tanpa Solusi

Direktur Eksekutif WALHI Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai mengkritik kunjungan Menteri Kehutanan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berunjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Nasional

Rp330,9 Triliun Dikorupsi, Koalisi: Negara Cuma Bawa Pulang 4,84 Persen

Kerugian negara akibat tindak pidana korupsi sepanjang 2024 mencapai Rp330,9 triliun. Namun,…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up