Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 9 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Keterangan UGM dalam Sidang KIP Picu ‘Sinetron Politik Baru’
Politik

Keterangan UGM dalam Sidang KIP Picu ‘Sinetron Politik Baru’

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: November 19, 2025 11:00 am
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Pakar telematika Roy Suryo (tengah) bersama ahli Forensik Digital Rismon Sianipar (kiri) dan kuasa hukum mereka, Ahmad Khozinudin menjawab pertanyaan wartawan saat memenuhi panggilan pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Roy dan Rismon hadir memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Pakar telematika Roy Suryo (tengah) bersama ahli Forensik Digital Rismon Sianipar (kiri) dan kuasa hukum mereka, Ahmad Khozinudin menjawab pertanyaan wartawan saat memenuhi panggilan pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Roy dan Rismon hadir memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/bar
SHARE

Sidang sengketa informasi publik di Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait dokumen ijazah mantan Presiden Joko Widodo kembali berlangsung. Hakim meminta keterangan pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam sidang yang berlangsung pada Selasa (18/11/2025).

Ketua Majelis Sidang KIP RI, Rospita Vici Paulyn, mencecar UGM terkait kelengkapan berkas pendidikan Joko Widodo. Rospita menyoroti pernyataan UGM yang terkesan mengambang saat menjawab permohonan informasi.

Ini persoalannya, dari pihak UGM menjawabnya tidak dalam penguasaan. Tidak dalam penguasaan itu artinya tidak ada,”

kata dia.

Rospita mempertanyakan pula ketiadaan salinan dokumen ijazah yang dimiliki UGM ketika menyerahkan kepada pihak Kepolisian Metro Jaya. Menanggapi pertanyaan tersebut, pihak UGM menjelaskan bahwa yang mereka miliki hanyalah fotokopi salinan dari kertas lama, bukan dokumen primer yang baru.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran Kunto Adi Wibowo, merespons kejadian tersebut.

Terlihat UGM tidak bisa memberikan bukti-bukti yang memadai atau menjawab pertanyaan hakim secara kuat. Ini akan kembali membuka kotak Pandora, kembali ribut. Apalagi Pak Jokowi juga menuntut (pihak) yang mempersoalkan ijazahnya. Ini akan jadi drama atau sinetron politik baru,”

ucap dia kepada Owrite, Selasa (18/11/2025).

Isu ini dikhawatirkan akan berkepanjangan dan menghabiskan energi publik, apalagi perdebatan soal ijazah sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Problemnya, sekali lagi, apakah itu akan menyelesaikan atau tidak kontroversi ijazah palsu Pak Jokowi?”

lanjut dia.

Kunto pun mendesak agar ada penutupan kasus yang jelas dan meyakinkan.

Ketidakmampuan UGM dalam sidang itu juga bisa berefek. Misalnya reputasi UGM sebagai institusi pendidikan tinggi yang terhormat pasti akan terkena dampak, meskipun dampaknya dinilai mungkin terbatas pada kelompok publik tertentu.

Kunto menyarankan untuk memantau seberapa besar dampak reputasi UGM dengan melihat proses pendaftaran mahasiswa baru di pertengahan tahun mendatang. Kampus pun seharusnya bisa transparan dan memiliki akuntabilitas yang baik.

Kalau UGM mau mengeluarkan (bukti), ya tunjukkan. Kalau tidak ada (bukti), bilang saja tidak ada,”

sambung Kunto. 

Transparansi UGM dianggap krusial tidak hanya untuk institusi itu sendiri, namun juga untuk menjaga muruah pendidikan tinggi dan universitas di Indonesia agar persepsi publik tentang ijazah tidak menjadi sangat negatif. 

Dia juga mengingatkan agar publik dapat memisahkan substansi perkara ini yaitu bukan soal keaslian ijazah, sebab Sidang KIP hanya mempermasalahkan keterbukaan informasi dokumen ijazah, bukan membuktikan keaslian ijazah. 

Kalau UGM tidak bisa menjawab dan tidak bisa menunjukkan bukti yang jelas, bukan berarti ijazah Pak Jokowi juga palsu,”

tandasnya.
Tag:HeadlineIjazah PalsuJoko WidodoJokowikomisi informasi pusatRoy Suryougmuniversitas gajah mada
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
Politik

Parpol Dukung Prabowo Dua Periode, Nasib Gibran Belum Jelas, Gerindra: Cuma Wacana Hiburan Rakyat

Sejumlah partai politik sudah menyatakan dukungan untuk Presiden Prabowo Subianto maju kembali pada Pemilihan Pilpres (Pilpres) 2029. Namun, dukungan baru diberikan kepada Prabowo, dan belum diambil sikap bahwa dukungan juga…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
4 Min Read
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi perkara suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Orlando Hamongan (kanan) dan Rizal Fadillah (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Daerah

OTT Pejabat Bea Cukai yang Baru 8 Hari Dilantik Bagai Menjebak Tikus Masuk Perangkap

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Rizal, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 4 Februari 2026. Bahkan, Rizal sudah ditetapkan sebagai…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
3 Min Read
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto
Nasional

Ambisi Prabowo RI jadi Negara Industri vs Realita Penjarahan Kekayaan Negara, Akankah Terealisasi?

Presiden Prabowo Subianto menyatakan, akan membangkitkan seluruh industri yang ada di Indonesia. Ia membidik, tiga tahun mendatang Indonesia bisa kembali menjadi negara industri. Menurut Prabowo, pemerintahan yang dipimpinnya akan melakukan…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini
Politik

Anggota DPR Ingatkan Peran Indonesia di Board of Peace

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendesak pemerintah Indonesia mengambil sikap…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
6 hari lalu
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
Politik

Ambisi Jokowi Demi PSI Siap Keliling Provinsi, Tapi Tak Pernah Hadiri Sidang Dugaan Ijazah Palsu

Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara penutupan Rapat Kerja Nasional I…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 minggu lalu
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai mengikuti kegiatan Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Istana Merdeka
Politik

Pertemuan di Kertanegara Disorot, Istana Bantah Prabowo Bertemu Oposisi

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memastikan tokoh yang bertemu Presiden Prabowo…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 minggu lalu
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza
Politik

Pangamat: Diusung Partai Gerakan Rakyat, Peluang Anies Dinilai Besar di Pilpres 2029

Pengamat Politik Cita Institute, Efriza memberi tanggapan terkait Partai Gerakan Rakyat yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up