Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Transformasi Kesehatan di Ujung Tanduk: Komisi IX DPR Soroti Kesejahteraan Nakes
Nasional

Transformasi Kesehatan di Ujung Tanduk: Komisi IX DPR Soroti Kesejahteraan Nakes

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 28, 2026 6:39 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Petugas Medis dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memeriksa korban gempa di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026).
Petugas Medis dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memeriksa korban gempa di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/YU)
SHARE

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti kondisi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang masih bekerja dengan upah di bawah standar, jam kerja berlebihan, hingga menghadapi lingkungan kerja yang tidak aman.

Daftar isi Konten
  • Risiko
  • SDM dan Regulasi

Persoalan tersebut menjadi masalah serius ketika pemerintah terus mendorong transformasi kesehatan. Sebab, peningkatan kualitas layanan tidak akan optimal jika kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan masih terabaikan.

“Tanpa perlindungan dan kesehatan yang layak untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan, transformasi kesehatan tidak akan berhasil,”

ujar Edy dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Baca juga:
Nakes di NTT Jadi Korban Tapi Tetap Bertugas, DPR Minta… Bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya menyisakan warga…
Gempa NTT: Menkes Soroti Korban Patah Tulang yang Pilih Pengobatan… Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan sebagian masyarakat Nusa Tenggara Timur…
Gempa NTT Bikin Layanan Kesehatan Kewalahan, Pasien Kritis Sempat Tak… Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengakui pasien kategori merah atau dalam…
  • Nakes di NTT Jadi Korban Tapi Tetap Bertugas, DPR Minta Kemenkes Peka…
  • Gempa NTT: Menkes Soroti Korban Patah Tulang yang Pilih Pengobatan Tradisional
  • Gempa NTT Bikin Layanan Kesehatan Kewalahan, Pasien Kritis Sempat Tak Tersentuh Nakes

Risiko

Edy mengatakan tuntutan terhadap tenaga kesehatan sangat tinggi, baik dari sisi tanggung jawab moral maupun standar kompetensi. Namun, beban dan risiko pekerjaan dianggap belum sebanding dengan kondisi kerja yang diterima sebagian tenaga kesehatan.

“Banyak tenaga kesehatan sekarang bekerja di bawah upah, di bawah standar. Jam kerja yang berlebihan, bahkan ada kerja paksa buat mereka,”

kata dia.

Ia juga menyoroti tenaga kesehatan honorer, pegawai di fasilitas kesehatan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga pekerja di rumah sakit dan klinik swasta yang berstatus kontrak selama bertahun-tahun.

Persoalan kontrak berkepanjangan membuat perlindungan tenaga kesehatan menjadi timpang. Ia bahkan menilai praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan aturan ketenagakerjaan.

“Pegawai kontrak itu hanya untuk pekerjaan yang bersifat sementara, tapi sekarang banyak klinik rumah sakit swasta mempekerjakan pegawai kontrak sebagai tenaga kesehatan,”

ujar Edy.

Selain status kepegawaian, masih ada tenaga kesehatan yang belum memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan secara memadai. Profesionalisme tenaga kesehatan tidak bisa dituntut tanpa diikuti pemenuhan hak dasar, sebab kesejahteraan dan profesionalisme saling berkaitan.

“Profesionalisme dengan kesejahteraan tenaga kesehatan itu seperti dua sisi mata uang yang tidak mungkin dipisahkan,”

tutur dia.

SDM dan Regulasi

Edy mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada pembangunan fasilitas kesehatan. Revitalisasi puskesmas dan rumah sakit harus dibarengi dengan pembenahan sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya.

“Jadi omong kosong bicara transformasi, revitalisasi puskesmas (dan) rumah sakit, kalau SDM tenaga kesehatan tidak diurus dengan baik,”

kata dia.

Maka, Edy mendesak Menteri Kesehatan segera merumuskan Perpres tentang Perlindungan, Keamanan, dan Kesejahteraan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan, guna mengatur perlindungan tenaga kesehatan di sektor pemerintah maupun swasta, termasuk gaji, tunjangan, THR, jaminan sosial, bonus, serta pengembangan karier.

“Perpres perlindungan keamanan dan kesejahteraan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan itu harus disusun dengan niat baik untuk meningkatkan dan melindungi tenaga kesehatan,”

kata Edy.
Baca juga:
Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah… Tingginya kebutuhan layanan medis di wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di…
3 Juta Paru-Paru Terancam "Partikel Gaib" PM2,5: Menkes Minta Warga… Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan…
Gempa 7,7 SR Rusak 384 Faskes di NTT, DPR Desak… Gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter (SR) tidak hanya menyisakan kerusakan pada…
  • Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah Terdampak Parah
  • 3 Juta Paru-Paru Terancam "Partikel Gaib" PM2,5: Menkes Minta Warga Terdampak Karhutla…
  • Gempa 7,7 SR Rusak 384 Faskes di NTT, DPR Desak Pemerintah Segera…
Tag:kementerian kesehatanKomisi IX DPRpuskesmasrumah sakitTenaga KesehatanTenaga Medis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Nasional

Mengapa Harus Bentuk Kementerian Cipta Lapangan Kerja, Ini Alasannya

Pembentukan Kementerian Cipta Lapangan Kerja dinilai dapat menjadi solusi untuk membuat target…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
36 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat
Nasional

Karhutla Terus Berulang, Greenpeace Sentil Pemerintah: Penegakan Hukum Tak Pernah Tuntas!

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang dinilai tidak lepas dari…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
37 menit lalu
Pencari kerja antre saat mencari informasi lowongan pekerjaan pada kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal, Jawa Tengah.
Nasional

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Dipertanyakan, Pengamat: Bentuk Kementerian Cipta Lapangan Kerja

Janji pemerintah menciptakan 19 juta lapangan kerja dinilai membutuhkan lembaga khusus yang…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
49 menit lalu
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Nasional

KSAL Dilanda Kritik soal Karhutla, Klarifikasinya Bikin Kaget: Saya Bilang kan di Kalsel

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali klarifikasi perihal pernyataannya…

Hardani Triyoga
By
Hardani Triyoga
59 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up